<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bansos Cair Bulan Ini, Cek 5 Faktanya</title><description>Pemerintah memastikan akan kembali menyalurkan bantuan sosial pada tahun ini.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/04/320/2338105/bansos-cair-bulan-ini-cek-5-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/04/320/2338105/bansos-cair-bulan-ini-cek-5-faktanya"/><item><title>Bansos Cair Bulan Ini, Cek 5 Faktanya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/04/320/2338105/bansos-cair-bulan-ini-cek-5-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/04/320/2338105/bansos-cair-bulan-ini-cek-5-faktanya</guid><pubDate>Senin 04 Januari 2021 06:27 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/03/320/2338105/bansos-cair-bulan-ini-cek-5-faktanya-EBDZAEL861.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/03/320/2338105/bansos-cair-bulan-ini-cek-5-faktanya-EBDZAEL861.jpg</image><title>Rupiah (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah memastikan akan kembali menyalurkan bantuan sosial pada tahun ini. Penyaluran bansos ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat yang terkena dampak dari pandemi covid-19.


Ada beberapa bansos yang akan cair dan langsung diberikan tunai ke penerima. Nantinya, bansos itu akan dicairkan pada awal Januari 2021.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Siap-Siap, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12 Segera Dibuka 
Ada sejumlah fakta menarik dari penyaluran bansos di tahun 2021 ini. Berikut beberapa fakta menarik dari penyaluran bansos di 2021 yang dirangkum Okezone, Senin (4/1/2021).


 
1. Bansos Sembako Jadi BLT Diantar Langsung ke Penerima


Pemerintah mengubah bantuan sosial (bansos) untuk warga Jabodetabek dari sembako menjadi uang tunai sebesar Rp300.000 perbulan. Bantuan khusus penanganan Covid-19 ini akan diberikan mulai Januari hingga April 2021 dan akan disalurkan lewat PT Pos ke rumah penerima.
Baca juga: 5 Fakta Bansos 2021, Siap-Siap Disalurkan Awal Januari
&quot;Untuk wilayah Jabodetabek yang tahun ini menggunakan skema sembako, akan diubah menjadi bantuan langsung tunai yang nanti akan diantar oleh tenaga dari PT Pos ke rumah, jadi enggak perlu datang ke kantor pos, takut kerumunan,&quot; ucap Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy.


 
2. Cair Awal Januari 2021
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan pihaknya akan meneruskan tiga program bansos, yakni Kartu Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bansos Tunai (BST). Nantinya, ketiga bansos tersebut akan dicairkan pada awal Januari 2021.


&quot;Sesuai dengan instruksi Bapak Presiden, minggu pertama bulan Januari bantuan ini sudah bisa diberikan kepada penerima manfaat (KPM),&amp;rdquo; kata Risma dalam keterangan tertulis.3. Ada 3 Jenis Bansos yang Cair
Ada 3 jenis bansos yang  akan dicaikan awal Januari 2020. Pertama, program Kartu Sembako/BPNT  akan menjangkau 18,8 juta KPM dengan indeks Rp200 ribu/bulan/KPM, salur  Januari-Desember 2021.


Kedua, Bansos Tunai (BST) tahun 2021 menjangkau 10 juta KPM di  seluruh Indonesia, termasuk Jabodetabek. Penyalurnya adalah PT. Pos  dengan indeks bantuan Rp300 ribu/KPM selama 4 bulan yaitu Januari,  Februari, Maret, dan April.


Ketiga, bansos PKH tahun 2021 ada 10 juta penerima manfaat dan  penyalurnya adalah Bank Himbara. Penerima manfaat harus memenuhi  komponen di antaranya ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah,  penyandang disabilitas, dan lanjut usia.

 
4. Anggaran Bansos
Program pangan non tunai atau  program sembako dianggarkan Rp42,5 triliun dengan sasaran 18,8 juta  keluarga. Bantuan diberikan Rp200 ribu per bulan per keluarga. Bantuan  ini pun disalurkan mulai Januari hingga Desember.


Bantuan Sosial Tunai (BST) dianggarkan Rp12 triliun dengan sasaran 10  juta keluarga. Bantuan ini diberikan sebesar Rp300 ribu per keluarga.


Program Keluarga Harapan dianggarkan Rp28,7 triliun untuk diberikan  kepada 10 juta keluarga. Program ini disalurkan dalam empat tahap,  Januari, April, Juli dan Oktober melalui Bank Himbara.


