<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masyarakat Diminta Tak Termakan Hoax soal Vaksin Covid-19</title><description>Satgas Penanganan Covid-19 meluruskan sejumlah berita yang menjurus kearah misinformasi dan disinformasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/06/320/2339845/masyarakat-diminta-tak-termakan-hoax-soal-vaksin-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/06/320/2339845/masyarakat-diminta-tak-termakan-hoax-soal-vaksin-covid-19"/><item><title>Masyarakat Diminta Tak Termakan Hoax soal Vaksin Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/06/320/2339845/masyarakat-diminta-tak-termakan-hoax-soal-vaksin-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/06/320/2339845/masyarakat-diminta-tak-termakan-hoax-soal-vaksin-covid-19</guid><pubDate>Rabu 06 Januari 2021 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/06/320/2339845/masyarakat-diminta-tak-termakan-hoax-soal-vaksin-covid-19-XMgUmJP95r.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/06/320/2339845/masyarakat-diminta-tak-termakan-hoax-soal-vaksin-covid-19-XMgUmJP95r.jfif</image><title>Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 meluruskan sejumlah berita yang menjurus kearah misinformasi dan disinformasi. Salah satunya berita yang berkembang bahwa negara Italia menduga Covid-19 bukanlah virus, melainkan bakteri.
Hal seperti ini berkembang sejalan juga dengan tahapan program vaksinasi yang sedang dilakukan pemerintah.
Baca Juga: Jokowi: 15 Juta Bahan Baku Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Air Pekan Depan 
 
&quot;Perlu dipahami, bahwa berita tersebut adalah hoax atau tidak benar,&quot; ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 P Wiku Adisasmito dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/1/2021).
Dia menjelaskan, bahwa Severe Acute Respiratory Syndrome  Corona Virus - 2 (Sars Cov-2), yang lebih dikenal dengan virus Corona adalah jenis baru dari Corona Virus. Virus ini menular dari manusia ke manusia.
Baca Juga: Minta Menkes Percepat Vaksinasi Covid-19, Jokowi: Kurang dari Setahun Harus Selesai
 
&quot;Untuk itu masyarakat perlu bijak dalam mengolah dan menerima informasi yang diterimanya. Serta berpartisipasi dalam menyebarkan informasi yang benar pada orang-orang terdekat yang bisa dipercaya sumbernya,&quot; ungkap dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8wNC8xLzEyNjkxMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Maka itu, masyarakat diminta tetap menjaga diri dan tidak lengah  selama masa pandemi Covid-19. Dan lemerintah pun saat ini sedang bekerja  keras mempersiapkan program vaksinasi Covid-19.
&quot;Vaksin akan lebih efektif melindungi masyarakat saat vaksinasi  dilakukan pada kondisi yang lebih terkendali dimana laju penularan  rendah. Daripada vaksinasi saat laju penularannya tinggi. Karena peluang  tidak tercapainya kekebalan komunitas (herd immunity) akan semakin  besar apabila laju penularannya tinggi,&quot; tandas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 meluruskan sejumlah berita yang menjurus kearah misinformasi dan disinformasi. Salah satunya berita yang berkembang bahwa negara Italia menduga Covid-19 bukanlah virus, melainkan bakteri.
Hal seperti ini berkembang sejalan juga dengan tahapan program vaksinasi yang sedang dilakukan pemerintah.
Baca Juga: Jokowi: 15 Juta Bahan Baku Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Air Pekan Depan 
 
&quot;Perlu dipahami, bahwa berita tersebut adalah hoax atau tidak benar,&quot; ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 P Wiku Adisasmito dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/1/2021).
Dia menjelaskan, bahwa Severe Acute Respiratory Syndrome  Corona Virus - 2 (Sars Cov-2), yang lebih dikenal dengan virus Corona adalah jenis baru dari Corona Virus. Virus ini menular dari manusia ke manusia.
Baca Juga: Minta Menkes Percepat Vaksinasi Covid-19, Jokowi: Kurang dari Setahun Harus Selesai
 
&quot;Untuk itu masyarakat perlu bijak dalam mengolah dan menerima informasi yang diterimanya. Serta berpartisipasi dalam menyebarkan informasi yang benar pada orang-orang terdekat yang bisa dipercaya sumbernya,&quot; ungkap dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8wNC8xLzEyNjkxMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Maka itu, masyarakat diminta tetap menjaga diri dan tidak lengah  selama masa pandemi Covid-19. Dan lemerintah pun saat ini sedang bekerja  keras mempersiapkan program vaksinasi Covid-19.
&quot;Vaksin akan lebih efektif melindungi masyarakat saat vaksinasi  dilakukan pada kondisi yang lebih terkendali dimana laju penularan  rendah. Daripada vaksinasi saat laju penularannya tinggi. Karena peluang  tidak tercapainya kekebalan komunitas (herd immunity) akan semakin  besar apabila laju penularannya tinggi,&quot; tandas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
