<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Lagi Berbaik Hati, Anggaran BLT Subsidi Gaji Bakal Ditambah</title><description>Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana memberikan tambahan anggaran BLT subisidi gaji.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/04/320/2338699/sri-mulyani-lagi-berbaik-hati-anggaran-blt-subsidi-gaji-bakal-ditambah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/04/320/2338699/sri-mulyani-lagi-berbaik-hati-anggaran-blt-subsidi-gaji-bakal-ditambah"/><item><title>Sri Mulyani Lagi Berbaik Hati, Anggaran BLT Subsidi Gaji Bakal Ditambah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/04/320/2338699/sri-mulyani-lagi-berbaik-hati-anggaran-blt-subsidi-gaji-bakal-ditambah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/04/320/2338699/sri-mulyani-lagi-berbaik-hati-anggaran-blt-subsidi-gaji-bakal-ditambah</guid><pubDate>Senin 04 Januari 2021 17:22 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/04/320/2338699/sri-mulyani-lagi-berbaik-hati-anggaran-blt-subsidi-gaji-bakal-ditambah-W8iJVWu65M.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/04/320/2338699/sri-mulyani-lagi-berbaik-hati-anggaran-blt-subsidi-gaji-bakal-ditambah-W8iJVWu65M.jpg</image><title>Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana memberikan tambahan anggaran BLT subisidi gaji. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan tambahan anggaran ini untuk membantu masyarakat yang terdampak vaksin Covid-19

Sebagai informasi, Kementerian Ketenagakerjaan akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memberikan tenggat waktu penyaluran hingga akhir Januari 2021.

&quot;Kita akan memberikan tambahan anggaran subsidi gaji di bawah 5 juta dan kita memberikan kemudahan bagi UMKM,&quot; ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (4/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Kekerasan Rumah Tangga Meningkat, Sri Mulyani Berikan Duit untuk Emak-Emak&amp;nbsp;
Lanjutnya, adanya program pemulihan ekonomi nasional (PEN) itu, terdapat enam fokus bidang yaitu kesehatan dengan anggaran Rp97,26 triliun, perlindungan sosial Rp234,33 triliun sektoral K/L dan Pemda Rp65,97 triliun, UMKM Rp114,81 triliun, pembiayaan korporasi Rp62,22 triliun, dan insentif usaha Rp120,6 triliun.


Menurutnya, program PEN tersebut telah mampu membuat perekonomian menjadi lebih baik yang dibuktikan dengan terjadinya momentum pembalikan pertumbuhan di beberapa sektor.

&quot;Anggaran ini untuk memulihkan ekonomi Indonesia. Karena efek Covid-19 ini menekan ekonomi,&quot; jelasnya

Dia berharap program pemulihan ekonomi nasional (PEN) terhadap kesejahteraan masyarakat maupun keberlangsungan perekonomian.

&amp;ldquo;Tentu dalam hal ini kami akan melihat apakah efektivitas dari program ini betul-betul mencapai kepada masyarakat atau perekonomian,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana memberikan tambahan anggaran BLT subisidi gaji. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan tambahan anggaran ini untuk membantu masyarakat yang terdampak vaksin Covid-19

Sebagai informasi, Kementerian Ketenagakerjaan akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memberikan tenggat waktu penyaluran hingga akhir Januari 2021.

&quot;Kita akan memberikan tambahan anggaran subsidi gaji di bawah 5 juta dan kita memberikan kemudahan bagi UMKM,&quot; ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (4/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Kekerasan Rumah Tangga Meningkat, Sri Mulyani Berikan Duit untuk Emak-Emak&amp;nbsp;
Lanjutnya, adanya program pemulihan ekonomi nasional (PEN) itu, terdapat enam fokus bidang yaitu kesehatan dengan anggaran Rp97,26 triliun, perlindungan sosial Rp234,33 triliun sektoral K/L dan Pemda Rp65,97 triliun, UMKM Rp114,81 triliun, pembiayaan korporasi Rp62,22 triliun, dan insentif usaha Rp120,6 triliun.


Menurutnya, program PEN tersebut telah mampu membuat perekonomian menjadi lebih baik yang dibuktikan dengan terjadinya momentum pembalikan pertumbuhan di beberapa sektor.

&quot;Anggaran ini untuk memulihkan ekonomi Indonesia. Karena efek Covid-19 ini menekan ekonomi,&quot; jelasnya

Dia berharap program pemulihan ekonomi nasional (PEN) terhadap kesejahteraan masyarakat maupun keberlangsungan perekonomian.

&amp;ldquo;Tentu dalam hal ini kami akan melihat apakah efektivitas dari program ini betul-betul mencapai kepada masyarakat atau perekonomian,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
