<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tabungan Tiris Usai Liburan? Tenang, Ada 4 Cara Memulihkannya</title><description>Berapa besar pengeluaran yang Anda untuk merayakan selebrasi pergantian tahun 2020 kemarin? Apakah isi tabungan terkuras?</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/08/622/2340649/tabungan-tiris-usai-liburan-tenang-ada-4-cara-memulihkannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/08/622/2340649/tabungan-tiris-usai-liburan-tenang-ada-4-cara-memulihkannya"/><item><title>Tabungan Tiris Usai Liburan? Tenang, Ada 4 Cara Memulihkannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/08/622/2340649/tabungan-tiris-usai-liburan-tenang-ada-4-cara-memulihkannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/08/622/2340649/tabungan-tiris-usai-liburan-tenang-ada-4-cara-memulihkannya</guid><pubDate>Jum'at 08 Januari 2021 19:40 WIB</pubDate><dc:creator>Dian Ayu Anggraini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/07/622/2340649/tabungan-tiris-usai-liburan-tenang-ada-4-cara-memulihkannya-RnemhywMs3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Menabung (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/07/622/2340649/tabungan-tiris-usai-liburan-tenang-ada-4-cara-memulihkannya-RnemhywMs3.jpg</image><title>Tips Menabung (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Liburan akhir tahun telah usai. Berapa besar pengeluaran yang Anda untuk merayakan selebrasi pergantian tahun 2020 kemarin? Apakah isi tabungan terkuras?
Ketika tabungan tanpa disadari terpakai dalam jumlah besar untuk kegiatan akhir tahun, maka tugas yang menjadi prioritas utama adalah memulihkan jumlahnya hingga menjadi ideal kembali.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mempercepat pemulihan aset lancar tersebut menurut Perencana Keuangan Aulia Akbar.
Baca Juga: 7 Strategi Lunasi Utang Kartu Kredit Berbunga Tinggi
 
1. Buat target untuk memulihkan nilai aset lancar Anda
Setiap tujuan keuangan harus disertai dengan jangka waktu karena tanpa jangka waktu, mustahil bagi Anda untuk menentukan kemana Anda harus menempatkan dana Anda.
Buatlah skema kapan Anda ingin melihat jumlah tabungan Anda mencapai nilai ideal. Apakah dalam satu tahun, satu setengah tahun, atau kurang dari setahun?
Baca Juga: 6 Keuntungan Berinvestasi, Masa Depan Terjamin
 
2. Investasikan sisa dana di tabungan
Ketika target pemulihan aset lancar Anda berada dalam rentang waktu satu tahun atau kurang dari setahun, maka ambil dana tersebut maksimal 50% dari persediaan total untuk diinvestasikan ke instrumen rendah risiko.
Ketika Anda hanya menyimpannya di tabungan, maka pertumbuhan dana tersebut akan sangatlah lambat. Alhasil, rencana Anda untuk memulihkan nilai rasio aset lancar Anda menjadi semakin lama.
Pilihlah instrumen investasi rendah risiko yang memiliki fluktuasi nilai stabil, bisa ditop up kapan saja, serta memiliki imbal hasil yang mengalahkan deposito. Instrumen itu bisa berupa reksa dana pasar uang dan juga pendapatan tetap.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;3. Sisihkan secara rutin dana Anda minimal 10% dari penghasilan per bulan
Jangan hanya melakukan lump sum dengan menggunakan sisa dana di  tabungan untuk memulihkan aset lancar. Lakukan pula investasi berkala  setiap bulan dengan menyisihkan minimal 10% dari total penghasilan per  bulan Anda.
Gunakan kalkulator waktu menabung yang ada di situs Lifepal untuk memudahkan proses investasi Anda.
 
4. Jaga pengeluaran Anda saat proses ini berlangsung
Ketika proses pemulihan aset lancar ini berlangsung, jaga baik-baik  pengeluaran Anda. Fokuslah pada pengeluaran yang bersifat kebutuhan dan  kewajiban terlebih dulu. Bila masih ada dana tersisa, Anda pun bisa mengalokasikannya ke hal-hal yang bersifat hiburan atau gaya hidup.
Itulah hal-hal yang harus Anda ketahui seputar aset lancar dan cara  untuk memulihkannya. Makin besar kekayaan bersih, maka makin besar pula  aset lancar yang harus disediakan. Karena beberapa aset dalam kelas  tertentu juga akan dikenakan pajak.</description><content:encoded>JAKARTA - Liburan akhir tahun telah usai. Berapa besar pengeluaran yang Anda untuk merayakan selebrasi pergantian tahun 2020 kemarin? Apakah isi tabungan terkuras?
Ketika tabungan tanpa disadari terpakai dalam jumlah besar untuk kegiatan akhir tahun, maka tugas yang menjadi prioritas utama adalah memulihkan jumlahnya hingga menjadi ideal kembali.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mempercepat pemulihan aset lancar tersebut menurut Perencana Keuangan Aulia Akbar.
Baca Juga: 7 Strategi Lunasi Utang Kartu Kredit Berbunga Tinggi
 
1. Buat target untuk memulihkan nilai aset lancar Anda
Setiap tujuan keuangan harus disertai dengan jangka waktu karena tanpa jangka waktu, mustahil bagi Anda untuk menentukan kemana Anda harus menempatkan dana Anda.
Buatlah skema kapan Anda ingin melihat jumlah tabungan Anda mencapai nilai ideal. Apakah dalam satu tahun, satu setengah tahun, atau kurang dari setahun?
Baca Juga: 6 Keuntungan Berinvestasi, Masa Depan Terjamin
 
2. Investasikan sisa dana di tabungan
Ketika target pemulihan aset lancar Anda berada dalam rentang waktu satu tahun atau kurang dari setahun, maka ambil dana tersebut maksimal 50% dari persediaan total untuk diinvestasikan ke instrumen rendah risiko.
Ketika Anda hanya menyimpannya di tabungan, maka pertumbuhan dana tersebut akan sangatlah lambat. Alhasil, rencana Anda untuk memulihkan nilai rasio aset lancar Anda menjadi semakin lama.
Pilihlah instrumen investasi rendah risiko yang memiliki fluktuasi nilai stabil, bisa ditop up kapan saja, serta memiliki imbal hasil yang mengalahkan deposito. Instrumen itu bisa berupa reksa dana pasar uang dan juga pendapatan tetap.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;3. Sisihkan secara rutin dana Anda minimal 10% dari penghasilan per bulan
Jangan hanya melakukan lump sum dengan menggunakan sisa dana di  tabungan untuk memulihkan aset lancar. Lakukan pula investasi berkala  setiap bulan dengan menyisihkan minimal 10% dari total penghasilan per  bulan Anda.
Gunakan kalkulator waktu menabung yang ada di situs Lifepal untuk memudahkan proses investasi Anda.
 
4. Jaga pengeluaran Anda saat proses ini berlangsung
Ketika proses pemulihan aset lancar ini berlangsung, jaga baik-baik  pengeluaran Anda. Fokuslah pada pengeluaran yang bersifat kebutuhan dan  kewajiban terlebih dulu. Bila masih ada dana tersisa, Anda pun bisa mengalokasikannya ke hal-hal yang bersifat hiburan atau gaya hidup.
Itulah hal-hal yang harus Anda ketahui seputar aset lancar dan cara  untuk memulihkannya. Makin besar kekayaan bersih, maka makin besar pula  aset lancar yang harus disediakan. Karena beberapa aset dalam kelas  tertentu juga akan dikenakan pajak.</content:encoded></item></channel></rss>
