<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ramai Influencer Rekomendasikan Saham di Medsos, Sekuritas:Harus Ada Alasan</title><description>Belakangan ini marak influencer mempromosikan sejumlah saham di media sosial.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/06/278/2340129/ramai-influencer-rekomendasikan-saham-di-medsos-sekuritas-harus-ada-alasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/06/278/2340129/ramai-influencer-rekomendasikan-saham-di-medsos-sekuritas-harus-ada-alasan"/><item><title>Ramai Influencer Rekomendasikan Saham di Medsos, Sekuritas:Harus Ada Alasan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/06/278/2340129/ramai-influencer-rekomendasikan-saham-di-medsos-sekuritas-harus-ada-alasan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/06/278/2340129/ramai-influencer-rekomendasikan-saham-di-medsos-sekuritas-harus-ada-alasan</guid><pubDate>Rabu 06 Januari 2021 22:02 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/06/278/2340129/ramai-influencer-rekomendasikan-saham-di-medsos-sekuritas-harus-ada-alasan-nTFbY8oHE9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Foto: Shutterstok)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/06/278/2340129/ramai-influencer-rekomendasikan-saham-di-medsos-sekuritas-harus-ada-alasan-nTFbY8oHE9.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Foto: Shutterstok)</title></images><description>JAKARTA - Belakangan ini marak influencer mempromosikan sejumlah saham di media sosial. Beberapa influencer yang meramaikan promosi saham di antaranya Raffi Ahmad, Ari Lasso, Ustaz Yusuf Mansur dan putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.
Branch Manager Jasa Utama Capital Sekuritas Batam, Chris Apriliony mengatakan, ada sisi positif dari berkecimpungnya para influencer di pasar modal Indonesia. Namun, dari sisi rekomendasi saham oleh influencer mestinya harus disertakan disclaimer
Baca Juga:&amp;nbsp;Kisah Lo Kheng Hong, Lihai Pilih Saham hingga Cetak Untung
&quot;Jadi, lebih baik jika ingin memberikan rekomendasi tetap memberikan alasan mengapa terjadi kenaikan, kenapa direkomendasi sehingga masyarakat menjadi lebih teredukasi terhadap rekomendasi-rekomendasi yang diberikan bukan hanya langsung disuapin beli saham ini. Jadi, akan lebih baik jika ada alasannya,&quot; ujar Chris dalam acara 2nd Session Closing Market IDX Channel, Rabu (6/1/2021).
Chris menyampaikan kepada investor agar sebelum membeli saham lebih kepada kepentingan sendiri. Dia juga menyebut investor bisa melakukan analisa terhadap saham yang hendak dipilih.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Apakah saham yang direkomendasikan itu sesuai kaidah berinvestasi yang benar, apakah fundamentalnya cukup baik, kalaupun dari sisi technical apakah mendukung? Jadi, tetap kalau bisa kita analisa sendiri jadi lebih baik masyarakat dapat belajar dalam menganalisa bagaimana memilih saham yang baik,&quot; kata dia.
Dengan maraknya influencer yang terjun ke pasar modal Indonesia, menurutnya hal tersebut tidak sepenuhnya salah sebab kebebasan berpendapat diperbolehkan untuk warga negara.
&quot;Tetapi yang perlu diperhatikan dari sisi integritas apakah kita merekomendasikan itu untuk diri kita sendiri atau memang kita merekomendasikan untuk khalayak banyak dimana itu juga untuk kepentingan ramai-ramai atau seperti apa,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Belakangan ini marak influencer mempromosikan sejumlah saham di media sosial. Beberapa influencer yang meramaikan promosi saham di antaranya Raffi Ahmad, Ari Lasso, Ustaz Yusuf Mansur dan putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.
Branch Manager Jasa Utama Capital Sekuritas Batam, Chris Apriliony mengatakan, ada sisi positif dari berkecimpungnya para influencer di pasar modal Indonesia. Namun, dari sisi rekomendasi saham oleh influencer mestinya harus disertakan disclaimer
Baca Juga:&amp;nbsp;Kisah Lo Kheng Hong, Lihai Pilih Saham hingga Cetak Untung
&quot;Jadi, lebih baik jika ingin memberikan rekomendasi tetap memberikan alasan mengapa terjadi kenaikan, kenapa direkomendasi sehingga masyarakat menjadi lebih teredukasi terhadap rekomendasi-rekomendasi yang diberikan bukan hanya langsung disuapin beli saham ini. Jadi, akan lebih baik jika ada alasannya,&quot; ujar Chris dalam acara 2nd Session Closing Market IDX Channel, Rabu (6/1/2021).
Chris menyampaikan kepada investor agar sebelum membeli saham lebih kepada kepentingan sendiri. Dia juga menyebut investor bisa melakukan analisa terhadap saham yang hendak dipilih.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Apakah saham yang direkomendasikan itu sesuai kaidah berinvestasi yang benar, apakah fundamentalnya cukup baik, kalaupun dari sisi technical apakah mendukung? Jadi, tetap kalau bisa kita analisa sendiri jadi lebih baik masyarakat dapat belajar dalam menganalisa bagaimana memilih saham yang baik,&quot; kata dia.
Dengan maraknya influencer yang terjun ke pasar modal Indonesia, menurutnya hal tersebut tidak sepenuhnya salah sebab kebebasan berpendapat diperbolehkan untuk warga negara.
&quot;Tetapi yang perlu diperhatikan dari sisi integritas apakah kita merekomendasikan itu untuk diri kita sendiri atau memang kita merekomendasikan untuk khalayak banyak dimana itu juga untuk kepentingan ramai-ramai atau seperti apa,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
