<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menperin: Dengan Kombinasi Kebijakan, Ekonomi RI 2021 Bakal Tembus 5,5%</title><description>Agus Gumiwang Kartasasmita mengaku optimis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2021 akan menyentuh 5,5%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/320/2337959/menperin-dengan-kombinasi-kebijakan-ekonomi-ri-2021-bakal-tembus-5-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/320/2337959/menperin-dengan-kombinasi-kebijakan-ekonomi-ri-2021-bakal-tembus-5-5"/><item><title>Menperin: Dengan Kombinasi Kebijakan, Ekonomi RI 2021 Bakal Tembus 5,5%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/320/2337959/menperin-dengan-kombinasi-kebijakan-ekonomi-ri-2021-bakal-tembus-5-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/320/2337959/menperin-dengan-kombinasi-kebijakan-ekonomi-ri-2021-bakal-tembus-5-5</guid><pubDate>Minggu 03 Januari 2021 11:21 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/03/320/2337959/menperin-dengan-kombinasi-kebijakan-ekonomi-ri-2021-bakal-tembus-5-5-5eix2SMcoA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik ekonomi (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/03/320/2337959/menperin-dengan-kombinasi-kebijakan-ekonomi-ri-2021-bakal-tembus-5-5-5eix2SMcoA.jpg</image><title>Grafik ekonomi (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengaku optimis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2021 akan menyentuh 5,5%. Optimisme tersebut tidak lepas dari seluruh rangkaian strategi dan kebijakan yang sudah dipersiapkan oleh pemerintah dalam rangka mempercepat upaya pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

&amp;ldquo;Dengan berbagai kombinasi kebijakan dan peluang yang kita manfaatkan secara optimal, maka diharapkan ekonomi Indonesia dapat tumbuh di sekitaran atau kisaran 4,5 hingga 5,5 persen di tahun 2021,&quot; katanya di Jakarta, Minggu (3/1/2021)
 
&amp;nbsp;Baca juga: Larangan WNA ke Indonesia Bisa untuk Pulihkan Ekonomi Indonesia
Menperin menegaskan, tekad pemerintah mengejar laju pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5 persen pada 2021, sejalan dengan proyeksi pertumbuhan yang dilakukan oleh lembaga-lembaga internasional. Misalnya OECD yang memproyeksi ekonomi global pada 2021 tumbuh sebesar 4,0% . Sedangkan, ADB memperkirakan di angka 5,3%, dan IMF membidik 5,2%.

Selain itu, World Bank memprediksi ekonomi global pada tahun depan bakal berada di kisaran 4,4% , dan Bloomberg Median memasang target sekitar 5,6% . &amp;ldquo;Sementara untuk outlook APBN, yang sudah ditetapkan pertumbuhannya sebesar 5,0% ,&quot; jelas Agus.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jenis Baru Virus Covid-19 Muncul, Pemulihan Ekonomi Dunia Terganggu
Menteri AGK menyebutkan, beberapa langkah strategi yang dilakukan pemerintah untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional di tahun depan, antara lain melakukan pengadaan dan pemberiaan vaksin kepada masyarakat. &amp;ldquo;Game changer pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi adalah pelaksanaan vaksinasi itu sendiri,&amp;rdquo; ujarnya.Selain vaksinasi, kunci pendorong pertumbuhan ekonomi nasional di  2021 juga meliputi implementasi Undang-Undang Cipta Kerja. Kemudian,  penerapan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang sudah  digencarkan pada 2020.

&quot;Selain itu, sejumlah strategi lainnya selalu kami siapkan, salah  satunya dengan melanjutkan program-program yang ada di komite PEN atau  penanganan Covid-19,&amp;rdquo; terangnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengaku optimis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2021 akan menyentuh 5,5%. Optimisme tersebut tidak lepas dari seluruh rangkaian strategi dan kebijakan yang sudah dipersiapkan oleh pemerintah dalam rangka mempercepat upaya pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

&amp;ldquo;Dengan berbagai kombinasi kebijakan dan peluang yang kita manfaatkan secara optimal, maka diharapkan ekonomi Indonesia dapat tumbuh di sekitaran atau kisaran 4,5 hingga 5,5 persen di tahun 2021,&quot; katanya di Jakarta, Minggu (3/1/2021)
 
&amp;nbsp;Baca juga: Larangan WNA ke Indonesia Bisa untuk Pulihkan Ekonomi Indonesia
Menperin menegaskan, tekad pemerintah mengejar laju pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5 persen pada 2021, sejalan dengan proyeksi pertumbuhan yang dilakukan oleh lembaga-lembaga internasional. Misalnya OECD yang memproyeksi ekonomi global pada 2021 tumbuh sebesar 4,0% . Sedangkan, ADB memperkirakan di angka 5,3%, dan IMF membidik 5,2%.

Selain itu, World Bank memprediksi ekonomi global pada tahun depan bakal berada di kisaran 4,4% , dan Bloomberg Median memasang target sekitar 5,6% . &amp;ldquo;Sementara untuk outlook APBN, yang sudah ditetapkan pertumbuhannya sebesar 5,0% ,&quot; jelas Agus.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jenis Baru Virus Covid-19 Muncul, Pemulihan Ekonomi Dunia Terganggu
Menteri AGK menyebutkan, beberapa langkah strategi yang dilakukan pemerintah untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional di tahun depan, antara lain melakukan pengadaan dan pemberiaan vaksin kepada masyarakat. &amp;ldquo;Game changer pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi adalah pelaksanaan vaksinasi itu sendiri,&amp;rdquo; ujarnya.Selain vaksinasi, kunci pendorong pertumbuhan ekonomi nasional di  2021 juga meliputi implementasi Undang-Undang Cipta Kerja. Kemudian,  penerapan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang sudah  digencarkan pada 2020.

&quot;Selain itu, sejumlah strategi lainnya selalu kami siapkan, salah  satunya dengan melanjutkan program-program yang ada di komite PEN atau  penanganan Covid-19,&amp;rdquo; terangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