 
5. Larangan Bansos Dibelikan Rokok
Risma  menegaskan, larangan membeli rokok memakai uang bansos merupakan  instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pemerintah akan  bersikap tegas jika terjadi penyalagunaan pembelanjaan uang bansos.


&quot;Kami akan bicarakan kalau itu terjadi, maka kami akan melakukan  evaluasi untuk penerima bantuan. Karena sekali lagi, jangan sampai  penerima bantuan ini untuk kesehatan namun kemudian ada masalah karena  digunakan untuk rokok,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah memastikan akan kembali menyalurkan bantuan sosial pada tahun ini. Penyaluran bansos ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat yang terkena dampak dari pandemi covid-19.


Ada beberapa bansos yang akan cair dan langsung diberikan tunai ke penerima. Nantinya, bansos itu akan dicairkan pada awal Januari 2021.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Siap-Siap, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12 Segera Dibuka 
Ada sejumlah fakta menarik dari penyaluran bansos di tahun 2021 ini. Berikut beberapa fakta menarik dari penyaluran bansos di 2021 yang dirangkum Okezone, Senin (4/1/2021).


 
1. Bansos Sembako Jadi BLT Diantar Langsung ke Penerima


Pemerintah mengubah bantuan sosial (bansos) untuk warga Jabodetabek dari sembako menjadi uang tunai sebesar Rp300.000 perbulan. Bantuan khusus penanganan Covid-19 ini akan diberikan mulai Januari hingga April 2021 dan akan disalurkan lewat PT Pos ke rumah penerima.
Baca juga: 5 Fakta Bansos 2021, Siap-Siap Disalurkan Awal Januari
&quot;Untuk wilayah Jabodetabek yang tahun ini menggunakan skema sembako, akan diubah menjadi bantuan langsung tunai yang nanti akan diantar oleh tenaga dari PT Pos ke rumah, jadi enggak perlu datang ke kantor pos, takut kerumunan,&quot; ucap Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy.


 
2. Cair Awal Januari 2021
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan pihaknya akan meneruskan tiga program bansos, yakni Kartu Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bansos Tunai (BST). Nantinya, ketiga bansos tersebut akan dicairkan pada awal Januari 2021.


&quot;Sesuai dengan instruksi Bapak Presiden, minggu pertama bulan Januari bantuan ini sudah bisa diberikan kepada penerima manfaat (KPM),&amp;rdquo; kata Risma dalam keterangan tertulis.3. Ada 3 Jenis Bansos yang Cair
Ada 3 jenis bansos yang  akan dicaikan awal Januari 2020. Pertama, program Kartu Sembako/BPNT  akan menjangkau 18,8 juta KPM dengan indeks Rp200 ribu/bulan/KPM, salur  Januari-Desember 2021.


Kedua, Bansos Tunai (BST) tahun 2021 menjangkau 10 juta KPM di  seluruh Indonesia, termasuk Jabodetabek. Penyalurnya adalah PT. Pos  dengan indeks bantuan Rp300 ribu/KPM selama 4 bulan yaitu Januari,  Februari, Maret, dan April.


Ketiga, bansos PKH tahun 2021 ada 10 juta penerima manfaat dan  penyalurnya adalah Bank Himbara. Penerima manfaat harus memenuhi  komponen di antaranya ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah,  penyandang disabilitas, dan lanjut usia.

 
4. Anggaran Bansos
Program pangan non tunai atau  program sembako dianggarkan Rp42,5 triliun dengan sasaran 18,8 juta  keluarga. Bantuan diberikan Rp200 ribu per bulan per keluarga. Bantuan  ini pun disalurkan mulai Januari hingga Desember.


Bantuan Sosial Tunai (BST) dianggarkan Rp12 triliun dengan sasaran 10  juta keluarga. Bantuan ini diberikan sebesar Rp300 ribu per keluarga.


Program Keluarga Harapan dianggarkan Rp28,7 triliun untuk diberikan  kepada 10 juta keluarga. Program ini disalurkan dalam empat tahap,  Januari, April, Juli dan Oktober melalui Bank Himbara.


 
5. Larangan Bansos Dibelikan Rokok
Risma  menegaskan, larangan membeli rokok memakai uang bansos merupakan  instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pemerintah akan  bersikap tegas jika terjadi penyalagunaan pembelanjaan uang bansos.


&quot;Kami akan bicarakan kalau itu terjadi, maka kami akan melakukan  evaluasi untuk penerima bantuan. Karena sekali lagi, jangan sampai  penerima bantuan ini untuk kesehatan namun kemudian ada masalah karena  digunakan untuk rokok,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
