<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buka Perdagangan Saham 2021, Bos OJK: Pasar Modal RI Lebih Baik dari Singapura</title><description>Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan IHSG telah  menunjukkan penguatan dan sempat rebound di atas level 6.000.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/04/278/2338331/buka-perdagangan-saham-2021-bos-ojk-pasar-modal-ri-lebih-baik-dari-singapura</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/04/278/2338331/buka-perdagangan-saham-2021-bos-ojk-pasar-modal-ri-lebih-baik-dari-singapura"/><item><title>Buka Perdagangan Saham 2021, Bos OJK: Pasar Modal RI Lebih Baik dari Singapura</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/04/278/2338331/buka-perdagangan-saham-2021-bos-ojk-pasar-modal-ri-lebih-baik-dari-singapura</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/04/278/2338331/buka-perdagangan-saham-2021-bos-ojk-pasar-modal-ri-lebih-baik-dari-singapura</guid><pubDate>Senin 04 Januari 2021 09:55 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/04/278/2338331/buka-perdagangan-saham-2021-bos-ojk-pasar-modal-ri-lebih-80JDZ23QJo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua OJK Wimboh Santoso. Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/04/278/2338331/buka-perdagangan-saham-2021-bos-ojk-pasar-modal-ri-lebih-80JDZ23QJo.jpg</image><title>Ketua OJK Wimboh Santoso. Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan IHSG telah menunjukkan penguatan dan sempat rebound di atas level 6.000. IHSG mencapai level tertinggi di 6.165,6 tanggal 21 Desember 2020 dan ditutup di level 5.979,07 atau terkontraksi 5,09% ytd.
Wimboh Santoso mengklaim ini lebih baik dibandingkan bursa negara- negara tetangga seperti Singapura, Filipina, dan Thailand.
Baca Juga: Pandemi Covid-19 Tak Surutkan Kinerja Pasar Modal, Ini Bukti-buktinya
 
&quot;Ini lebih baik dibandingkan bursa negara-negara tetangga seperti Singapura, Filipina, dan Thailand,&quot; kata Wimboh di Jakarta, Senin (4/1/2021).
Demikian juga dengan pasar SBN yang terus mengalami penguatan dengan yield turun 105 bps secara year-to-date (benchmark SBN 1 tahun 3,64%).
Baca Juga: Pengembangan Pasar Modal Syariah Jadi Torehan Manis BEI Tahun Ini
 
&quot;Sinyal pemulihan tersebut merupakan momentum bagi bangkitnya industri pasar modal kita, baik dari sisi investor yang disediakan alternatif instrumen investasi di pasar modal dengan return yang lebih tinggi dari deposito, dan dari sisi issuer juga disediakan alternatif pembiayaan dari pasar modal dengan yield yang relatif rendah dibandingkan kredit perbankan,&quot; bebernya.
Lalu, sinergi kebijakan yang extraordinary, pre-emptive dan  akomodatif telah dikeluarkan untuk meredam pemburukan lebih lanjut dari  dampak pandemi ini.
&quot;Kebijakan Fiskal yang akomodatif telah dikeluarkan Pemerintah dalam  rangka penanganan pandemi covid-19, penyediaan bansos bagi masyarakat  dan juga stimulus percepatan pemulihan ekonomi nasional,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan IHSG telah menunjukkan penguatan dan sempat rebound di atas level 6.000. IHSG mencapai level tertinggi di 6.165,6 tanggal 21 Desember 2020 dan ditutup di level 5.979,07 atau terkontraksi 5,09% ytd.
Wimboh Santoso mengklaim ini lebih baik dibandingkan bursa negara- negara tetangga seperti Singapura, Filipina, dan Thailand.
Baca Juga: Pandemi Covid-19 Tak Surutkan Kinerja Pasar Modal, Ini Bukti-buktinya
 
&quot;Ini lebih baik dibandingkan bursa negara-negara tetangga seperti Singapura, Filipina, dan Thailand,&quot; kata Wimboh di Jakarta, Senin (4/1/2021).
Demikian juga dengan pasar SBN yang terus mengalami penguatan dengan yield turun 105 bps secara year-to-date (benchmark SBN 1 tahun 3,64%).
Baca Juga: Pengembangan Pasar Modal Syariah Jadi Torehan Manis BEI Tahun Ini
 
&quot;Sinyal pemulihan tersebut merupakan momentum bagi bangkitnya industri pasar modal kita, baik dari sisi investor yang disediakan alternatif instrumen investasi di pasar modal dengan return yang lebih tinggi dari deposito, dan dari sisi issuer juga disediakan alternatif pembiayaan dari pasar modal dengan yield yang relatif rendah dibandingkan kredit perbankan,&quot; bebernya.
Lalu, sinergi kebijakan yang extraordinary, pre-emptive dan  akomodatif telah dikeluarkan untuk meredam pemburukan lebih lanjut dari  dampak pandemi ini.
&quot;Kebijakan Fiskal yang akomodatif telah dikeluarkan Pemerintah dalam  rangka penanganan pandemi covid-19, penyediaan bansos bagi masyarakat  dan juga stimulus percepatan pemulihan ekonomi nasional,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
