<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kejar Target, Menhub Budi Tinjau Progres Pembangunan Bandara Ngloram Blora</title><description>Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah untuk meninjau progres proyek pembangunan Bandara Ngloram di Cepu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/320/2338006/kejar-target-menhub-budi-tinjau-progres-pembangunan-bandara-ngloram-blora</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/320/2338006/kejar-target-menhub-budi-tinjau-progres-pembangunan-bandara-ngloram-blora"/><item><title>Kejar Target, Menhub Budi Tinjau Progres Pembangunan Bandara Ngloram Blora</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/320/2338006/kejar-target-menhub-budi-tinjau-progres-pembangunan-bandara-ngloram-blora</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/320/2338006/kejar-target-menhub-budi-tinjau-progres-pembangunan-bandara-ngloram-blora</guid><pubDate>Minggu 03 Januari 2021 13:51 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/03/320/2338006/kejar-target-menhub-budi-tinjau-progres-pembangunan-bandara-nglogram-blora-bNvB6t0Cui.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhub Budi Karya (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/03/320/2338006/kejar-target-menhub-budi-tinjau-progres-pembangunan-bandara-nglogram-blora-bNvB6t0Cui.jpg</image><title>Menhub Budi Karya (Okezone)</title></images><description>JAKARTA -  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah untuk meninjau progres proyek pembangunan Bandara Ngloram di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah yang ditargetkan akan beroperasi di tahun 2021, pada hari ini.
&quot;Bandara Ngloram kita harapkan dapat beroperasi pada tahun 2021 untuk melayani penerbangan regular dan penerbangan charter. Oleh karena itu saya sengaja hadir di sini untuk mengecek progres pembangunan yang telah dilakukan,&quot; ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/1/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Balada Bandara Ngloram: Tempat Gembala Ternak dan Arena Bermain Anak
Budi menjelaskan, dengan landas pacu atau runway yang telah dibangun sepanjang 1500 m saat ini, Bandara Ngloram sudah mampu didarati pesawat jenis ATR-72. Pada 30 Desember 2020 lalu, telah dilakukan proving flight oleh Pesawat NAM AIR ATR-72 untuk memastikan aspek keselamatan, dan pendaratan dapat dilakukan dengan selamat dan lancar.
&amp;ldquo;Bandara Ngloram akan menjadi bandara Spoke (pengumpan) yang direncanakan akan melayani penerbangan untuk tujuan Semarang, Balikpapan, Jakarta (halim), Malang, dan Banyuwangi,&amp;rdquo; ungkap dia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 2 Bandara Ini Dirombak demi Wisata Karimunjawa
Menhub mengapresiasi komitmen dan dukungan dari Pemerintah Daerah, baik Pemprov Jateng dan Pemkab Blora, untuk membaskan lahan seluas 3,2 hektar pada tahun 2019 dan akan membebaskan lahan seluas 3,6 hektar pada tahun 2021. Selain itu Menhub mengapresiasi Kemen PUPR yang mendukung pembangunan dan pengembangan akses jalan dari dan ke Bandara Ngloram.
Lebih lanjut, Menhub berpesan kepada jajaran Ditjen Perhubungan Udara agar dapat melaksanakan pembangunan dengan baik sesuai target waktu, dan memastikan seluruh aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan terpenuhi dengan baik, serta tetap memperhatikan protokol kesehatan.&amp;ldquo;Semoga tahun 2021 ini kita senantiasa diberikan kesehatan, untuk  bekerja dengan penuh semangat dalam upaya pemulihan ekonomi akibat  pandemi Covid-19,&amp;rdquo; jelasnya.
Berdasarkan data Ditjen Perhubungan Udara, pada tahun 2020 (tahap 1)  telah dilakukan sejumlah pembangunan Bandara Ngloram baik di sisi darat  maupun udara, diantaranya : menyelesaikan pembangunan landas pacu  (runway) sepanjang 1500 m x30 m, taxiway, Apron, Terminal Penumpang  seluas 2.850 m2 yang saat ini masih dalam proses pembangunan (progress  35%), pemasangan pagar, dan pemasangan Airfield Lighting System (AFL).
Selanjutnya, pada tahun 2021 (tahap 2) akan dilanjutkan sejumlah  pembangunan yaitu : perpanjangan runway menjadi 1600 m x 30 m,  penyelesaian pembangunan terminal penumpang, pemasangan peralatan X-ray,  pembangunan gedung kantor, gedung PKP-PK, pembuatan jalan akses masuk  dan pelataran parkir terminal.
Sesuai Keputusan Menteri Perhubungan, Nomor Km 31 Tahun 2019 tentang  Penetapan Lokasi Bandara Ngloram, pembangunan Bandara Ngloram baik di  sisi udara dan sisi darat akan dikerjakan dalam 4 tahap pembangunan.
Pada tahun 2018, Bandara Ngloram adalah bandara milik PT Pertamina  yang diserahkan oleh Kementerian ESDM kepada kepada Pemerintah daerah  dan selanjutnya Pemda menyerahkannya kepada Kemenhub untuk dibangun  menjadi bandara komersil.
