<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cabai Rawit hingga Tahu Tempe Bikin Inflasi di Minggu Pertama 2021</title><description>perkiraan inflasi Januari 2021 secara tahun kalender sebesar 0,38% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,68% (yoy)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/08/320/2341104/cabai-rawit-hingga-tahu-tempe-bikin-inflasi-di-minggu-pertama-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/08/320/2341104/cabai-rawit-hingga-tahu-tempe-bikin-inflasi-di-minggu-pertama-2021"/><item><title>Cabai Rawit hingga Tahu Tempe Bikin Inflasi di Minggu Pertama 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/08/320/2341104/cabai-rawit-hingga-tahu-tempe-bikin-inflasi-di-minggu-pertama-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/08/320/2341104/cabai-rawit-hingga-tahu-tempe-bikin-inflasi-di-minggu-pertama-2021</guid><pubDate>Jum'at 08 Januari 2021 14:41 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/08/320/2341104/cabai-rawit-hingga-tahu-tempe-bikin-inflasi-di-minggu-pertama-2021-pguV5xO37F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cabai (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/08/320/2341104/cabai-rawit-hingga-tahu-tempe-bikin-inflasi-di-minggu-pertama-2021-pguV5xO37F.jpg</image><title>Cabai (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu pertMa Januari 2021, perkembangan harga pada bulan Januari 2021 diperkirakan inflasi sebesar 0,38% (mtm).  Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Januari 2021 secara tahun kalender sebesar 0,38% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,68% (yoy)

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan penyumbang utama inflasi yaitu cabai rawit sebesar 0,09% (mtm), cabai merah sebesar (0,05%), tempe dan tahu masing-masing sebesar 0,03% (mtm), emas perhiasan dan tarif angkutan antarkota masing-masing sebesar 0,02% (mtm), ikan kembung, daging ayam ras, udang basah, ikan tongkol dan nasi dengan lauk masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Inflasi Desember 0,45%, Pemerintah Perlu Waspadai Kenaikan Harga Pangan
&quot;Sementara itu, komoditas yang menyumbang deflasi pada periode laporan berasal dari komoditas telur ayam ras sebesar  -0,03% (mtm) dan bawang merah sebesar -0,02% (mtm),&quot; kata Erwin di Jakarta, Jumat (8/1/2021).

Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.Serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Harga Tempe dan Tahu Naik Kerek Inflasi Desember 2020
&quot;Serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu pertMa Januari 2021, perkembangan harga pada bulan Januari 2021 diperkirakan inflasi sebesar 0,38% (mtm).  Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Januari 2021 secara tahun kalender sebesar 0,38% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,68% (yoy)

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan penyumbang utama inflasi yaitu cabai rawit sebesar 0,09% (mtm), cabai merah sebesar (0,05%), tempe dan tahu masing-masing sebesar 0,03% (mtm), emas perhiasan dan tarif angkutan antarkota masing-masing sebesar 0,02% (mtm), ikan kembung, daging ayam ras, udang basah, ikan tongkol dan nasi dengan lauk masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Inflasi Desember 0,45%, Pemerintah Perlu Waspadai Kenaikan Harga Pangan
&quot;Sementara itu, komoditas yang menyumbang deflasi pada periode laporan berasal dari komoditas telur ayam ras sebesar  -0,03% (mtm) dan bawang merah sebesar -0,02% (mtm),&quot; kata Erwin di Jakarta, Jumat (8/1/2021).

Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.Serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Harga Tempe dan Tahu Naik Kerek Inflasi Desember 2020
&quot;Serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
