<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Khawatir soal Rasio Utang RI, Sri Mulyani: Tenang Masih Lebih Baik</title><description>Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menilai rasio utang Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara-negara berkembang dan maju.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/06/320/2339977/jokowi-khawatir-soal-rasio-utang-ri-sri-mulyani-tenang-masih-lebih-baik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/06/320/2339977/jokowi-khawatir-soal-rasio-utang-ri-sri-mulyani-tenang-masih-lebih-baik"/><item><title>Jokowi Khawatir soal Rasio Utang RI, Sri Mulyani: Tenang Masih Lebih Baik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/06/320/2339977/jokowi-khawatir-soal-rasio-utang-ri-sri-mulyani-tenang-masih-lebih-baik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/06/320/2339977/jokowi-khawatir-soal-rasio-utang-ri-sri-mulyani-tenang-masih-lebih-baik</guid><pubDate>Rabu 06 Januari 2021 16:41 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/06/320/2339977/jokowi-khawatir-soal-rasio-utang-ri-sri-mulyani-tenang-masih-lebih-baik-4PhxNCvg5F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/06/320/2339977/jokowi-khawatir-soal-rasio-utang-ri-sri-mulyani-tenang-masih-lebih-baik-4PhxNCvg5F.jpg</image><title>Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menilai rasio utang Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara-negara berkembang dan maju. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, defisit fiskal Indonesia yang mencapai 6%  membuat rasio utang terhadap PDB Indonesia meningkat sekitar 38% .

&quot;Ini situasi yang kita hadapi, tetapi Indonesia selalu lebih baik,&quot; ujar Sri Mulyani, dalam konferensi pers Realisasi Pelaksanaan APBN TA 2020, Rabu (6/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Rasio Utang Indonesia Terus Membengkak, Jokowi Andalkan SWF&amp;nbsp;
Menurutnya  rasio utang publik negara maju seperti AS dan Prancis telah mencapai lebih dari 100%. Sementara itu, Jerman, China dan India mencapai di atas 60%.

&quot;Hampir semua negara di dunia harus mengambil posisi defisit di anggarannya dalam rangka mengedepankan counter cyclical dan mengendalikan Covid-19,&quot; bebernya.

Oleh karena itu, semua negara membelanjakan anggarannya untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonominya.

&quot;Semua negara melakukan langkah extradionary-nya dalam menghadapi Covid-19,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menilai rasio utang Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara-negara berkembang dan maju. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, defisit fiskal Indonesia yang mencapai 6%  membuat rasio utang terhadap PDB Indonesia meningkat sekitar 38% .

&quot;Ini situasi yang kita hadapi, tetapi Indonesia selalu lebih baik,&quot; ujar Sri Mulyani, dalam konferensi pers Realisasi Pelaksanaan APBN TA 2020, Rabu (6/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Rasio Utang Indonesia Terus Membengkak, Jokowi Andalkan SWF&amp;nbsp;
Menurutnya  rasio utang publik negara maju seperti AS dan Prancis telah mencapai lebih dari 100%. Sementara itu, Jerman, China dan India mencapai di atas 60%.

&quot;Hampir semua negara di dunia harus mengambil posisi defisit di anggarannya dalam rangka mengedepankan counter cyclical dan mengendalikan Covid-19,&quot; bebernya.

Oleh karena itu, semua negara membelanjakan anggarannya untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonominya.

&quot;Semua negara melakukan langkah extradionary-nya dalam menghadapi Covid-19,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
