<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belajar Keuangan dari Personel Film Friends, Ross Paling Punya Persiapan</title><description>Friends merupakan serial komedi situasi televisi buatan Amerika Serikat yang populer pada tahun 90-an.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/622/2338057/belajar-keuangan-dari-personel-film-friends-ross-paling-punya-persiapan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/622/2338057/belajar-keuangan-dari-personel-film-friends-ross-paling-punya-persiapan"/><item><title>Belajar Keuangan dari Personel Film Friends, Ross Paling Punya Persiapan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/622/2338057/belajar-keuangan-dari-personel-film-friends-ross-paling-punya-persiapan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/03/622/2338057/belajar-keuangan-dari-personel-film-friends-ross-paling-punya-persiapan</guid><pubDate>Minggu 03 Januari 2021 22:05 WIB</pubDate><dc:creator>Dian Ayu Anggraini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/03/622/2338057/belajar-keuangan-dari-personel-film-friends-ross-paling-punya-persiapan-VD3f4YhFaJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Serial TV Friends (Foto: TVSeriesFinale)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/03/622/2338057/belajar-keuangan-dari-personel-film-friends-ross-paling-punya-persiapan-VD3f4YhFaJ.jpg</image><title>Serial TV Friends (Foto: TVSeriesFinale)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Friends merupakan serial komedi situasi televisi buatan Amerika Serikat yang populer pada tahun 90-an. Selain menghibur untuk ditonton, acara yang pertama kali disiarkan pada tahun 1994 ini, juga memberikan beberapa pelajaran hidup, salah satunya terkait keuangan.

CEO &amp;amp; Principal Consultant Zap Finance Prita Hapsari Gozhie membagikan financial lessons atau pelajaran keuangan yang ia dapatkan setelah menonton serial TV FRIENDS.

&amp;ldquo;Anyway, dari segitu banyaknya episodes, pastinya susah banget milihin cuma beberapa financial lessons. Jadi, aku akan share beberapa highlights dari setiap karakter yang menurutku bisa bermanfaat buat kehidupan kita. Yang belum nonton buruan deh binge watching mumpung long weekend,&amp;rdquo; tulis Prita Ghozie dikutip dari Instagramnya @pritaghozie Jakarta, Minggu (3/1/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: 4 Cara Nyaman Atur Keuangan Selama Covid-19 Belum Berakhir
 
1.      Rachel: Be finnancialy independent

Prita mengaku jatuh cinta dengan series FRIENDS sejak episode pertamanya. Saat itu ia melihat karakter Rachel yang berani meninggalkan tunangannya (yang merupakan seorang dokter gigi), priviledge kekayaan ayahnya, dan hidup mandiri di New York City.

Saat itu, Rachel tidak memiliki pekerjaan, saldo tabungan nol, dan bahkan tidak pernah melakukan budgeting. Hal pertama yang dilakukannya adalah menghapus sumber kemanjaannya. Terbukti, Rachel berhasil melakukan downsizing drastis atas hidupnya.

 
2.      Monica : Have an emergency fund, Always!

Karakter Monica dianggap menerima suap &amp;ldquo;5 steaks &amp;amp; 1 eggplant&amp;rdquo; dari vendor hingga akhirnya dipecat. Ternyata saat itu dia tak memiliki dana darurat. Akhirnya, dia harus mengambil pekerjaan di sebuah diner, meski harus memakai konstum ala 50s.
 
&amp;nbsp;Bacac juga: 4 Cara Resolusi Keuangan 2021 agar Tercapai
&amp;ldquo;Jadi menyadarkan bahwa saat ini pandemic masih belum berakhir. Hidup pun masih penuh ketidakpastian. Makanya, membangun dana darurat adalah sebuah hal yang pasti kita butuhkan,&amp;rdquo; kata Prita Ghozie.

 
3.      Joey: Don&amp;rsquo;t Overspend on Credits

Sempat sukses berperan sebagai Drake Ramoray di Days of Our Lives, Joey selalu terbuai untuk bergaya hidup yang tinggi. Mulai dari tinggal di apartement mewah hingga membeli porcelain safari sampai melebihi income tiap bulan. Ketika kontrak TV seriesnya diberhentikan mendadak, ia panik karena tak mampu membayar tagihannya.

