<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KNKT Cek Bangkai Pesawat Diduga Milik AirAsia, Hasilnya?</title><description>KNKT Kementerian Perhubungan tengah menyelediki terkait temuan bangkai pesawat yang terdampar di Kotawaringin Barat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/05/320/2339460/knkt-cek-bangkai-pesawat-diduga-milik-airasia-hasilnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/05/320/2339460/knkt-cek-bangkai-pesawat-diduga-milik-airasia-hasilnya"/><item><title>KNKT Cek Bangkai Pesawat Diduga Milik AirAsia, Hasilnya?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/05/320/2339460/knkt-cek-bangkai-pesawat-diduga-milik-airasia-hasilnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/05/320/2339460/knkt-cek-bangkai-pesawat-diduga-milik-airasia-hasilnya</guid><pubDate>Selasa 05 Januari 2021 20:32 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/05/320/2339460/knkt-cek-bangkai-pesawat-diduga-milik-airasia-hasilnya-EczPL14bxU.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/05/320/2339460/knkt-cek-bangkai-pesawat-diduga-milik-airasia-hasilnya-EczPL14bxU.jpeg</image><title>Pesawat (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Kementerian Perhubungan tengah menyelediki terkait temuan bangkai pesawat yang terdampar di Kotawaringin Barat. Meskipun warga sekitar menduga jika bangkai pesawat yang terdampar tersebut merupakan bangkai pesawat milik AirAsia yang jatuh pada jatuh di perairan Teluk Desa Ranggau pada 28 Desember 2014 lalu.
Ketua Komite Nasional Keselamaan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengirimkan tim ke lapangan untuk mengecek temuan bangkai pesawat tersebut. Meskipun hingga saat ini dirinya masih belum bisa memastikan apakah bangkai pesawat tersebut milik AirAsia atau bukan.
Baca Juga: Tony Fernandes Jual 32,7% Saham AirAsia, Ini Pembelinya
 
&amp;ldquo;Team sedang di lapangan, belum bisa dihubungi,&amp;rdquo; ujarnya saat dihubungi MNC Portal, Selasa (5/1/2021).
Sebelumnya, Kepala Humas Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Indrianto mengatakan, pihaknya akan mengecek mengenai video yang beredar terkait penemuan bangkai pesawat yang diduga milik AirAsia tersebut. Namun hingga saat ini, pihaknya masih belum mengetahui informasi terkait hal tersebut dari maskapai yang bersangkutan.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNS8xMi8wMi8yMi82NjMwMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Kalau misalnya ada berita-berita itu kirimkan ke saya nanti saya cek, nanti konfirmasi dengan ketua KNKT. Saya belum tahu karena di direktorat KNKT belum ada pembicaraan,&amp;rdquo; ucapnya.
Menurut Indrianto, pihaknya akan mengkonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak maskapai. Jika pihak maskapai membenarkan, maka pihaknya akan meminta dua alat bukti yang ada di pesawat.
Kedua alat bukti yang dimaksud adalah Flight Data Recorder (FDR) dan  Cockpit Voice Recorder (CVR). Nantinya alat bukti tersebut diminta untuk  dilakukan untuk mencari tahu penyebab terjadinha kecelakaan pesawat.
&amp;ldquo;Biasanya kalau misalnya pihak maskapai itu kan akan mengecek dulu  kalau maskapai ngecek benar, KNKT akan mengambil blackbox, CVR dan FDR  itu untuk diteliti penyebab terjadi kecelakan pesawat. Jadi KNKT hanya  mengambil bukti CVR dan FDR-nya. Tapi dikonfirmasi ke pihak pesawatnya  dulu apakah itu pesawatnya atau bukan,&amp;rdquo; jelasnya.
Sementara itu, diberitakan sebelumnya warga Dusun Teluk Ranggau, Desa  Sungai Cabang, Kelurahan Kumai Sebarang, Kecamatan Kumai, Kabupaten  Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng digegerkan atas temuan sebuah benda  besar yang mirip bangkai pesawat terbang.
