<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada 13 Klaster Tambak Udang, Menteri Trenggono: Tambah Pendapatan Negara</title><description>Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meresmikan pembangunan dan rehabilitasi 13 klaster tambak udang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/07/320/2340757/ada-13-klaster-tambak-udang-menteri-trenggono-tambah-pendapatan-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/07/320/2340757/ada-13-klaster-tambak-udang-menteri-trenggono-tambah-pendapatan-negara"/><item><title>Ada 13 Klaster Tambak Udang, Menteri Trenggono: Tambah Pendapatan Negara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/07/320/2340757/ada-13-klaster-tambak-udang-menteri-trenggono-tambah-pendapatan-negara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/07/320/2340757/ada-13-klaster-tambak-udang-menteri-trenggono-tambah-pendapatan-negara</guid><pubDate>Kamis 07 Januari 2021 21:35 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/07/320/2340757/ada-13-klaster-tambak-udang-menteri-trenggono-tambah-pendapatan-negara-UMHs7iqMkg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/07/320/2340757/ada-13-klaster-tambak-udang-menteri-trenggono-tambah-pendapatan-negara-UMHs7iqMkg.jpg</image><title>Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meresmikan pembangunan dan rehabilitasi 13 klaster tambak udang di Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) di Karawang, Jawa Barat. Pembangunan ini meningkatkan hasil produksi udang nasional dan menambah pendapatan negara.
&quot;Saya canangkan pembangunan klaster tambak udang di BLUPPB Karawang,&quot; ujar Menteri Trenggono dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/1/2021).
Baca Juga: Berikan SK 394 CPNS KKP, Trenggono Ingatkan soal Integritas
 
Klaster tambak udang di BLUPPB Karawang luasnya mencapai 75 haktare dengan kapasitas produksi 2.000 ton per tahun. Pembangunan dilengkapi dengan inovasi kontruksi menggunakan central drain dan pengaturan elevasi yang optimal untuk lebih mengefisienkan penggunaan energi dan proses panen.
Dalam setahun, tambak-tambak klaster diharapkan dapat dilakukan minimal 2 sampai 3 kali masa tanam. Sejalan dengan itu, produktivitas pun ditargetkan meningkat 2,5 kali lipat menjadi 15 ton/ha/siklus.
Baca Juga: Menteri Trenggono: Kita Jangan Terjebak, Perlu Berpikir Out of The Box
 
&quot;Inovasi ini tujuannya tentu untuk peningkatan produktivitas tambak udang,&quot; ungkapnya.
Selain jumlah produksi, Menteri Trenggono turut menekankan pentingnya peningkatan kualitas komoditas yang dihasilkan serta harus tetap menjaga kelestarian lingkungan. Dia juga meminta jajarannya membuat perencanaan bisnis dari kegiatan yang berlangsung di BLUPPB Karawang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yMy80LzEyNjM2NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dalam kunjungan kerja di BLUPPB Karawang ini, Menteri Trenggono juga  memanen lele bioflok dan udang vaname dalam kolam bundar (tambak udang  milenial). Totalnya ada 400 kilogram lele dan 250 kilogram udang vaneme  yang dipanen parsial hari ini. Komoditas ini pun pun sudah ada yang  membeli dan uang yang dihasilkan masuk ke kas negara melalui mekanisme  Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Kemudian dia juga meninjau proses pembenihan ikan serta packing 150  ribu benih nila dan 15 ribu benih kakap putih yang akan dibagikan ke  masyarakat sebagai bantuan sosial.
Sebagai informasi, BLUPPB Karawang sepanjang tahun 2020 memproduksi  udang vaname sebanyak 6 ton/ha/siklus; benih lele 2 juta ekor, benih  nila 3,8 juta ekor, benih bandeng 1,4 juta ekor hingga benih kakap 179  ribuan ekor. Sebagian besar hasil produksi didistribusikan sebagai  bantuan untuk masyarakat.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meresmikan pembangunan dan rehabilitasi 13 klaster tambak udang di Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) di Karawang, Jawa Barat. Pembangunan ini meningkatkan hasil produksi udang nasional dan menambah pendapatan negara.
&quot;Saya canangkan pembangunan klaster tambak udang di BLUPPB Karawang,&quot; ujar Menteri Trenggono dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/1/2021).
Baca Juga: Berikan SK 394 CPNS KKP, Trenggono Ingatkan soal Integritas
 
Klaster tambak udang di BLUPPB Karawang luasnya mencapai 75 haktare dengan kapasitas produksi 2.000 ton per tahun. Pembangunan dilengkapi dengan inovasi kontruksi menggunakan central drain dan pengaturan elevasi yang optimal untuk lebih mengefisienkan penggunaan energi dan proses panen.
Dalam setahun, tambak-tambak klaster diharapkan dapat dilakukan minimal 2 sampai 3 kali masa tanam. Sejalan dengan itu, produktivitas pun ditargetkan meningkat 2,5 kali lipat menjadi 15 ton/ha/siklus.
Baca Juga: Menteri Trenggono: Kita Jangan Terjebak, Perlu Berpikir Out of The Box
 
&quot;Inovasi ini tujuannya tentu untuk peningkatan produktivitas tambak udang,&quot; ungkapnya.
Selain jumlah produksi, Menteri Trenggono turut menekankan pentingnya peningkatan kualitas komoditas yang dihasilkan serta harus tetap menjaga kelestarian lingkungan. Dia juga meminta jajarannya membuat perencanaan bisnis dari kegiatan yang berlangsung di BLUPPB Karawang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yMy80LzEyNjM2NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dalam kunjungan kerja di BLUPPB Karawang ini, Menteri Trenggono juga  memanen lele bioflok dan udang vaname dalam kolam bundar (tambak udang  milenial). Totalnya ada 400 kilogram lele dan 250 kilogram udang vaneme  yang dipanen parsial hari ini. Komoditas ini pun pun sudah ada yang  membeli dan uang yang dihasilkan masuk ke kas negara melalui mekanisme  Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Kemudian dia juga meninjau proses pembenihan ikan serta packing 150  ribu benih nila dan 15 ribu benih kakap putih yang akan dibagikan ke  masyarakat sebagai bantuan sosial.
Sebagai informasi, BLUPPB Karawang sepanjang tahun 2020 memproduksi  udang vaname sebanyak 6 ton/ha/siklus; benih lele 2 juta ekor, benih  nila 3,8 juta ekor, benih bandeng 1,4 juta ekor hingga benih kakap 179  ribuan ekor. Sebagian besar hasil produksi didistribusikan sebagai  bantuan untuk masyarakat.</content:encoded></item></channel></rss>
