<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Tempe dan Tahu Naik Kerek Inflasi Desember 2020</title><description>BPS mencatat kenaikan harga kedelai impor memberikan kontribusi pada inflasi tahu dan tempe pada Desember 2020</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/04/320/2338518/harga-tempe-dan-tahu-naik-kerek-inflasi-desember-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/04/320/2338518/harga-tempe-dan-tahu-naik-kerek-inflasi-desember-2020"/><item><title>Harga Tempe dan Tahu Naik Kerek Inflasi Desember 2020</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/04/320/2338518/harga-tempe-dan-tahu-naik-kerek-inflasi-desember-2020</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/04/320/2338518/harga-tempe-dan-tahu-naik-kerek-inflasi-desember-2020</guid><pubDate>Senin 04 Januari 2021 14:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/04/320/2338518/harga-tempe-dan-tahu-naik-kerek-inflasi-desember-2020-u7pDPG766y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Kedelai Impor Naik, Produsen Tempe dan Tahu Mogok. (Foto: Okezone.com).</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/04/320/2338518/harga-tempe-dan-tahu-naik-kerek-inflasi-desember-2020-u7pDPG766y.jpg</image><title>Harga Kedelai Impor Naik, Produsen Tempe dan Tahu Mogok. (Foto: Okezone.com).</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan harga kedelai impor memberikan kontribusi pada inflasi tahu dan tempe pada Desember 2020.
Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan, masing-masing mengalami inflasi 0,06% dan 0,05% secara bulanan (month to month/mtm).
Baca Juga:&amp;nbsp;BPS: Inflasi Tahun 2020 Terendah sejak 2014, Ini Biang Keladinya
&quot;Memang ada kenaikan harga, tapi andilnya tidak besar. Cuman ada penyesuaian harga,&quot; ujar Setianto dalam video virtual, Senin (4/1/2021).
Selanjutnya, makanan, minuman dan tembakau mengalami inflasi 0,91% dengan sumbangan hingga 3,63% terhadap inflasi 2020 yang sebesar 1,68% . Cabai merah menjadi kontributor terbesar terhadap inflasi bulan lalu dengan andil 0,12%.
Baca Juga:&amp;nbsp;BPS: Inflasi Desember 0,45%, Sepanjang 2020 Capai 1,68%
&quot;Sementara itu, telur ayam ras dan cabai rawit memberikan sumbangan masing-masing 0,06% dan 0,05%,&quot; bebernya.
Penyumbang terbesar kedua adalah sektor transportasi dengan andil 0,06% dan inflasi 0,46% pada bulan lalu. Setianto menuturkan, utamanya disebabkan oleh kenaikan harga angkutan udara dengan andil 0,05% terhadap inflasi Desember.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOS8xLzEyNjY0Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Di sisi lain, komponen perawatan pribadi dan jasa lainnya justru mengalami deflasi pada Desember, yakni 0,29% dengan andil 0,02% .
&quot;Ini adalah akibat dari penurunan harga emas perhiasan,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan harga kedelai impor memberikan kontribusi pada inflasi tahu dan tempe pada Desember 2020.
Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan, masing-masing mengalami inflasi 0,06% dan 0,05% secara bulanan (month to month/mtm).
Baca Juga:&amp;nbsp;BPS: Inflasi Tahun 2020 Terendah sejak 2014, Ini Biang Keladinya
&quot;Memang ada kenaikan harga, tapi andilnya tidak besar. Cuman ada penyesuaian harga,&quot; ujar Setianto dalam video virtual, Senin (4/1/2021).
Selanjutnya, makanan, minuman dan tembakau mengalami inflasi 0,91% dengan sumbangan hingga 3,63% terhadap inflasi 2020 yang sebesar 1,68% . Cabai merah menjadi kontributor terbesar terhadap inflasi bulan lalu dengan andil 0,12%.
Baca Juga:&amp;nbsp;BPS: Inflasi Desember 0,45%, Sepanjang 2020 Capai 1,68%
&quot;Sementara itu, telur ayam ras dan cabai rawit memberikan sumbangan masing-masing 0,06% dan 0,05%,&quot; bebernya.
Penyumbang terbesar kedua adalah sektor transportasi dengan andil 0,06% dan inflasi 0,46% pada bulan lalu. Setianto menuturkan, utamanya disebabkan oleh kenaikan harga angkutan udara dengan andil 0,05% terhadap inflasi Desember.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOS8xLzEyNjY0Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Di sisi lain, komponen perawatan pribadi dan jasa lainnya justru mengalami deflasi pada Desember, yakni 0,29% dengan andil 0,02% .
&quot;Ini adalah akibat dari penurunan harga emas perhiasan,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
