<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Tol Baru Mulai Dibangun, Ini Daftarnya</title><description>Pada awal tahun 2021, dua ruas tol baru segera dimulai pembangunannya yakni Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/05/320/2339482/2-tol-baru-mulai-dibangun-ini-daftarnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/05/320/2339482/2-tol-baru-mulai-dibangun-ini-daftarnya"/><item><title>2 Tol Baru Mulai Dibangun, Ini Daftarnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/05/320/2339482/2-tol-baru-mulai-dibangun-ini-daftarnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/05/320/2339482/2-tol-baru-mulai-dibangun-ini-daftarnya</guid><pubDate>Selasa 05 Januari 2021 21:16 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/05/320/2339482/2-tol-baru-mulai-dibangun-ini-daftarnya-XXXdxbuPoe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan Tol (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/05/320/2339482/2-tol-baru-mulai-dibangun-ini-daftarnya-XXXdxbuPoe.jpg</image><title>Jalan Tol (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp; Pada awal tahun 2021, dua ruas tol baru segera dimulai pembangunannya yakni Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) Seksi 6B dan Jalan Tol Ancol Timur&amp;ndash;Pluit (Elevated). Dimulainya pembangunan dua ruas tol tersebut ditandai dengan penandatanganan kontrak pekerjaan pembangunan yang disaksikan langsung oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian dan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit secara virtual.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam sambutannya mengatakan, dua kontrak pembangunan ruas tol ini sangat krusial dan kehadirannya sudah ditunggu masyarakat.
Baca Juga: Arus Balik Nataru, 144.550 Kendaraan Menuju Jakarta
 
&amp;ldquo;Khusus Tol Cisumdawu, penyelesaiannya menjadi prioritas Presiden Joko Widodo. Saya berharap dengan penandatanganan kontrak ini, Tol Cisumdawu dapat dioperasikan pada 2021 sebagai dukungan agar Bandara Kertajati dapat beroperasi penuh, dengan mengurangi waktu tempuh Bandung ke Bandara Kertajati menjadi kurang dari 1 jam,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki dalam keterangan resminya, Selasa (5/1/2021).
Untuk itu Menteri Basuki menginstruksikan kepada pihak kontraktor pelaksana untuk segera memulai pekerjaan lapangan sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). &amp;ldquo;Untuk kontraktor PT. Brantas Abipraya (Persero) yang bekerja sama dengan PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mengelola jalan tol ruas Cisumdawu harus langsung bekerja dan dalam dua minggu ke depan saya akan memantau progresnya di lapangan,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga: Tarif Tol Naik Bisa Merugikan Ekonomi, Kok Bisa?
 
Kepala BPJT Danang Parikesit menyatakan, dengan telah dilakukannya penandatanganan kontrak pada masing-masing ruas jalan tol ini, maka diharapkan sinergi antara swasta dan BUMN dapat berkontribusi positif dan pembangunan infrastruktur jalan tol dapat berjalan dengan baik sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Penandatanganan kontrak ruas tol Cisumdawu Seksi 6B dilakukan oleh Direktur Utama PT CKJT Jusuf Hamka bersama dengan General Manager Divisi 3 PT Brantas Abipraya (Persero) Dody Perbawanto. PT CKJT merupakan anak usaha PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) Group.Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu sepanjang 61 Km di Provinsi Jawa  Barat terdiri dari enam seksi akan terhubung dengan Jalan Tol Akses  Bandara Kertajati dan diharapkan dapat meningkatkan konektivitas ke  Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati yang sudah mulai  beroperasi.
Tol Cisumdawu dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan  Usaha (KPBU). Dari enam seksi, Seksi 1&amp;amp;2 yang dikerjakan oleh  Pemerintah sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) guna menaikkan  kelayakan investasi tol tersebut dan Seksi 3-6 dikerjakan oleh PT. Citra  Karya Jabar Tol (CKTJ) selaku investor. Total nilai investasi proyek  Jalan tol Cisumdawu seluruhnya sebesar Rp 8,4 triliun.
Sedangkan penandatanganan kontrak pembangunan Jalan Tol Ancol  Timur&amp;ndash;Pluit (Elevated) atau Harbour Road II (HBR II) dilakukan oleh  Direktur Utama PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) Fitria Yusuf  bersama Direktur Operasi I PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Hananto Aji.  Total Nilai investasi untuk Jalan Tol Ancol Timur-Pluit sebesar Rp 15,8  Triliun.
Pembangunan Jalan Tol Ancol Timur&amp;ndash;Pluit (Elevated) atau Harbour Road  II (HBR II) sepanjang 9,6 Km merupakan penambahan lingkup ruas Tol  Cawang- Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit yang saat ini  telah beroperasi. Jalan Tol ini merupakan akses sambungan dari Jalan Tol  Dalam Kota menuju kawasan Tanjung Priok, yang kini terhubung dengan Tol  Jakarta Outer Ring Road (JORR).</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp; Pada awal tahun 2021, dua ruas tol baru segera dimulai pembangunannya yakni Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) Seksi 6B dan Jalan Tol Ancol Timur&amp;ndash;Pluit (Elevated). Dimulainya pembangunan dua ruas tol tersebut ditandai dengan penandatanganan kontrak pekerjaan pembangunan yang disaksikan langsung oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian dan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit secara virtual.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam sambutannya mengatakan, dua kontrak pembangunan ruas tol ini sangat krusial dan kehadirannya sudah ditunggu masyarakat.
Baca Juga: Arus Balik Nataru, 144.550 Kendaraan Menuju Jakarta
 