&amp;ldquo;Ini jadi pelajaran buat kita &amp;lsquo;If you cannot pay cash, then you can&amp;rsquo;t afford it&amp;rsquo;,&amp;rdquo; jelas @pritaghozie.4.      Phoebe: Have multiple sources of income

Menurut Prita, karakter yang bisa dibilang paling mandiri adalah  Phoebe. Meski hampir tak memiliki pekerjaan tetap, Phoebe selalu mampu  berdiri dengan kemampuannya sendiri. Di tahun 90-an, Phoebe sudah  menjadi bagian dari gig economy dengan berpenghasilan sebagai penyanyi  kafe. Selain itu, Phoebe juga bekerja sebagai pemijat professional dan  membantu bisnis katering Monica.

 
5.      Chandler: Save, save &amp;amp; invest!

Prita sangat menyukai Chandler ketika sedang berbicara soal uang.  Menurutnya, karakter ini menerapkan konsep Living-Saving-Playing dengan  baik.

Pada konsep living, Chandler selalu bayar tagihan tepat waktu. Untuk  konsep saving, bisa menginvestasikan penghasilannya, yang hampir  dihabiskan semuanya oleh Monica sebagai biaya pesta pernikahan. Dan di  konsep playing, Chandler selalu bisa membayar tagihan kafe Joey.

 
6.      Ross: It&amp;rsquo;s okay to use money to buy happiness

Ross adalah si pintar, logis, dan punya plan. Dia selalu menyiapkan  tabungan, asuransi kesehatan, hingga petty cash di rumah. Namun, Ross  terlalu perhitungan yang terkadang justru memberi kerugiaan lebih besar.  Contohnya, ketika membeli sofa dia menolak membayar biaya pengantaran  dan memilih membanya sendiri. Namun sofanya justru rusak dan Ross harus  membeli sofa lagi.

&amp;ldquo;#teamPrita tahu kan, studi di Harvard bilang uang membawa  kebahagiaan saat ditukar dengan waktu? Membayar extra untuk jasa  kebersihan, pengantaran, kids daycare atau lainnya, terbukti bisa  membawa happiness. Karena kita bisa pakai waktu &amp;amp; tenaga untuk hal  lain yang bisa bikin kita senang. That&amp;rsquo;s why I always love to use online  grocery shopping, because it saves me transportation cost &amp;amp; time,&amp;rdquo;  kata Prita.

Satu lagi yang menjadi pelajaran sebelum berinvestasi di pasar saham.  Saat sedang tak memiliki pekerjaan, Monica pernah mencoba untuk  melipatgandakan uang di pasar saham dengan day trading saham yang  tickernya sama dengan inisial namanya, MEG.

Saat itu, Monica tak mengerti apapun soal saham, ia juga tidak  berusaha belajar atau mencari tahu soal saham. Alhasil ia hanya  mengalami kerugian besar.

&amp;ldquo;Menjadi investor saham langsung sejak 2005, I tell you this my  friend, cita-cita SELALU CUAN SENTOSA 100%, adalah sebuah ilusi ya kak.  Selalu lengkapi diri dengan ilmu yang benar, silakan jika mau jadi  investor or trader, tapi jangan nekad menjadi speculator,&amp;rdquo; ujar Prita  Ghozie.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Friends merupakan serial komedi situasi televisi buatan Amerika Serikat yang populer pada tahun 90-an. Selain menghibur untuk ditonton, acara yang pertama kali disiarkan pada tahun 1994 ini, juga memberikan beberapa pelajaran hidup, salah satunya terkait keuangan.

CEO &amp;amp; Principal Consultant Zap Finance Prita Hapsari Gozhie membagikan financial lessons atau pelajaran keuangan yang ia dapatkan setelah menonton serial TV FRIENDS.

&amp;ldquo;Anyway, dari segitu banyaknya episodes, pastinya susah banget milihin cuma beberapa financial lessons. Jadi, aku akan share beberapa highlights dari setiap karakter yang menurutku bisa bermanfaat buat kehidupan kita. Yang belum nonton buruan deh binge watching mumpung long weekend,&amp;rdquo; tulis Prita Ghozie dikutip dari Instagramnya @pritaghozie Jakarta, Minggu (3/1/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: 4 Cara Nyaman Atur Keuangan Selama Covid-19 Belum Berakhir
 
1.      Rachel: Be finnancialy independent

Prita mengaku jatuh cinta dengan series FRIENDS sejak episode pertamanya. Saat itu ia melihat karakter Rachel yang berani meninggalkan tunangannya (yang merupakan seorang dokter gigi), priviledge kekayaan ayahnya, dan hidup mandiri di New York City.

Saat itu, Rachel tidak memiliki pekerjaan, saldo tabungan nol, dan bahkan tidak pernah melakukan budgeting. Hal pertama yang dilakukannya adalah menghapus sumber kemanjaannya. Terbukti, Rachel berhasil melakukan downsizing drastis atas hidupnya.

