<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPS: Inflasi Tahun 2020 Terendah sejak 2014, Ini Biang Keladinya</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi selama 2020 sebesar 1,68% secara tahunan (year on year/yoy).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/04/320/2338477/bps-inflasi-tahun-2020-terendah-sejak-2014-ini-biang-keladinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/04/320/2338477/bps-inflasi-tahun-2020-terendah-sejak-2014-ini-biang-keladinya"/><item><title>BPS: Inflasi Tahun 2020 Terendah sejak 2014, Ini Biang Keladinya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/04/320/2338477/bps-inflasi-tahun-2020-terendah-sejak-2014-ini-biang-keladinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/04/320/2338477/bps-inflasi-tahun-2020-terendah-sejak-2014-ini-biang-keladinya</guid><pubDate>Senin 04 Januari 2021 13:21 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/04/320/2338477/bps-inflasi-tahun-2020-terendah-sejak-2014-ini-biang-keladinya-R0lDw6Ikbi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inflasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/04/320/2338477/bps-inflasi-tahun-2020-terendah-sejak-2014-ini-biang-keladinya-R0lDw6Ikbi.jpg</image><title>Inflasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi selama 2020 sebesar 1,68% secara tahunan (year on year/yoy). Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto mengatakan laju ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun 2019 yang sebesar 2,72% (yoy) serta lebih rendah sejak 2014.

&quot;Untuk year on year 1,68%, tapi kalau kita bandingkan hanya sampai sampai 2014 ini menunjukkan inflasi yang terendah,&quot; ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto dalam konferensi pers virtual, Senin (4/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;BPS: Inflasi Desember 0,45%, Sepanjang 2020 Capai 1,68%&amp;nbsp;
Dia mengungkapkan inflasi lebih disebabkan oleh makanan, minuman, dan tembakau yang memiliki andil 0,91% terhadap inflasi secara tahunan. Disusul oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan andil 0,35%.

Sementara kelompok transportasi justru memiliki andil deflasi 0,11% ke inflasi umum secara tahunan. Begitu juga kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan yang memiliki andil deflasi 0,02%.

Selain itu, komponen bergejolak mengalami inflasi 3,62% dan andilnya ke inflasi tahunan sebesar 0,59%.

&quot;Secara umum, inflasi inti selama 2020 hanya 1,6% dengan andil terhadap inflasi secara keseluruhan sebesar 1,05% . Sementara harga diatur pemerintah mengalami inflasi 0,25% dan andilnya 0,04%,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi selama 2020 sebesar 1,68% secara tahunan (year on year/yoy). Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto mengatakan laju ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun 2019 yang sebesar 2,72% (yoy) serta lebih rendah sejak 2014.

&quot;Untuk year on year 1,68%, tapi kalau kita bandingkan hanya sampai sampai 2014 ini menunjukkan inflasi yang terendah,&quot; ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto dalam konferensi pers virtual, Senin (4/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;BPS: Inflasi Desember 0,45%, Sepanjang 2020 Capai 1,68%&amp;nbsp;
Dia mengungkapkan inflasi lebih disebabkan oleh makanan, minuman, dan tembakau yang memiliki andil 0,91% terhadap inflasi secara tahunan. Disusul oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan andil 0,35%.

Sementara kelompok transportasi justru memiliki andil deflasi 0,11% ke inflasi umum secara tahunan. Begitu juga kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan yang memiliki andil deflasi 0,02%.

Selain itu, komponen bergejolak mengalami inflasi 3,62% dan andilnya ke inflasi tahunan sebesar 0,59%.

&quot;Secara umum, inflasi inti selama 2020 hanya 1,6% dengan andil terhadap inflasi secara keseluruhan sebesar 1,05% . Sementara harga diatur pemerintah mengalami inflasi 0,25% dan andilnya 0,04%,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