&amp;ldquo;Khusus Tol Cisumdawu, penyelesaiannya menjadi prioritas Presiden Joko Widodo. Saya berharap dengan penandatanganan kontrak ini, Tol Cisumdawu dapat dioperasikan pada 2021 sebagai dukungan agar Bandara Kertajati dapat beroperasi penuh, dengan mengurangi waktu tempuh Bandung ke Bandara Kertajati menjadi kurang dari 1 jam,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki dalam keterangan resminya, Selasa (5/1/2021).
Untuk itu Menteri Basuki menginstruksikan kepada pihak kontraktor pelaksana untuk segera memulai pekerjaan lapangan sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). &amp;ldquo;Untuk kontraktor PT. Brantas Abipraya (Persero) yang bekerja sama dengan PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mengelola jalan tol ruas Cisumdawu harus langsung bekerja dan dalam dua minggu ke depan saya akan memantau progresnya di lapangan,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga: Tarif Tol Naik Bisa Merugikan Ekonomi, Kok Bisa?
 
Kepala BPJT Danang Parikesit menyatakan, dengan telah dilakukannya penandatanganan kontrak pada masing-masing ruas jalan tol ini, maka diharapkan sinergi antara swasta dan BUMN dapat berkontribusi positif dan pembangunan infrastruktur jalan tol dapat berjalan dengan baik sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Penandatanganan kontrak ruas tol Cisumdawu Seksi 6B dilakukan oleh Direktur Utama PT CKJT Jusuf Hamka bersama dengan General Manager Divisi 3 PT Brantas Abipraya (Persero) Dody Perbawanto. PT CKJT merupakan anak usaha PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) Group.Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu sepanjang 61 Km di Provinsi Jawa  Barat terdiri dari enam seksi akan terhubung dengan Jalan Tol Akses  Bandara Kertajati dan diharapkan dapat meningkatkan konektivitas ke  Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati yang sudah mulai  beroperasi.
Tol Cisumdawu dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan  Usaha (KPBU). Dari enam seksi, Seksi 1&amp;amp;2 yang dikerjakan oleh  Pemerintah sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) guna menaikkan  kelayakan investasi tol tersebut dan Seksi 3-6 dikerjakan oleh PT. Citra  Karya Jabar Tol (CKTJ) selaku investor. Total nilai investasi proyek  Jalan tol Cisumdawu seluruhnya sebesar Rp 8,4 triliun.
Sedangkan penandatanganan kontrak pembangunan Jalan Tol Ancol  Timur&amp;ndash;Pluit (Elevated) atau Harbour Road II (HBR II) dilakukan oleh  Direktur Utama PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) Fitria Yusuf  bersama Direktur Operasi I PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Hananto Aji.  Total Nilai investasi untuk Jalan Tol Ancol Timur-Pluit sebesar Rp 15,8  Triliun.
Pembangunan Jalan Tol Ancol Timur&amp;ndash;Pluit (Elevated) atau Harbour Road  II (HBR II) sepanjang 9,6 Km merupakan penambahan lingkup ruas Tol  Cawang- Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit yang saat ini  telah beroperasi. Jalan Tol ini merupakan akses sambungan dari Jalan Tol  Dalam Kota menuju kawasan Tanjung Priok, yang kini terhubung dengan Tol  Jakarta Outer Ring Road (JORR).</content:encoded></item></channel></rss>
