<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wajah Baru Dunia, Ini 8 Bangunan Menawan Paling Dinantikan di 2021</title><description>Pandemi Covid-19 berdampak besar pada hampir ke semua aspek kehidupan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/470/2338034/wajah-baru-dunia-ini-8-bangunan-menawan-paling-dinantikan-di-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/470/2338034/wajah-baru-dunia-ini-8-bangunan-menawan-paling-dinantikan-di-2021"/><item><title>Wajah Baru Dunia, Ini 8 Bangunan Menawan Paling Dinantikan di 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/470/2338034/wajah-baru-dunia-ini-8-bangunan-menawan-paling-dinantikan-di-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/470/2338034/wajah-baru-dunia-ini-8-bangunan-menawan-paling-dinantikan-di-2021</guid><pubDate>Minggu 03 Januari 2021 17:04 WIB</pubDate><dc:creator>Dian Ayu Anggraini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/03/470/2338034/wajah-baru-dunia-ini-8-bangunan-menawan-paling-dinantikan-di-2021-XcHTe6V6tp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sunac Guangzhou Grand Theatre (Foto: Chong Art Photograpy)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/03/470/2338034/wajah-baru-dunia-ini-8-bangunan-menawan-paling-dinantikan-di-2021-XcHTe6V6tp.jpg</image><title>Sunac Guangzhou Grand Theatre (Foto: Chong Art Photograpy)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pandemi Covid-19 berdampak besar pada hampir ke semua aspek kehidupan. Tak hanya terkait bisnis dan perekonomian, tapi juga berpengaruh pada pekerjaan proyek-proyek di seluruh dunia.

Banyak proyek-proyek bangunan di seluruh dunia, yang terpaksa ditunda atau dihentikan karena pandemi. Meski begitu, terdapat sejumlah bangunan baru yang menarik dan siap menyambut tahun 2021.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ketum IAI Wafat, Triawan Munaf: Selamat Jalan Kang Dju
Dirancang bertahun-tahun yang lalu, struktur bangunan ini memang tidak mencerminkan prioritas desain baru yang muncul akibat pandemi Covid-19. Namun, bangunan ini sangat sesuai dengan semangat masyarakat dan berkelanjutan dari arsitektur kontemporer terbaik dunia.

Dilansir dari CNN Style Jakarta, Minggu (3/1/2021), dari museum hingga tempat seni pertunjukan, berikut ini adalah bangunan yang diharapkan rampung dan dibuka pada tahun 2021.

 
1.      Far Rockaway Library, New York
&amp;nbsp;
Sebuah perpustakaan umum yang baru di lingkungan Far Rockaway di Queens, New York ini, akan menggantikan perpustakaan kecil tapi populer yang sebelumnya berada di titik yang sama. Namun, fasilitas baru ini akan dibangun dengan menggandakan ukuran menjadi 20.000 kaki persegi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Hari Aristek Indonesia, Yuk Kenali Kantor Avenger Cabang Merauke
Sebagian besar bangunan ini dipenuhi oleh panel kaca, sehingga cahaya mudah masuk melalui segitiga kaca di pintu masuk. Menurut arsitek proyek Sn&amp;oslash;hetta, perusahaan Norwegia di balik terobosan restoran bawah air Under, rona emas bangunan mencerminkan warna langit Long Island.

 
2.      Taipei Performing Arts Center, Taipei
&amp;nbsp;
Sejak kontruksi dimulai pada delapan tahun lalu, Taipei Performing Arts Center dipastikan akan selesai pada pertengahan 2021. Dengan perkiraan biaya 5,4 miliar dolar Taiwan Baru (setara 2,7 triliun rupiah). Bangunan ini terlihat menarik karena memiliki bentuk seperti bola menonjol di satu sisinya.

Tak hanya eksteriornya yang menimbulkan intrik. Skema bangunan ini menampilkan tiga teater yang beroperasi secara independen tetapi dihubungkan ke dalam kubus pusat, di mana area belakang panggung yang fleksibel dapat dikonfigurasi untuk melayani pengunjung.3.      Aquarela, Quito
&amp;nbsp;
Setelah memenangkan Pritzker Prize atau biasa disebut Penghargaan  Nobel arsitektur lebih dari 10 tahun lalu, arsitek Prancis Jean Nouvel  terus membuat kagum atas karya-karyanya. Aquarela menjadi salah satu  proyek terbarunya yang merupakan kompleks perumahan 650 unit di  lingkungan Cumbaya, ibu kota Ekuador, Quito.