Video durasi 42 detik temuan benda besar yang duga bangkai pesawat  terbang itu diposting salah seorang warga Dusun Teluk Ranggau dilaman  Facebooknya @andi andisukandi, pada ada Senin, 4 Januari 2020. sekitar  pukul 16.00 WIB dengan caption &amp;ldquo;Kurang tau pasti ini apa .untuk dugaan  sementara ini body pesawat .posisi di selat /telok ranggau&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Saya awalnya melihat postingan di Facebook milik Andi  warga Dusun  Teluk Ranggau pada Senin siang. Kebetulan istri saya orang sana juga.  Karena di sana tidak ada sinyal bisa jadi temuan itu kemarin (Minggu)  atau Sabtu,&amp;rdquo; ujar seorang pemandu wisata yang tergabung dalam Himpunan  Pramuwisata Indonesia (HPI) Yusuf kepada MNC Media, Senin lalu.
Jika dilihat dari rekaman video tersebut, panjang benda tersebut  diperkirakam sekitar 9 meter dengan diameter 6 meter. Benda berbentuk  separo tabung besar dan diujungnya ada benda mirip tabung ukuran kecil.  Benda tersebut mirip dengan bangkai pesawat dibagain belakang.
&amp;ldquo;Ya benda itu terdampar di pantai, terbawa ombak besar. Bisa jadi ini  sisa bangkai pesawat Air Asia yany jatuh di perairan Teluk Desa Ranggau  pada 28 Desember 2014 lalu. Tapi nanti pihak yang berwenang yang bisa  menjawab apa benda ini. Pihak warga setempat sudah melapor ke polisi,  dan pihak berwenang lainnya,&amp;rdquo; ujar Yusuf.Terpisah, Kepala UPT KSOP Kumai, Wahyu Prihanto yang juga mantan KNKT   ex. KA. Sub Bagian Investigasi  KNKT saat dikonfirmasi MNC Media   mengatakan, berawal dari postingan di FB @andi andisukandi terkait video   temuan benda mirip serpihan pesawat. &amp;ldquo;Info awal dari postingan warga   setempat. Lokasi sangat jauh dan butuh waktu untuk ke sana guna mengecek   itu benda apa,&amp;rdquo; ujar Wahyu.
Dia melanjutkan, dugaan kuat benda tersebut memang serpihan pesawat   jika dilihat dari video yang sudah beredar. &amp;ldquo;Namun untuk memastikan   harus langsung melihat sendiri. Dalam kasus ini saya sudah langsung   melapor ke KNKT Pusat untuk proses penyelidikan lebih lanjut.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Yang jelas nanti saya sendiri yang akan ke sana untuk mengecek benda   tersebut. Namun menunggu cuaca membaik. Karena saat ini cuaca  di TKP   sedang buruk,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Kementerian Perhubungan tengah menyelediki terkait temuan bangkai pesawat yang terdampar di Kotawaringin Barat. Meskipun warga sekitar menduga jika bangkai pesawat yang terdampar tersebut merupakan bangkai pesawat milik AirAsia yang jatuh pada jatuh di perairan Teluk Desa Ranggau pada 28 Desember 2014 lalu.
Ketua Komite Nasional Keselamaan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengirimkan tim ke lapangan untuk mengecek temuan bangkai pesawat tersebut. Meskipun hingga saat ini dirinya masih belum bisa memastikan apakah bangkai pesawat tersebut milik AirAsia atau bukan.
Baca Juga: Tony Fernandes Jual 32,7% Saham AirAsia, Ini Pembelinya
 
&amp;ldquo;Team sedang di lapangan, belum bisa dihubungi,&amp;rdquo; ujarnya saat dihubungi MNC Portal, Selasa (5/1/2021).
Sebelumnya, Kepala Humas Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Indrianto mengatakan, pihaknya akan mengecek mengenai video yang beredar terkait penemuan bangkai pesawat yang diduga milik AirAsia tersebut. Namun hingga saat ini, pihaknya masih belum mengetahui informasi terkait hal tersebut dari maskapai yang bersangkutan.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNS8xMi8wMi8yMi82NjMwMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Kalau misalnya ada berita-berita itu kirimkan ke saya nanti saya cek, nanti konfirmasi dengan ketua KNKT. Saya belum tahu karena di direktorat KNKT belum ada pembicaraan,&amp;rdquo; ucapnya.
