<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gojek dan Tokopedia Dikabarkan Merger, KPPU Bilang Begini</title><description>Gojek dan Tokopedia dikabarkan telah mempertimbangkan potensi merger sejak 2018.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/05/320/2339450/gojek-dan-tokopedia-dikabarkan-merger-kppu-bilang-begini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/05/320/2339450/gojek-dan-tokopedia-dikabarkan-merger-kppu-bilang-begini"/><item><title>Gojek dan Tokopedia Dikabarkan Merger, KPPU Bilang Begini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/05/320/2339450/gojek-dan-tokopedia-dikabarkan-merger-kppu-bilang-begini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/05/320/2339450/gojek-dan-tokopedia-dikabarkan-merger-kppu-bilang-begini</guid><pubDate>Selasa 05 Januari 2021 19:53 WIB</pubDate><dc:creator>Hafid Fuad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/05/320/2339450/gojek-dan-tokopedia-dikabarkan-merger-kppu-bilang-begini-cVibMRRNmS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gojek (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/05/320/2339450/gojek-dan-tokopedia-dikabarkan-merger-kppu-bilang-begini-cVibMRRNmS.jpg</image><title>Gojek (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA -  Gojek dan Tokopedia dikabarkan telah mempertimbangkan potensi merger sejak 2018. Rencana ini dipercepat karena rencana merger lain antara Gojek dan Grab sedang macet.
Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kodrat Wibowo mengakui bila Gojek dan Tokopedia jelas sama-sama memiliki bidang usaha yang multisided market. Beberapa diantaranya berada dalam pasar yang relevan sama bidang utamanya yaitu market place.
Baca Juga: Gojek dan Tokopedia Bakal Merger, Berapa Nilai Valuasinya? 
 
&quot;Lalu soal apakah ada praktik monopoli? Kami harus melakukan penilaian terlebih dahulu apakah konsentrasi pasar di sektor marketplace akan berpotensi dimonopoli,&quot; ujar Kodrat saat dihubungi hari ini di Jakarta, Selasa (5/1/2021).
Dia menjelaskan walaupun untuk saat ini pihaknya belum mempunyai data hasil merger namun secara umum dia masih melihat pemain utamanya seperti Blanja.com, Blibli, Shopee, Lazada, dan lainnya cukup kompetitif. &quot;Mereka masih cukup punya posisi yang  bersaing satu sama lainnya,&quot; lanjutnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMi8yOC8xLzExODc3NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Bahkan dia juga mengingatkan secara diplomatis bila tim di KPPU siap kapanpun memberikan konsultasi pra-merger bila dibutuhkan Gojek dan Tokopedia. &quot;Tapi bila tidak ya kami tunggu notifikasi setelah merger terealisasi saja,&quot; jelasnya.
Dia mengatakan pada dasarnya KPPU melihat sebuah merger punya potensi melanggar aturan larangan praktik monopoli atau tidak tentu setelah melalui proses penilaian KPPU. &quot;Ini dilakukan setelah pihak bermerger melaksanakan kewajiban notifikasi pasca mereka merger,&quot; jelasnya.Sebelumnya ditulis Bloomberg, CEO Grab Anthony Tan terus menolak  tekanan dari Masayoshi Son dari SoftBank Group Corp. untuk menyerahkan  sebagian kendali dalam entitas gabungan dengan Gojek. Masayoshi kini  mendukung rencana merger Gojek dan Tokopedia.
Perlu diketahui baik Gojek maupun Tokopedia sudah memiliki investor  yang sama, termasuk Google, Temasek Holdings Pte, dan Sequoia Capital  India.</description><content:encoded>JAKARTA -  Gojek dan Tokopedia dikabarkan telah mempertimbangkan potensi merger sejak 2018. Rencana ini dipercepat karena rencana merger lain antara Gojek dan Grab sedang macet.
Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kodrat Wibowo mengakui bila Gojek dan Tokopedia jelas sama-sama memiliki bidang usaha yang multisided market. Beberapa diantaranya berada dalam pasar yang relevan sama bidang utamanya yaitu market place.
Baca Juga: Gojek dan Tokopedia Bakal Merger, Berapa Nilai Valuasinya? 
 
&quot;Lalu soal apakah ada praktik monopoli? Kami harus melakukan penilaian terlebih dahulu apakah konsentrasi pasar di sektor marketplace akan berpotensi dimonopoli,&quot; ujar Kodrat saat dihubungi hari ini di Jakarta, Selasa (5/1/2021).
Dia menjelaskan walaupun untuk saat ini pihaknya belum mempunyai data hasil merger namun secara umum dia masih melihat pemain utamanya seperti Blanja.com, Blibli, Shopee, Lazada, dan lainnya cukup kompetitif. &quot;Mereka masih cukup punya posisi yang  bersaing satu sama lainnya,&quot; lanjutnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMi8yOC8xLzExODc3NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Bahkan dia juga mengingatkan secara diplomatis bila tim di KPPU siap kapanpun memberikan konsultasi pra-merger bila dibutuhkan Gojek dan Tokopedia. &quot;Tapi bila tidak ya kami tunggu notifikasi setelah merger terealisasi saja,&quot; jelasnya.
Dia mengatakan pada dasarnya KPPU melihat sebuah merger punya potensi melanggar aturan larangan praktik monopoli atau tidak tentu setelah melalui proses penilaian KPPU. &quot;Ini dilakukan setelah pihak bermerger melaksanakan kewajiban notifikasi pasca mereka merger,&quot; jelasnya.Sebelumnya ditulis Bloomberg, CEO Grab Anthony Tan terus menolak  tekanan dari Masayoshi Son dari SoftBank Group Corp. untuk menyerahkan  sebagian kendali dalam entitas gabungan dengan Gojek. Masayoshi kini  mendukung rencana merger Gojek dan Tokopedia.
Perlu diketahui baik Gojek maupun Tokopedia sudah memiliki investor  yang sama, termasuk Google, Temasek Holdings Pte, dan Sequoia Capital  India.</content:encoded></item></channel></rss>