Terdiri dari beberapa bangunan sembilan lantai yang terpisah, balkon  panjang membentang di antara bangunan tersebut. Lapisan batu, daun  jendela kayu, dan penghijauan eksterior, mencerminkan bangunan yang  sesuai dengan topografi pegunungan di kawasan itu, sekaligus menawarkan  penghuni kedekatan yang nyata dengan alam.

 
4.      Hotel Green Solution House (GSH), R&amp;oslash;nne
&amp;nbsp;
Denmark akan segera menyambut hotel pertama yang dirancang untuk  menyimpan lebih banyak karbon daripada yang dipancarkannya selama masa  pakainya. Hampir seluruh strukturnya terbuat dari kayu, di mana sebagian  besar telah didaur ulang menggunakan potongan dari industri konstruksi  dan pembuatan furnitur. Di sisi lain, puing-puing tambang granit lokal  digunakan sebagai dekorasi.

Dua kelompok arsitektur di baliknya, 3XN dan GXN, juga telah melihat  ke masa depan bangunan dengan menghubungkan komponen individualnya  menggunakan sambungan yang dapat dibalik. Dengan demikian dapat  digunakan kembali setelah hotel mencapai akhir masanya.

 
5.      House of Hungarian Music, Budapest
&amp;nbsp;
Museum, tempat musik, dan pusat pendidikan ini merupakan salah satu  desain paling menonjol dari Proyek Liget Budapest, perombakan taman umum  terbesar di ibu kota Hungaria. Didesain oleh arsitek terkenal Jepang,  Sou Fujimoto, bangunan ini terletak di dekat Danau V&amp;aacute;rosliget.

Atap bangunan ini didesain bergelombang dengan menampilkan pepohonan  yang menjangkau melalui beberapa lubang besar. Selain diperuntukkan  sebagai tempat merayakan tradisi musik di Hungaria, bangunan ini juga  berfungsi untuk memikat pengunjung taman ke fasilitas umum di permukaan  tanah, di mana desain yang sebagian besar tembus cahaya membantu  mengikis perbedaan antara luar dan dalam.

 
6.      OurDomain Student Housing, Amsterdam
&amp;nbsp;
Kampus perumahan baru di Belanda yang berisi sekitar 1.500 apartemen  ini, menawarkan mahasiswa Amsterdam jenis fasilitas bersama dan lanskap  hijau. Dengan luas 90.000 meter persegi dan dibagi menjadi tiga bangunan  yang berbeda secara estetika. Bagian paling mencolok di antaranya  adalah bagian dengan semburan warna piksel.

OZ Architect, biro desain di balik proyek tersebut, berharap dengan  hadirnya hunian mahasiswa dapat meramaikan kawasan komersial yang hingga  saat ini didominasi oleh gedung perkantoran.7.      Floating Music Hub, S&amp;atilde;o Vincente
&amp;nbsp;
Selama 10 tahun terakhir, kelompok arsitektur dan urbanisme NL&amp;Eacute; telah   bereksperimen dengan cara inovatif untuk membangun dengan cepat dan   murah di atas air. Sistem Apung Makoko yang dirancang sendiri oleh   perusahaan, telah digunakan untuk membangun sekolah di Nigeria dan   Belgia.

Bangunan baru dari perealisasian sistem ini adalah pusat pertunjukan   dan seni di Cape Verde. Dibangun di Samudra Atlantik, tiga bangunan   ringan akan menjadi tempat pertunjukan live, studio rekaman, dan bar.   Ini menunjukkan bahwa arsitektur terapung yang mudah dirakit dapat   menawarkan alternatif terjangkau untuk tempat budaya tradisional.