Menurut Indrianto, pihaknya akan mengkonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak maskapai. Jika pihak maskapai membenarkan, maka pihaknya akan meminta dua alat bukti yang ada di pesawat.
Kedua alat bukti yang dimaksud adalah Flight Data Recorder (FDR) dan  Cockpit Voice Recorder (CVR). Nantinya alat bukti tersebut diminta untuk  dilakukan untuk mencari tahu penyebab terjadinha kecelakaan pesawat.
&amp;ldquo;Biasanya kalau misalnya pihak maskapai itu kan akan mengecek dulu  kalau maskapai ngecek benar, KNKT akan mengambil blackbox, CVR dan FDR  itu untuk diteliti penyebab terjadi kecelakan pesawat. Jadi KNKT hanya  mengambil bukti CVR dan FDR-nya. Tapi dikonfirmasi ke pihak pesawatnya  dulu apakah itu pesawatnya atau bukan,&amp;rdquo; jelasnya.
Sementara itu, diberitakan sebelumnya warga Dusun Teluk Ranggau, Desa  Sungai Cabang, Kelurahan Kumai Sebarang, Kecamatan Kumai, Kabupaten  Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng digegerkan atas temuan sebuah benda  besar yang mirip bangkai pesawat terbang.
Video durasi 42 detik temuan benda besar yang duga bangkai pesawat  terbang itu diposting salah seorang warga Dusun Teluk Ranggau dilaman  Facebooknya @andi andisukandi, pada ada Senin, 4 Januari 2020. sekitar  pukul 16.00 WIB dengan caption &amp;ldquo;Kurang tau pasti ini apa .untuk dugaan  sementara ini body pesawat .posisi di selat /telok ranggau&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Saya awalnya melihat postingan di Facebook milik Andi  warga Dusun  Teluk Ranggau pada Senin siang. Kebetulan istri saya orang sana juga.  Karena di sana tidak ada sinyal bisa jadi temuan itu kemarin (Minggu)  atau Sabtu,&amp;rdquo; ujar seorang pemandu wisata yang tergabung dalam Himpunan  Pramuwisata Indonesia (HPI) Yusuf kepada MNC Media, Senin lalu.
Jika dilihat dari rekaman video tersebut, panjang benda tersebut  diperkirakam sekitar 9 meter dengan diameter 6 meter. Benda berbentuk  separo tabung besar dan diujungnya ada benda mirip tabung ukuran kecil.  Benda tersebut mirip dengan bangkai pesawat dibagain belakang.
&amp;ldquo;Ya benda itu terdampar di pantai, terbawa ombak besar. Bisa jadi ini  sisa bangkai pesawat Air Asia yany jatuh di perairan Teluk Desa Ranggau  pada 28 Desember 2014 lalu. Tapi nanti pihak yang berwenang yang bisa  menjawab apa benda ini. Pihak warga setempat sudah melapor ke polisi,  dan pihak berwenang lainnya,&amp;rdquo; ujar Yusuf.Terpisah, Kepala UPT KSOP Kumai, Wahyu Prihanto yang juga mantan KNKT   ex. KA. Sub Bagian Investigasi  KNKT saat dikonfirmasi MNC Media   mengatakan, berawal dari postingan di FB @andi andisukandi terkait video   temuan benda mirip serpihan pesawat. &amp;ldquo;Info awal dari postingan warga   setempat. Lokasi sangat jauh dan butuh waktu untuk ke sana guna mengecek   itu benda apa,&amp;rdquo; ujar Wahyu.
Dia melanjutkan, dugaan kuat benda tersebut memang serpihan pesawat   jika dilihat dari video yang sudah beredar. &amp;ldquo;Namun untuk memastikan   harus langsung melihat sendiri. Dalam kasus ini saya sudah langsung   melapor ke KNKT Pusat untuk proses penyelidikan lebih lanjut.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Yang jelas nanti saya sendiri yang akan ke sana untuk mengecek benda   tersebut. Namun menunggu cuaca membaik. Karena saat ini cuaca  di TKP   sedang buruk,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
