<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>10 Tanda Utang Kartu Kredit Sudah di Luar Kendali</title><description>Kartu kredit banyak digemari karena mempermudah seseorang dalam bertransaksi.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/08/622/2341017/10-tanda-utang-kartu-kredit-sudah-di-luar-kendali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/08/622/2341017/10-tanda-utang-kartu-kredit-sudah-di-luar-kendali"/><item><title>10 Tanda Utang Kartu Kredit Sudah di Luar Kendali</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/08/622/2341017/10-tanda-utang-kartu-kredit-sudah-di-luar-kendali</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/08/622/2341017/10-tanda-utang-kartu-kredit-sudah-di-luar-kendali</guid><pubDate>Jum'at 08 Januari 2021 12:18 WIB</pubDate><dc:creator>Dian Ayu Anggraini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/08/622/2341017/10-tanda-utang-kartu-kredit-sudah-di-luar-kendali-5ZQu4TF5U7.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kartu Kredit (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/08/622/2341017/10-tanda-utang-kartu-kredit-sudah-di-luar-kendali-5ZQu4TF5U7.jpeg</image><title>Kartu Kredit (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kartu kredit banyak digemari karena mempermudah seseorang dalam bertransaksi. Namun, jika utang kartu kredit sudah melewati batas kemampuan bayar seseorang, justru dapat menjadi beban.
Tidak ada cara mengetahui apakah utang kartu kredit masih aman atau sudah semakin tidak terkendali. Penerbit kartu kredit biasanya tidak akan memperingatkan kepada pemilik kartu bahwa saldo sudah melebihi kemampuan untuk membayar.
Dilansir dari The Balance Jakarta, Jumat (8/1/2021), berikut ini 10 tanda bahwa utang kartu kredit sudah di luar kendali. Dengan mengenali tanda-tanda tersebut, pemilik kartu kredit dapat mengontrol utang dan mengatasi masalah lebih cepat.
Baca Juga: Mau Negosiasi Kenaikan Gaji, Ini 4 Tipsnya
1.      Kartu sudah maksimal atau di atas limit kredit
Ini dapat terjadi dengan cepat jika tidak membayar saldo setiap bulan. Beberapa kartu kredit yang telah habis akan menambah masalah. Jika melebihi batas, akan ada kenaikan suku bunga, yang semakin menyulitkan untuk membayar tagihan.
2.      Hanya mampu melakukan pembayaran minimum
Pembayaran minimum adalah jumlah terendah yang harus dibayarkan menggunakan kartu kredit untuk menjaga reputasi baik pada akun. Jika tidak dapat membayar lebih dari itu dan masih menggunakan kartu kredit tersebut, maka artinya utang semakin memburuk setiap bulannya.
Baca Juga: 7 Strategi Lunasi Utang Kartu Kredit Berbunga Tinggi
3.      Terlambat atau terlewat pembayaran
Pembayaran yang terlewat akan semakin membahayakan kesehatan kartu kredit. Sebab, ini akan meningkatkan jumlah yang harus dibayarkan dan menyebabkan biaya keterlambatan ditambahkan ke saldo. Jika kartu sudah maksimal, biaya keterlambatan tersebut dapat mendorong saldo melebihi batas yang dimiliki.
4.      Membayar kartu kredit dengan jenis utang lain
Meminjam uang agar tetap bertahan bukanlah pilih terbaik. Uang muka, transfer saldo berulang, pinjaman gaji, atau bentuk utang lainnya untuk membayar kartu kredit, hanya akan menciptakan lebih banyak utang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
5.      Menggunakan kartu kredit untuk keperluan dan pembelian sehari-hari
Kartu kredit adalah cara yang nyaman untuk membayar kebutuhan sehari-hari. Bahkan beberapa kartu kredit memberikan kesempatan untuk memperoleh poin hadiah atau pengembalian uang (cashback). Ini tidak menjadi masalah asalkan saldo dibayar setiap bulan. Namun jika tidak, membayar pengeluaran sehari-hari dengan kartu kredit adalah pertanda masalah keuangan yang lebih besar.6.      Nilai kredit mulai menurun
Jika total utang kartu kredit lebih dari sekitar 30% dibandingkan  total kredit yang tersedia, nilai kredit akan mulai menurun. Rasio ini  menyumbang 30% dari total skor kredit yang dimiliki.
7.      Aplikasi kartu kredit baru ditolak
Penerbit kartu kredit dapat memprediksi ketika utang kartu kredit  seseorang sudah tidak terkendali. Itu mengapa, sering terjadi penolakan  pada aplikasi kartu kredit baru. Setelah permohonan kartu kredit  ditolak, periksa surat dari penerbit kartu kredit yang menjelaskan  alasan ditolak. Jika saldo kartu kredit yang tinggi adalah salah satu  alasannya, itu tandanya perlu mengendalikan pengeluaran dan mulai  menangani utang yang dimiliki.
 
8.      Menyembunyikan utang dari diri sendiri atau pasangan
Apabila merasa ada sesuatu yang harus disembunyikan, maka tandanya  ada sesuatu yang salah. Menghindari membuka laporan mutasi kartu kredit  karena tidak ingin menghadapi tagihan atau berusaha menyembunyikan dari  pasangan, kemungkinan besar ada lebih banyak utang daripada yang dapat  ditangani.
 
