<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ternyata BLT Subsidi Gaji Belum Cair Semua</title><description>Bansos berupa bantuan subsidi gaji/upah (BSU) telah disalurkan Kementerian Ketenagakerjaan kepada pekerja/buruh.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/10/320/2341730/ternyata-blt-subsidi-gaji-belum-cair-semua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/10/320/2341730/ternyata-blt-subsidi-gaji-belum-cair-semua"/><item><title>Ternyata BLT Subsidi Gaji Belum Cair Semua</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/10/320/2341730/ternyata-blt-subsidi-gaji-belum-cair-semua</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/10/320/2341730/ternyata-blt-subsidi-gaji-belum-cair-semua</guid><pubDate>Minggu 10 Januari 2021 07:02 WIB</pubDate><dc:creator>Alya Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/09/320/2341730/ternyata-blt-subsidi-gaji-belum-cair-semua-fRCeeYkpcq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/09/320/2341730/ternyata-blt-subsidi-gaji-belum-cair-semua-fRCeeYkpcq.jpg</image><title>Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bansos berupa bantuan subsidi gaji/upah (BSU) telah disalurkan Kementerian Ketenagakerjaan kepada pekerja/buruh. BSU disalurkan melalui dua termin pembayaran yakni termin pertama pada periode September-Oktober dan periode kedua November-Desember.
Target penerimaan BSU sebanyak 12.4 juta orang dengan anggaran Rp29,76 triliun. Menurut  data per 31 Desember 2020, anggaran BSU telah terealisasi sebesar Rp29,41 triliun atau setara 98,81%.
BSU pada termin pertama telah tersalurkan kepada 12,2 juta penerima dengan total anggaran sebesar Rp14,71 triliun (98,88%). Sedangkan untuk termin kedua telah tersalurkan kepada 12,2 juta orang dengan anggaran sebesar Rp14,69 triliun (98,74%).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNi82Ny8xMjQxOTcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebanyak 294.160 orang yang belum mendapatkan bantuan berupa subsidi gaji/upah tersebut. Data tersebut saat ini masih dalam tahap rekonsiliasi dengan Bank Himbara sebagai bank penyalur untuk mendapatkan hasil penyaluran yang rill.
&amp;ldquo;Sisa anggaran subsidi gaji/upah yang belum tersalurkan telah dikembalikan ke kas negara pada tanggal 31 Desember 2020, hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan. Di samping itu, data riil penyaluran BSU saat ini masih dalam proses rekonsiliasi dengan Bank Himbara selaku Bank Penyalur mengingat dana yang tidak sedikit dan melibatkan berbagai Bank sesuai rekening calon penerima sehingga memerlukan waktu,&amp;rdquo; kata Plt. Dirjen PHI dan Jamsos, Tri Retno Isnaningaih, melalui Siaran Pers Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan, Sabtu (09/01/2020).
Baca selengkapnya: Terungkap BLT Subsidi Gaji Belum Cair Semua, Ini Alasannya</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bansos berupa bantuan subsidi gaji/upah (BSU) telah disalurkan Kementerian Ketenagakerjaan kepada pekerja/buruh. BSU disalurkan melalui dua termin pembayaran yakni termin pertama pada periode September-Oktober dan periode kedua November-Desember.
Target penerimaan BSU sebanyak 12.4 juta orang dengan anggaran Rp29,76 triliun. Menurut  data per 31 Desember 2020, anggaran BSU telah terealisasi sebesar Rp29,41 triliun atau setara 98,81%.
BSU pada termin pertama telah tersalurkan kepada 12,2 juta penerima dengan total anggaran sebesar Rp14,71 triliun (98,88%). Sedangkan untuk termin kedua telah tersalurkan kepada 12,2 juta orang dengan anggaran sebesar Rp14,69 triliun (98,74%).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNi82Ny8xMjQxOTcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebanyak 294.160 orang yang belum mendapatkan bantuan berupa subsidi gaji/upah tersebut. Data tersebut saat ini masih dalam tahap rekonsiliasi dengan Bank Himbara sebagai bank penyalur untuk mendapatkan hasil penyaluran yang rill.
&amp;ldquo;Sisa anggaran subsidi gaji/upah yang belum tersalurkan telah dikembalikan ke kas negara pada tanggal 31 Desember 2020, hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan. Di samping itu, data riil penyaluran BSU saat ini masih dalam proses rekonsiliasi dengan Bank Himbara selaku Bank Penyalur mengingat dana yang tidak sedikit dan melibatkan berbagai Bank sesuai rekening calon penerima sehingga memerlukan waktu,&amp;rdquo; kata Plt. Dirjen PHI dan Jamsos, Tri Retno Isnaningaih, melalui Siaran Pers Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan, Sabtu (09/01/2020).
Baca selengkapnya: Terungkap BLT Subsidi Gaji Belum Cair Semua, Ini Alasannya</content:encoded></item></channel></rss>
