<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Adhi Karya Raup Pembayaran Proyek LRT Rp13,3 Triliun</title><description>Pemerintah menggelontorkan anggaran tambahan kepada PT Adhi Karya Tbk (ADHI) untuk mendanai proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/05/278/2339180/adhi-karya-raup-pembayaran-proyek-lrt-rp13-3-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/05/278/2339180/adhi-karya-raup-pembayaran-proyek-lrt-rp13-3-triliun"/><item><title>Adhi Karya Raup Pembayaran Proyek LRT Rp13,3 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/05/278/2339180/adhi-karya-raup-pembayaran-proyek-lrt-rp13-3-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/05/278/2339180/adhi-karya-raup-pembayaran-proyek-lrt-rp13-3-triliun</guid><pubDate>Selasa 05 Januari 2021 14:16 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/05/278/2339180/adhi-karya-raup-pembayaran-proyek-lrt-rp13-3-triliun-spUO6O5I6l.jpg" expression="full" type="image/jpeg">LRT (Foto: Rina Anggraeni/Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/05/278/2339180/adhi-karya-raup-pembayaran-proyek-lrt-rp13-3-triliun-spUO6O5I6l.jpg</image><title>LRT (Foto: Rina Anggraeni/Sindonews)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menggelontorkan anggaran tambahan kepada PT Adhi Karya Tbk (ADHI) untuk mendanai proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. Per 30 Desember 2020 perseroan plat merah itu menerima dana sebesar Rp1,1 triliun termasuk pajak.


Corporate Secretary Adhi Karya Parwanto Noegroho mengatakan, emiten telah menerima pembayaran ketujuh proyek Light Rapid Transit (LRT) pada 30 Desember 2020 senilai Rp1,1 triliun termasuk pajak. Pembayaran itu diterima dari pemerintah melalui PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.
 
Baca juga: Adhi Karya Buka-bukaan Nasib IPO 2 Anak Usahanya
&amp;ldquo;Pembayaran ini dilakukan berdasarkan progres pekerjaan dari Januari 2020 sampai dengan Juni 2020,&amp;rdquo; ujar Parwanto dalam keterangan resmi dikutip Selasa (5/1/2021).


Dengan demikian, secara keseluruhan Adhi Karya telah menerima pembayaran atas pembangunan prasarana LRT Jabodetabek senilai Rp13,3 triliun,
 
&amp;nbsp;Baca juga: Harga Saham Dipelototi BEI, Ini Penjelasan Adhi Karya
Adapun, pengerjaan pembangunan LRT Jabodetabek tahap I mencapai 80,7 persen hingga 11 Desember 2020. Pengerjaan itu meliputi empat lintas layanan I Cawang-Cibubur yang telah mencapai 92,6 persen, lintas layanan Cawang-Kuningan-Dukuh Atas sebesar 77,7 persen. Selanjutnya, lintas pelayanan 3 Cawang-Bekasi Timur sebesar 88,9 persen, dan depo di Bekasi Timur 88,9 persen.Adhi Karya juga mendapatkan pembayaran kedua atas proyek Jalan Tol  Banda Aceh-Sigli dari PT Hutama Karya mencapai senilai Rp5 miliar.  Terkait proyek ini, perusahaan telah menerima pembayaran sebesar Rp2  triliun secara keseluruhan.

Hingga 25 November 2020, pembangunan Jalan Tol Banda Aceh-Sigli telah  selesai dikerjakan hingga 61,9 persen. Sampai dengan 25 November 2020,  progres pelaksanaan pembangunan Jalan Tol Banda Aceh-Sigli telah  mencapai 61,9 persen.

Perinciannya proses pengerjaan seksi 1 sepanjang 26,5 kilometer telah  selesai 30,3 persen, seksi 2 sepanjang 8,6 kilometer sebesar 62,3  persen, dan seksi 3 sepanjang 13,6 kilometer telah selesai hingga 99,3  persen.


Selanjutnya, seksi 5 sepanjang 7,6 kilometer telah selesai 24,2  persen dan seksi 6 sepanjang 3,9 kilometer selesai 47,6 persen.  Sementara Jalan Tol Banda Aceh-Sigli seksi 4 sepanjang 14 kilometer  telah selesai 100 persen.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menggelontorkan anggaran tambahan kepada PT Adhi Karya Tbk (ADHI) untuk mendanai proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. Per 30 Desember 2020 perseroan plat merah itu menerima dana sebesar Rp1,1 triliun termasuk pajak.


Corporate Secretary Adhi Karya Parwanto Noegroho mengatakan, emiten telah menerima pembayaran ketujuh proyek Light Rapid Transit (LRT) pada 30 Desember 2020 senilai Rp1,1 triliun termasuk pajak. Pembayaran itu diterima dari pemerintah melalui PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.
 
Baca juga: Adhi Karya Buka-bukaan Nasib IPO 2 Anak Usahanya
&amp;ldquo;Pembayaran ini dilakukan berdasarkan progres pekerjaan dari Januari 2020 sampai dengan Juni 2020,&amp;rdquo; ujar Parwanto dalam keterangan resmi dikutip Selasa (5/1/2021).


Dengan demikian, secara keseluruhan Adhi Karya telah menerima pembayaran atas pembangunan prasarana LRT Jabodetabek senilai Rp13,3 triliun,
 
&amp;nbsp;Baca juga: Harga Saham Dipelototi BEI, Ini Penjelasan Adhi Karya
Adapun, pengerjaan pembangunan LRT Jabodetabek tahap I mencapai 80,7 persen hingga 11 Desember 2020. Pengerjaan itu meliputi empat lintas layanan I Cawang-Cibubur yang telah mencapai 92,6 persen, lintas layanan Cawang-Kuningan-Dukuh Atas sebesar 77,7 persen. Selanjutnya, lintas pelayanan 3 Cawang-Bekasi Timur sebesar 88,9 persen, dan depo di Bekasi Timur 88,9 persen.Adhi Karya juga mendapatkan pembayaran kedua atas proyek Jalan Tol  Banda Aceh-Sigli dari PT Hutama Karya mencapai senilai Rp5 miliar.  Terkait proyek ini, perusahaan telah menerima pembayaran sebesar Rp2  triliun secara keseluruhan.

Hingga 25 November 2020, pembangunan Jalan Tol Banda Aceh-Sigli telah  selesai dikerjakan hingga 61,9 persen. Sampai dengan 25 November 2020,  progres pelaksanaan pembangunan Jalan Tol Banda Aceh-Sigli telah  mencapai 61,9 persen.

Perinciannya proses pengerjaan seksi 1 sepanjang 26,5 kilometer telah  selesai 30,3 persen, seksi 2 sepanjang 8,6 kilometer sebesar 62,3  persen, dan seksi 3 sepanjang 13,6 kilometer telah selesai hingga 99,3  persen.


Selanjutnya, seksi 5 sepanjang 7,6 kilometer telah selesai 24,2  persen dan seksi 6 sepanjang 3,9 kilometer selesai 47,6 persen.  Sementara Jalan Tol Banda Aceh-Sigli seksi 4 sepanjang 14 kilometer  telah selesai 100 persen.</content:encoded></item></channel></rss>