9.      Tidak mampu menabung karena memiliki terlalu banyak hutang
Semakin banyak uang yang dibayarkan untuk utang, maka semakin sedikit  yang dimiliki untuk hal-hal lain, seperti menabung. Jadi, jika merasa  tidak dapat menabung karena uang habis untuk membayar utang, artinya  sudah terlalu banyak utang yang dimiliki.
10.  Khawatir tentang bagaimana melunasi kartu kredit
Jika selalu khawatir tentang bagaimana caranya dapat melunasi kartu  kredit, mungkin saja utang yang dimiliki sudah di luar kendali. Tetapi  jangan berasumsi jika tidak stres tentang utang artinya aman. Bisa jadi  terlalu mengabaikan utang atau berusaha menyangkal betapa buruknya hal  itu.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kartu kredit banyak digemari karena mempermudah seseorang dalam bertransaksi. Namun, jika utang kartu kredit sudah melewati batas kemampuan bayar seseorang, justru dapat menjadi beban.
Tidak ada cara mengetahui apakah utang kartu kredit masih aman atau sudah semakin tidak terkendali. Penerbit kartu kredit biasanya tidak akan memperingatkan kepada pemilik kartu bahwa saldo sudah melebihi kemampuan untuk membayar.
Dilansir dari The Balance Jakarta, Jumat (8/1/2021), berikut ini 10 tanda bahwa utang kartu kredit sudah di luar kendali. Dengan mengenali tanda-tanda tersebut, pemilik kartu kredit dapat mengontrol utang dan mengatasi masalah lebih cepat.
Baca Juga: Mau Negosiasi Kenaikan Gaji, Ini 4 Tipsnya
1.      Kartu sudah maksimal atau di atas limit kredit
Ini dapat terjadi dengan cepat jika tidak membayar saldo setiap bulan. Beberapa kartu kredit yang telah habis akan menambah masalah. Jika melebihi batas, akan ada kenaikan suku bunga, yang semakin menyulitkan untuk membayar tagihan.
2.      Hanya mampu melakukan pembayaran minimum
Pembayaran minimum adalah jumlah terendah yang harus dibayarkan menggunakan kartu kredit untuk menjaga reputasi baik pada akun. Jika tidak dapat membayar lebih dari itu dan masih menggunakan kartu kredit tersebut, maka artinya utang semakin memburuk setiap bulannya.
Baca Juga: 7 Strategi Lunasi Utang Kartu Kredit Berbunga Tinggi
3.      Terlambat atau terlewat pembayaran
Pembayaran yang terlewat akan semakin membahayakan kesehatan kartu kredit. Sebab, ini akan meningkatkan jumlah yang harus dibayarkan dan menyebabkan biaya keterlambatan ditambahkan ke saldo. Jika kartu sudah maksimal, biaya keterlambatan tersebut dapat mendorong saldo melebihi batas yang dimiliki.
4.      Membayar kartu kredit dengan jenis utang lain
Meminjam uang agar tetap bertahan bukanlah pilih terbaik. Uang muka, transfer saldo berulang, pinjaman gaji, atau bentuk utang lainnya untuk membayar kartu kredit, hanya akan menciptakan lebih banyak utang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
5.      Menggunakan kartu kredit untuk keperluan dan pembelian sehari-hari
Kartu kredit adalah cara yang nyaman untuk membayar kebutuhan sehari-hari. Bahkan beberapa kartu kredit memberikan kesempatan untuk memperoleh poin hadiah atau pengembalian uang (cashback). Ini tidak menjadi masalah asalkan saldo dibayar setiap bulan. Namun jika tidak, membayar pengeluaran sehari-hari dengan kartu kredit adalah pertanda masalah keuangan yang lebih besar.6.      Nilai kredit mulai menurun
Jika total utang kartu kredit lebih dari sekitar 30% dibandingkan  total kredit yang tersedia, nilai kredit akan mulai menurun. Rasio ini  menyumbang 30% dari total skor kredit yang dimiliki.
7.      Aplikasi kartu kredit baru ditolak
Penerbit kartu kredit dapat memprediksi ketika utang kartu kredit  seseorang sudah tidak terkendali. Itu mengapa, sering terjadi penolakan  pada aplikasi kartu kredit baru. Setelah permohonan kartu kredit  ditolak, periksa surat dari penerbit kartu kredit yang menjelaskan  alasan ditolak. Jika saldo kartu kredit yang tinggi adalah salah satu  alasannya, itu tandanya perlu mengendalikan pengeluaran dan mulai  menangani utang yang dimiliki.
 
8.      Menyembunyikan utang dari diri sendiri atau pasangan
Apabila merasa ada sesuatu yang harus disembunyikan, maka tandanya  ada sesuatu yang salah. Menghindari membuka laporan mutasi kartu kredit  karena tidak ingin menghadapi tagihan atau berusaha menyembunyikan dari  pasangan, kemungkinan besar ada lebih banyak utang daripada yang dapat  ditangani.
 
9.      Tidak mampu menabung karena memiliki terlalu banyak hutang
Semakin banyak uang yang dibayarkan untuk utang, maka semakin sedikit  yang dimiliki untuk hal-hal lain, seperti menabung. Jadi, jika merasa  tidak dapat menabung karena uang habis untuk membayar utang, artinya  sudah terlalu banyak utang yang dimiliki.
10.  Khawatir tentang bagaimana melunasi kartu kredit
Jika selalu khawatir tentang bagaimana caranya dapat melunasi kartu  kredit, mungkin saja utang yang dimiliki sudah di luar kendali. Tetapi  jangan berasumsi jika tidak stres tentang utang artinya aman. Bisa jadi  terlalu mengabaikan utang atau berusaha menyangkal betapa buruknya hal  itu.</content:encoded></item></channel></rss>