 
8.      Sunac Guangzhou Grand Theatre, Guangzhou
 
&amp;nbsp;
Berlokasi di kota Guangzhou, China Selatan, teater dengan 2.000 kursi   yang didesain oleh Steven Chilton Architects yang berbasis di London   ini, terinspirasi oleh tekstur sutra sulaman. Selain itu juga mengacu   pada sejarah kota sebagai pusat perdagangan, serta gambar seniman Zhang   Hongfei yang seperti tato dengan ilustrasi emas menghiasi selubung   merah.

Terdiri dari ribuan panel aluminium, eksteriornya tampak berlipat,   pintu masuk dari permukaan tanah dan memberikan bangunan kualitas   pahatan yang indah. Arena melingkar di dalam bagunan telah dikonfigurasi   untuk menyelenggarakan pertunjukan 360 derajat.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pandemi Covid-19 berdampak besar pada hampir ke semua aspek kehidupan. Tak hanya terkait bisnis dan perekonomian, tapi juga berpengaruh pada pekerjaan proyek-proyek di seluruh dunia.

Banyak proyek-proyek bangunan di seluruh dunia, yang terpaksa ditunda atau dihentikan karena pandemi. Meski begitu, terdapat sejumlah bangunan baru yang menarik dan siap menyambut tahun 2021.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ketum IAI Wafat, Triawan Munaf: Selamat Jalan Kang Dju
Dirancang bertahun-tahun yang lalu, struktur bangunan ini memang tidak mencerminkan prioritas desain baru yang muncul akibat pandemi Covid-19. Namun, bangunan ini sangat sesuai dengan semangat masyarakat dan berkelanjutan dari arsitektur kontemporer terbaik dunia.

Dilansir dari CNN Style Jakarta, Minggu (3/1/2021), dari museum hingga tempat seni pertunjukan, berikut ini adalah bangunan yang diharapkan rampung dan dibuka pada tahun 2021.

 
1.      Far Rockaway Library, New York
&amp;nbsp;
Sebuah perpustakaan umum yang baru di lingkungan Far Rockaway di Queens, New York ini, akan menggantikan perpustakaan kecil tapi populer yang sebelumnya berada di titik yang sama. Namun, fasilitas baru ini akan dibangun dengan menggandakan ukuran menjadi 20.000 kaki persegi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Hari Aristek Indonesia, Yuk Kenali Kantor Avenger Cabang Merauke
Sebagian besar bangunan ini dipenuhi oleh panel kaca, sehingga cahaya mudah masuk melalui segitiga kaca di pintu masuk. Menurut arsitek proyek Sn&amp;oslash;hetta, perusahaan Norwegia di balik terobosan restoran bawah air Under, rona emas bangunan mencerminkan warna langit Long Island.

 
2.      Taipei Performing Arts Center, Taipei
&amp;nbsp;
Sejak kontruksi dimulai pada delapan tahun lalu, Taipei Performing Arts Center dipastikan akan selesai pada pertengahan 2021. Dengan perkiraan biaya 5,4 miliar dolar Taiwan Baru (setara 2,7 triliun rupiah). Bangunan ini terlihat menarik karena memiliki bentuk seperti bola menonjol di satu sisinya.

Tak hanya eksteriornya yang menimbulkan intrik. Skema bangunan ini menampilkan tiga teater yang beroperasi secara independen tetapi dihubungkan ke dalam kubus pusat, di mana area belakang panggung yang fleksibel dapat dikonfigurasi untuk melayani pengunjung.3.      Aquarela, Quito
&amp;nbsp;
Setelah memenangkan Pritzker Prize atau biasa disebut Penghargaan  Nobel arsitektur lebih dari 10 tahun lalu, arsitek Prancis Jean Nouvel  terus membuat kagum atas karya-karyanya. Aquarela menjadi salah satu  proyek terbarunya yang merupakan kompleks perumahan 650 unit di  lingkungan Cumbaya, ibu kota Ekuador, Quito.

Terdiri dari beberapa bangunan sembilan lantai yang terpisah, balkon  panjang membentang di antara bangunan tersebut. Lapisan batu, daun  jendela kayu, dan penghijauan eksterior, mencerminkan bangunan yang  sesuai dengan topografi pegunungan di kawasan itu, sekaligus menawarkan  penghuni kedekatan yang nyata dengan alam.