Bandara Ngloram menjadi bandara komersial untuk menjadi alternatif  konektivitas dan askesibilitas bagi masyarakat di Blora, Bojonegoro dan  sekitarnya, yang diharapkan mampu meingkatkan perekonomian masyarakat di  daerah yang dikenal menjadi pusat aktivitas industri perminyakan dan  industri bisnis lainnya.
Kedepannya, aksesibilitas dari dan menuju Bandara Ngloram tidak hanya  dapat diakses melalui jalan tetapi juga terintegrasi dengan moda kereta  api. Rencannya akan dibangun moda transporasi kereta api menuju bandara  melalui Stasun Kapuan, Cepu.</description><content:encoded>JAKARTA -  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah untuk meninjau progres proyek pembangunan Bandara Ngloram di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah yang ditargetkan akan beroperasi di tahun 2021, pada hari ini.
&quot;Bandara Ngloram kita harapkan dapat beroperasi pada tahun 2021 untuk melayani penerbangan regular dan penerbangan charter. Oleh karena itu saya sengaja hadir di sini untuk mengecek progres pembangunan yang telah dilakukan,&quot; ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/1/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Balada Bandara Ngloram: Tempat Gembala Ternak dan Arena Bermain Anak
Budi menjelaskan, dengan landas pacu atau runway yang telah dibangun sepanjang 1500 m saat ini, Bandara Ngloram sudah mampu didarati pesawat jenis ATR-72. Pada 30 Desember 2020 lalu, telah dilakukan proving flight oleh Pesawat NAM AIR ATR-72 untuk memastikan aspek keselamatan, dan pendaratan dapat dilakukan dengan selamat dan lancar.
&amp;ldquo;Bandara Ngloram akan menjadi bandara Spoke (pengumpan) yang direncanakan akan melayani penerbangan untuk tujuan Semarang, Balikpapan, Jakarta (halim), Malang, dan Banyuwangi,&amp;rdquo; ungkap dia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 2 Bandara Ini Dirombak demi Wisata Karimunjawa
Menhub mengapresiasi komitmen dan dukungan dari Pemerintah Daerah, baik Pemprov Jateng dan Pemkab Blora, untuk membaskan lahan seluas 3,2 hektar pada tahun 2019 dan akan membebaskan lahan seluas 3,6 hektar pada tahun 2021. Selain itu Menhub mengapresiasi Kemen PUPR yang mendukung pembangunan dan pengembangan akses jalan dari dan ke Bandara Ngloram.
Lebih lanjut, Menhub berpesan kepada jajaran Ditjen Perhubungan Udara agar dapat melaksanakan pembangunan dengan baik sesuai target waktu, dan memastikan seluruh aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan terpenuhi dengan baik, serta tetap memperhatikan protokol kesehatan.&amp;ldquo;Semoga tahun 2021 ini kita senantiasa diberikan kesehatan, untuk  bekerja dengan penuh semangat dalam upaya pemulihan ekonomi akibat  pandemi Covid-19,&amp;rdquo; jelasnya.
Berdasarkan data Ditjen Perhubungan Udara, pada tahun 2020 (tahap 1)  telah dilakukan sejumlah pembangunan Bandara Ngloram baik di sisi darat  maupun udara, diantaranya : menyelesaikan pembangunan landas pacu  (runway) sepanjang 1500 m x30 m, taxiway, Apron, Terminal Penumpang  seluas 2.850 m2 yang saat ini masih dalam proses pembangunan (progress  35%), pemasangan pagar, dan pemasangan Airfield Lighting System (AFL).
Selanjutnya, pada tahun 2021 (tahap 2) akan dilanjutkan sejumlah  pembangunan yaitu : perpanjangan runway menjadi 1600 m x 30 m,  penyelesaian pembangunan terminal penumpang, pemasangan peralatan X-ray,  pembangunan gedung kantor, gedung PKP-PK, pembuatan jalan akses masuk  dan pelataran parkir terminal.
Sesuai Keputusan Menteri Perhubungan, Nomor Km 31 Tahun 2019 tentang  Penetapan Lokasi Bandara Ngloram, pembangunan Bandara Ngloram baik di  sisi udara dan sisi darat akan dikerjakan dalam 4 tahap pembangunan.
Pada tahun 2018, Bandara Ngloram adalah bandara milik PT Pertamina  yang diserahkan oleh Kementerian ESDM kepada kepada Pemerintah daerah  dan selanjutnya Pemda menyerahkannya kepada Kemenhub untuk dibangun  menjadi bandara komersil.
Bandara Ngloram menjadi bandara komersial untuk menjadi alternatif  konektivitas dan askesibilitas bagi masyarakat di Blora, Bojonegoro dan  sekitarnya, yang diharapkan mampu meingkatkan perekonomian masyarakat di  daerah yang dikenal menjadi pusat aktivitas industri perminyakan dan  industri bisnis lainnya.
Kedepannya, aksesibilitas dari dan menuju Bandara Ngloram tidak hanya  dapat diakses melalui jalan tetapi juga terintegrasi dengan moda kereta  api. Rencannya akan dibangun moda transporasi kereta api menuju bandara  melalui Stasun Kapuan, Cepu.</content:encoded></item></channel></rss>
