<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ramalan Sri Mulyani: Ekonomi RI 2020 Minus 2,2%</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 di kisaran -1,7% sampai -2,2%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/06/320/2339979/ramalan-sri-mulyani-ekonomi-ri-2020-minus-2-2</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/06/320/2339979/ramalan-sri-mulyani-ekonomi-ri-2020-minus-2-2"/><item><title>Ramalan Sri Mulyani: Ekonomi RI 2020 Minus 2,2%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/06/320/2339979/ramalan-sri-mulyani-ekonomi-ri-2020-minus-2-2</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/06/320/2339979/ramalan-sri-mulyani-ekonomi-ri-2020-minus-2-2</guid><pubDate>Rabu 06 Januari 2021 16:43 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/06/320/2339979/ramalan-sri-mulyani-ekonomi-ri-2020-minus-2-2-XLuUakRR1j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/06/320/2339979/ramalan-sri-mulyani-ekonomi-ri-2020-minus-2-2-XLuUakRR1j.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 di kisaran -1,7% sampai -2,2%. Dia mengatakan prediksi ini telah direvisi ini dari perkiraan sebelumnya yang di kisaran -1,7% sampai 0,6%.
Baca Juga: Menko Airlangga Bakal Tingkatkan Kapasitas Layanan Kesehatan hingga Vaksinasi Covid-19
 
&quot;Proyeksi ekonomi Indonesia revisi. Kemenkeu keluarkan prediksi (ekonomi 2020) -2,2 sampai 1,7%&quot; kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Rabu (6/1/2020).
Baca Juga: Vaksin Covid-19 Terbatas, Indonesia Berebut dengan Negara Lain
 
Lanjutnya, APBN telah bekerja secara maksimal di masa pandemi ini. Meski begitu, pertumbuhan belanja pemerintah masih mengalami kontraksi. &quot;Dan ini sebabkan eksekusi akhir tahun yang tidak menyerap keseluruhan,&quot; katanya.
Lalu, perkiraan ekonomi Indonesia pada kuartal III mulai menunjukkan pemulihan walau ada hambatan di kuartal IV 2020. Konsumsi rumah tangga tercatat masih minus dan investasi swasta juga masih kontraksi -4,3% sampai -4%.


&quot;Ekspor mengalami perbaikan signifikan sudah membaik dekati 0%.  Kontraksinya alami penurunan 10,8-11,7%. Pada kuartal IV ekspor  kontraksinya dekati 0 -2,6%. Overall kuartal IV adalah di -2,9 sampai  -0,9%&quot; jelasnya.
Sedangkan untuk tahun 2021  masih yakin ekonomi bisa sesuai dengan perkiraan di APBN yakni di level 5,0%.
&quot;Kita melihat di tahun 2021 akan kembali pulih yang mana kita persiapakan secara matang,&quot; jelasnya. (kmj) </description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 di kisaran -1,7% sampai -2,2%. Dia mengatakan prediksi ini telah direvisi ini dari perkiraan sebelumnya yang di kisaran -1,7% sampai 0,6%.
Baca Juga: Menko Airlangga Bakal Tingkatkan Kapasitas Layanan Kesehatan hingga Vaksinasi Covid-19
 
&quot;Proyeksi ekonomi Indonesia revisi. Kemenkeu keluarkan prediksi (ekonomi 2020) -2,2 sampai 1,7%&quot; kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Rabu (6/1/2020).
Baca Juga: Vaksin Covid-19 Terbatas, Indonesia Berebut dengan Negara Lain
 
Lanjutnya, APBN telah bekerja secara maksimal di masa pandemi ini. Meski begitu, pertumbuhan belanja pemerintah masih mengalami kontraksi. &quot;Dan ini sebabkan eksekusi akhir tahun yang tidak menyerap keseluruhan,&quot; katanya.
Lalu, perkiraan ekonomi Indonesia pada kuartal III mulai menunjukkan pemulihan walau ada hambatan di kuartal IV 2020. Konsumsi rumah tangga tercatat masih minus dan investasi swasta juga masih kontraksi -4,3% sampai -4%.


&quot;Ekspor mengalami perbaikan signifikan sudah membaik dekati 0%.  Kontraksinya alami penurunan 10,8-11,7%. Pada kuartal IV ekspor  kontraksinya dekati 0 -2,6%. Overall kuartal IV adalah di -2,9 sampai  -0,9%&quot; jelasnya.
Sedangkan untuk tahun 2021  masih yakin ekonomi bisa sesuai dengan perkiraan di APBN yakni di level 5,0%.
&quot;Kita melihat di tahun 2021 akan kembali pulih yang mana kita persiapakan secara matang,&quot; jelasnya. (kmj) </content:encoded></item></channel></rss>