 
4.      Hotel Green Solution House (GSH), R&amp;oslash;nne
&amp;nbsp;
Denmark akan segera menyambut hotel pertama yang dirancang untuk  menyimpan lebih banyak karbon daripada yang dipancarkannya selama masa  pakainya. Hampir seluruh strukturnya terbuat dari kayu, di mana sebagian  besar telah didaur ulang menggunakan potongan dari industri konstruksi  dan pembuatan furnitur. Di sisi lain, puing-puing tambang granit lokal  digunakan sebagai dekorasi.

Dua kelompok arsitektur di baliknya, 3XN dan GXN, juga telah melihat  ke masa depan bangunan dengan menghubungkan komponen individualnya  menggunakan sambungan yang dapat dibalik. Dengan demikian dapat  digunakan kembali setelah hotel mencapai akhir masanya.

 
5.      House of Hungarian Music, Budapest
&amp;nbsp;
Museum, tempat musik, dan pusat pendidikan ini merupakan salah satu  desain paling menonjol dari Proyek Liget Budapest, perombakan taman umum  terbesar di ibu kota Hungaria. Didesain oleh arsitek terkenal Jepang,  Sou Fujimoto, bangunan ini terletak di dekat Danau V&amp;aacute;rosliget.

Atap bangunan ini didesain bergelombang dengan menampilkan pepohonan  yang menjangkau melalui beberapa lubang besar. Selain diperuntukkan  sebagai tempat merayakan tradisi musik di Hungaria, bangunan ini juga  berfungsi untuk memikat pengunjung taman ke fasilitas umum di permukaan  tanah, di mana desain yang sebagian besar tembus cahaya membantu  mengikis perbedaan antara luar dan dalam.

 
6.      OurDomain Student Housing, Amsterdam
&amp;nbsp;
Kampus perumahan baru di Belanda yang berisi sekitar 1.500 apartemen  ini, menawarkan mahasiswa Amsterdam jenis fasilitas bersama dan lanskap  hijau. Dengan luas 90.000 meter persegi dan dibagi menjadi tiga bangunan  yang berbeda secara estetika. Bagian paling mencolok di antaranya  adalah bagian dengan semburan warna piksel.

OZ Architect, biro desain di balik proyek tersebut, berharap dengan  hadirnya hunian mahasiswa dapat meramaikan kawasan komersial yang hingga  saat ini didominasi oleh gedung perkantoran.7.      Floating Music Hub, S&amp;atilde;o Vincente
&amp;nbsp;
Selama 10 tahun terakhir, kelompok arsitektur dan urbanisme NL&amp;Eacute; telah   bereksperimen dengan cara inovatif untuk membangun dengan cepat dan   murah di atas air. Sistem Apung Makoko yang dirancang sendiri oleh   perusahaan, telah digunakan untuk membangun sekolah di Nigeria dan   Belgia.

Bangunan baru dari perealisasian sistem ini adalah pusat pertunjukan   dan seni di Cape Verde. Dibangun di Samudra Atlantik, tiga bangunan   ringan akan menjadi tempat pertunjukan live, studio rekaman, dan bar.   Ini menunjukkan bahwa arsitektur terapung yang mudah dirakit dapat   menawarkan alternatif terjangkau untuk tempat budaya tradisional.

 
8.      Sunac Guangzhou Grand Theatre, Guangzhou
 
&amp;nbsp;
Berlokasi di kota Guangzhou, China Selatan, teater dengan 2.000 kursi   yang didesain oleh Steven Chilton Architects yang berbasis di London   ini, terinspirasi oleh tekstur sutra sulaman. Selain itu juga mengacu   pada sejarah kota sebagai pusat perdagangan, serta gambar seniman Zhang   Hongfei yang seperti tato dengan ilustrasi emas menghiasi selubung   merah.

Terdiri dari ribuan panel aluminium, eksteriornya tampak berlipat,   pintu masuk dari permukaan tanah dan memberikan bangunan kualitas   pahatan yang indah. Arena melingkar di dalam bagunan telah dikonfigurasi   untuk menyelenggarakan pertunjukan 360 derajat.</content:encoded></item></channel></rss>