 
2.      Monica : Have an emergency fund, Always!

Karakter Monica dianggap menerima suap &amp;ldquo;5 steaks &amp;amp; 1 eggplant&amp;rdquo; dari vendor hingga akhirnya dipecat. Ternyata saat itu dia tak memiliki dana darurat. Akhirnya, dia harus mengambil pekerjaan di sebuah diner, meski harus memakai konstum ala 50s.
 
&amp;nbsp;Bacac juga: 4 Cara Resolusi Keuangan 2021 agar Tercapai
&amp;ldquo;Jadi menyadarkan bahwa saat ini pandemic masih belum berakhir. Hidup pun masih penuh ketidakpastian. Makanya, membangun dana darurat adalah sebuah hal yang pasti kita butuhkan,&amp;rdquo; kata Prita Ghozie.

 
3.      Joey: Don&amp;rsquo;t Overspend on Credits

Sempat sukses berperan sebagai Drake Ramoray di Days of Our Lives, Joey selalu terbuai untuk bergaya hidup yang tinggi. Mulai dari tinggal di apartement mewah hingga membeli porcelain safari sampai melebihi income tiap bulan. Ketika kontrak TV seriesnya diberhentikan mendadak, ia panik karena tak mampu membayar tagihannya.

&amp;ldquo;Ini jadi pelajaran buat kita &amp;lsquo;If you cannot pay cash, then you can&amp;rsquo;t afford it&amp;rsquo;,&amp;rdquo; jelas @pritaghozie.4.      Phoebe: Have multiple sources of income

Menurut Prita, karakter yang bisa dibilang paling mandiri adalah  Phoebe. Meski hampir tak memiliki pekerjaan tetap, Phoebe selalu mampu  berdiri dengan kemampuannya sendiri. Di tahun 90-an, Phoebe sudah  menjadi bagian dari gig economy dengan berpenghasilan sebagai penyanyi  kafe. Selain itu, Phoebe juga bekerja sebagai pemijat professional dan  membantu bisnis katering Monica.

 
5.      Chandler: Save, save &amp;amp; invest!

Prita sangat menyukai Chandler ketika sedang berbicara soal uang.  Menurutnya, karakter ini menerapkan konsep Living-Saving-Playing dengan  baik.

Pada konsep living, Chandler selalu bayar tagihan tepat waktu. Untuk  konsep saving, bisa menginvestasikan penghasilannya, yang hampir  dihabiskan semuanya oleh Monica sebagai biaya pesta pernikahan. Dan di  konsep playing, Chandler selalu bisa membayar tagihan kafe Joey.

 
6.      Ross: It&amp;rsquo;s okay to use money to buy happiness

Ross adalah si pintar, logis, dan punya plan. Dia selalu menyiapkan  tabungan, asuransi kesehatan, hingga petty cash di rumah. Namun, Ross  terlalu perhitungan yang terkadang justru memberi kerugiaan lebih besar.  Contohnya, ketika membeli sofa dia menolak membayar biaya pengantaran  dan memilih membanya sendiri. Namun sofanya justru rusak dan Ross harus  membeli sofa lagi.

&amp;ldquo;#teamPrita tahu kan, studi di Harvard bilang uang membawa  kebahagiaan saat ditukar dengan waktu? Membayar extra untuk jasa  kebersihan, pengantaran, kids daycare atau lainnya, terbukti bisa  membawa happiness. Karena kita bisa pakai waktu &amp;amp; tenaga untuk hal  lain yang bisa bikin kita senang. That&amp;rsquo;s why I always love to use online  grocery shopping, because it saves me transportation cost &amp;amp; time,&amp;rdquo;  kata Prita.

Satu lagi yang menjadi pelajaran sebelum berinvestasi di pasar saham.  Saat sedang tak memiliki pekerjaan, Monica pernah mencoba untuk  melipatgandakan uang di pasar saham dengan day trading saham yang  tickernya sama dengan inisial namanya, MEG.

Saat itu, Monica tak mengerti apapun soal saham, ia juga tidak  berusaha belajar atau mencari tahu soal saham. Alhasil ia hanya  mengalami kerugian besar.

&amp;ldquo;Menjadi investor saham langsung sejak 2005, I tell you this my  friend, cita-cita SELALU CUAN SENTOSA 100%, adalah sebuah ilusi ya kak.  Selalu lengkapi diri dengan ilmu yang benar, silakan jika mau jadi  investor or trader, tapi jangan nekad menjadi speculator,&amp;rdquo; ujar Prita  Ghozie.</content:encoded></item></channel></rss>
