<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub Sebut Dwelling Time Pelabuhan Patimban Kurang dari 2 Hari</title><description>Budi Karya mengatakan dwelling time atau waktu tunggu pengurusan  peti kemas di Pelabuhan Patimban bisa dilakukan selama kurang dari 2  hari</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/07/320/2340486/menhub-sebut-dwelling-time-pelabuhan-patimban-kurang-dari-2-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/07/320/2340486/menhub-sebut-dwelling-time-pelabuhan-patimban-kurang-dari-2-hari"/><item><title>Menhub Sebut Dwelling Time Pelabuhan Patimban Kurang dari 2 Hari</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/07/320/2340486/menhub-sebut-dwelling-time-pelabuhan-patimban-kurang-dari-2-hari</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/07/320/2340486/menhub-sebut-dwelling-time-pelabuhan-patimban-kurang-dari-2-hari</guid><pubDate>Kamis 07 Januari 2021 14:20 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/07/320/2340486/menhub-sebut-dwelling-time-pelabuhan-patimban-kurang-dari-2-hari-H3rfSCwKHx.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pelabuhan (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/07/320/2340486/menhub-sebut-dwelling-time-pelabuhan-patimban-kurang-dari-2-hari-H3rfSCwKHx.jpeg</image><title>Pelabuhan (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan dwelling time atau waktu tunggu pengurusan peti kemas di Pelabuhan Patimban bisa dilakukan selama kurang dari 2 hari.
Menurut dia pengurusan peti kemas bisa selama 2 hari, karena pelabuhan ini sudah kerja sama dengan pihak swasta dalam skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
Baca Juga: Pelabuhan Patimban Sanggup Tampung Kapasitas 7,5 Juta TEUs
&quot;Jadi Patimban yang akan kerja sama dengan swasta, dengan skema KPBU diharapkan bisa memberikan layanan prima. Contohnya kita targetkan bisa me-manage dwelling time kurang dari 2 (hari),&quot; ujar  dia dalam public expose Pelabuhan Patimban, Kamis (7/1/2021).
Baca Juga: Canggih, Ketika Pelabuhan Patimban-Bandara Kertajati Bersatu
Dia menuturkan dengan pengurangan biaya karena cepatnya pengoperasian barang di pelabuhan Patimban ini, akan membuat efisiensi biaya logistik nasional.
&quot;Adanya pengurangan biaya trucking dan dwelling time ini. Maka efisiensi biaya logistik nasional akan signifikan,&quot; tandas dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yMS8xLzEyNjI5Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebelumnya, Menurut Menteri Perhubungan (Mebhub), Budi  Karya Sumadi Pelabuhan Patimban mencakup berbagai kegiatan dan potensi  ekspor-impor yang bisa dimaksimalkan. Serta kegiatan perdagangan  antarpulau untuk menghadapi era Indonesia emas di tahun 2045 mendatang.
&quot;Jadi untuk desain pelabuhan dengan dermaga yang dibangun di lepas  pantai terhubung dengan jembatan dari daratan, terminal peti kemas kita  rencanakan dengan kapasitas 7,5 juta (twenty foot equivalent unit/TEUs,&quot;  ujar dia dalam telekonferensi.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan dwelling time atau waktu tunggu pengurusan peti kemas di Pelabuhan Patimban bisa dilakukan selama kurang dari 2 hari.
Menurut dia pengurusan peti kemas bisa selama 2 hari, karena pelabuhan ini sudah kerja sama dengan pihak swasta dalam skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
Baca Juga: Pelabuhan Patimban Sanggup Tampung Kapasitas 7,5 Juta TEUs
&quot;Jadi Patimban yang akan kerja sama dengan swasta, dengan skema KPBU diharapkan bisa memberikan layanan prima. Contohnya kita targetkan bisa me-manage dwelling time kurang dari 2 (hari),&quot; ujar  dia dalam public expose Pelabuhan Patimban, Kamis (7/1/2021).
Baca Juga: Canggih, Ketika Pelabuhan Patimban-Bandara Kertajati Bersatu
Dia menuturkan dengan pengurangan biaya karena cepatnya pengoperasian barang di pelabuhan Patimban ini, akan membuat efisiensi biaya logistik nasional.
&quot;Adanya pengurangan biaya trucking dan dwelling time ini. Maka efisiensi biaya logistik nasional akan signifikan,&quot; tandas dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yMS8xLzEyNjI5Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebelumnya, Menurut Menteri Perhubungan (Mebhub), Budi  Karya Sumadi Pelabuhan Patimban mencakup berbagai kegiatan dan potensi  ekspor-impor yang bisa dimaksimalkan. Serta kegiatan perdagangan  antarpulau untuk menghadapi era Indonesia emas di tahun 2045 mendatang.
&quot;Jadi untuk desain pelabuhan dengan dermaga yang dibangun di lepas  pantai terhubung dengan jembatan dari daratan, terminal peti kemas kita  rencanakan dengan kapasitas 7,5 juta (twenty foot equivalent unit/TEUs,&quot;  ujar dia dalam telekonferensi.</content:encoded></item></channel></rss>
