<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ide Usaha Camilan, Tak Sampai Satu Bulan Sudah Balik Modal</title><description>Bisnis makanan tidak akan pernah mati. Asal kemasannya menarik dan memiliki cita rasa lezat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/09/455/2341486/ide-usaha-camilan-tak-sampai-satu-bulan-sudah-balik-modal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/09/455/2341486/ide-usaha-camilan-tak-sampai-satu-bulan-sudah-balik-modal"/><item><title>Ide Usaha Camilan, Tak Sampai Satu Bulan Sudah Balik Modal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/09/455/2341486/ide-usaha-camilan-tak-sampai-satu-bulan-sudah-balik-modal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/09/455/2341486/ide-usaha-camilan-tak-sampai-satu-bulan-sudah-balik-modal</guid><pubDate>Sabtu 09 Januari 2021 22:07 WIB</pubDate><dc:creator>Alya Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/09/455/2341486/ide-usaha-camilan-tak-sampai-satu-bulan-sudah-balik-modal-nkNISvkkmq.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Tips Memulai Bisnis (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/09/455/2341486/ide-usaha-camilan-tak-sampai-satu-bulan-sudah-balik-modal-nkNISvkkmq.jpeg</image><title>Ilustrasi Tips Memulai Bisnis (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bisnis makanan tidak akan pernah mati. Asal kemasannya menarik dan memiliki cita rasa lezat. Ritail camilan merupakan salah satu dari sekian banyak contoh usaha yang memiliki prospek bagus. Meskipun bukan makanan pokok, camilan sudah menjadi salah satu dari kebutuhan masyarakat, terutama anak-anak.
Mengutip dari buku Usaha Camilan Modal Di bawah Satu Juta Balik Modal Satu Bulan karya Adib Ihsan, terbitan 2010, peluang bisnis ini cukup menjanjikan. Mudahnya pengerjaan, modal kecil, untung berlipat, cepat balik modal, dan minim risiko.
Baca juga: Ikan Tuna Sirip Biru Dijual Rp2,8 Miliar di Pelelanga
Ada banyak pilihan dalam menjalankan bisnis camilan ini. Bisa memproduksi sendiri atau cukup mengemas ulang dan memasarkannya. Bagi pemula bisnis, disarankan untuk melakukan hal kedua. Jika menggunakan sistem kemas ulang, camilan dapat diperoleh melalui supplier.
Beli beragam jenis camilan tanpa merek, kemudian mengemasnya kembali dengan lebih kecil. Misalnya jualan makaroni kering, makanan ini digemari oleh semua kalangan usia dari anak-anak hingga orang dewasa. Coba membeli makaroni kering di pusat grosir makanan ringan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMC8xMy81LzExNjcwMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Harga yang dipatok biasanya berkisar antara Rp67.000 hingga Rp75.000 per 5 kg. Setelah itu tinggal mengemas ulang per 100 gram dan dijual dengan harga Rp500. Wah berlipat ganda keuntungannya, pastinya sangat menggiurkan.
Berbekal modal kurang dari 1 juta rupiah, keuntungannya yang di dapatkan sudah sangat melimpah. Tak perlu menunggu lama untuk balik modal. Berikut hal-hal yang perlu disiapkan sebelum memulai usaha ini.Pertama, cari supplier yang berkualitas dan harga yang terjangkau.  Keduanya harus balance, jangan hanya menjual dengan harga yang murah  tetapi rasa tidak enak.
Kedua, lokasi penjualan. Pilih lokasi yang mudah dijangkau banyak  orang. Seperti di pinggir jalan, lingkungan sekitar sekolah atau kampus.
Ketiga, siapkan peralatan dan tenaga. Pastikan peralatan lengkap  supaya bisnis bisa berjalan lancar. Maksimalkan juga tenaga yang ikut  membantu membangun bisnis ini.
Keempat, ketahui kompetitor. Jika terdapat kompetitor di sekitar  lokasi jualan, maka buat produk memiliki nilai lebih lagi. Misalnya dari  segi variasi, harga, atau kualitas yang lebih baik. Berikan juga  inovasi kemasan yang menarik.</description><content:encoded>JAKARTA - Bisnis makanan tidak akan pernah mati. Asal kemasannya menarik dan memiliki cita rasa lezat. Ritail camilan merupakan salah satu dari sekian banyak contoh usaha yang memiliki prospek bagus. Meskipun bukan makanan pokok, camilan sudah menjadi salah satu dari kebutuhan masyarakat, terutama anak-anak.
Mengutip dari buku Usaha Camilan Modal Di bawah Satu Juta Balik Modal Satu Bulan karya Adib Ihsan, terbitan 2010, peluang bisnis ini cukup menjanjikan. Mudahnya pengerjaan, modal kecil, untung berlipat, cepat balik modal, dan minim risiko.
Baca juga: Ikan Tuna Sirip Biru Dijual Rp2,8 Miliar di Pelelanga
Ada banyak pilihan dalam menjalankan bisnis camilan ini. Bisa memproduksi sendiri atau cukup mengemas ulang dan memasarkannya. Bagi pemula bisnis, disarankan untuk melakukan hal kedua. Jika menggunakan sistem kemas ulang, camilan dapat diperoleh melalui supplier.
Beli beragam jenis camilan tanpa merek, kemudian mengemasnya kembali dengan lebih kecil. Misalnya jualan makaroni kering, makanan ini digemari oleh semua kalangan usia dari anak-anak hingga orang dewasa. Coba membeli makaroni kering di pusat grosir makanan ringan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMC8xMy81LzExNjcwMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Harga yang dipatok biasanya berkisar antara Rp67.000 hingga Rp75.000 per 5 kg. Setelah itu tinggal mengemas ulang per 100 gram dan dijual dengan harga Rp500. Wah berlipat ganda keuntungannya, pastinya sangat menggiurkan.
Berbekal modal kurang dari 1 juta rupiah, keuntungannya yang di dapatkan sudah sangat melimpah. Tak perlu menunggu lama untuk balik modal. Berikut hal-hal yang perlu disiapkan sebelum memulai usaha ini.Pertama, cari supplier yang berkualitas dan harga yang terjangkau.  Keduanya harus balance, jangan hanya menjual dengan harga yang murah  tetapi rasa tidak enak.
Kedua, lokasi penjualan. Pilih lokasi yang mudah dijangkau banyak  orang. Seperti di pinggir jalan, lingkungan sekitar sekolah atau kampus.
Ketiga, siapkan peralatan dan tenaga. Pastikan peralatan lengkap  supaya bisnis bisa berjalan lancar. Maksimalkan juga tenaga yang ikut  membantu membangun bisnis ini.
Keempat, ketahui kompetitor. Jika terdapat kompetitor di sekitar  lokasi jualan, maka buat produk memiliki nilai lebih lagi. Misalnya dari  segi variasi, harga, atau kualitas yang lebih baik. Berikan juga  inovasi kemasan yang menarik.</content:encoded></item></channel></rss>
