<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ustadz Yusuf Mansur Disebut Promosikan Saham, Begini Kata WIKA</title><description>Belakangan ini marak influencer mempromosikan sejumlah saham di media sosial.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/11/278/2342491/ustadz-yusuf-mansur-disebut-promosikan-saham-begini-kata-wika</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/11/278/2342491/ustadz-yusuf-mansur-disebut-promosikan-saham-begini-kata-wika"/><item><title>Ustadz Yusuf Mansur Disebut Promosikan Saham, Begini Kata WIKA</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/11/278/2342491/ustadz-yusuf-mansur-disebut-promosikan-saham-begini-kata-wika</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/11/278/2342491/ustadz-yusuf-mansur-disebut-promosikan-saham-begini-kata-wika</guid><pubDate>Senin 11 Januari 2021 14:22 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/11/278/2342491/ustadz-yusuf-mansur-disebut-promosikan-saham-begini-kata-wika-JWeQ7NswMT.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/11/278/2342491/ustadz-yusuf-mansur-disebut-promosikan-saham-begini-kata-wika-JWeQ7NswMT.jpeg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Belakangan ini marak influencer mempromosikan sejumlah saham di media sosial. Beberapa influencer yang meramaikan promosi saham di antaranya Raffi Ahmad, Ari Lasso, Ustadz Yusuf Mansur dan putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.
Ustadz Yusuf Mansur diketahui kerap menyarankan kepada investor untuk membeli saham perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Melalui Mansurmology, dia mengajak investor untuk memborong saham konstruksi BUMN di antaranya PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA).
Baca Juga: Saham WSKT hingga WIKA Gacor berkat SWF, Begini Pergerakannya 
 
Manajemen WIKA angkat suara dengan menjawab pertanyaan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui surat nomor S-00170/BEI.PP2/01-2021 tanggal 8 Januari 2021 perihal permintaan penjelasan atas pemberitaan di media massa terkait dengan pemberitaan.
Corporate Secretary PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), Mahendra Vijaya membantah bahwa pihaknya melakukan endorsement saham perseroan dengan Yusuf Mansur.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yMS82Ny8xMjYzMTAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Perseroan ataupun Grup Perseroan TIDAK memiliki kerjasama endorsement dengan figure publik siapa pun,&quot; ujar Mahendra dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Senin (11/1/2021).
Mahendra menambahkan, tidak terdapat terdapat hubungan afiliasi antara figure publik tersebut dengan perseroan atau grup perseroan atau jajaran direksi dan komisaris perseroan.Terkait apakah informasi atau kejadian penting lainnya yang material  dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan serta dapat  mempengaruhi harga saham perseroan, dia menyebut hal itu tidak  mempengaruhi kinerja perseroan.
&quot;Tidak terdapat informasi atau kejadian penting lainnya yang material  dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan serta dapat  mempengaruhi harga saham perusahaan,&quot; ucapnya.
Dilihat dari RTI Business, saham WIKA dalam tiga bulan terakhir  mengalami kenaikan 233,33%. Dalam waktu enam bulan saham WIKA naik  132,17%.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Belakangan ini marak influencer mempromosikan sejumlah saham di media sosial. Beberapa influencer yang meramaikan promosi saham di antaranya Raffi Ahmad, Ari Lasso, Ustadz Yusuf Mansur dan putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.
Ustadz Yusuf Mansur diketahui kerap menyarankan kepada investor untuk membeli saham perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Melalui Mansurmology, dia mengajak investor untuk memborong saham konstruksi BUMN di antaranya PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA).
Baca Juga: Saham WSKT hingga WIKA Gacor berkat SWF, Begini Pergerakannya 
 
Manajemen WIKA angkat suara dengan menjawab pertanyaan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui surat nomor S-00170/BEI.PP2/01-2021 tanggal 8 Januari 2021 perihal permintaan penjelasan atas pemberitaan di media massa terkait dengan pemberitaan.
Corporate Secretary PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), Mahendra Vijaya membantah bahwa pihaknya melakukan endorsement saham perseroan dengan Yusuf Mansur.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yMS82Ny8xMjYzMTAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Perseroan ataupun Grup Perseroan TIDAK memiliki kerjasama endorsement dengan figure publik siapa pun,&quot; ujar Mahendra dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Senin (11/1/2021).
Mahendra menambahkan, tidak terdapat terdapat hubungan afiliasi antara figure publik tersebut dengan perseroan atau grup perseroan atau jajaran direksi dan komisaris perseroan.Terkait apakah informasi atau kejadian penting lainnya yang material  dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan serta dapat  mempengaruhi harga saham perseroan, dia menyebut hal itu tidak  mempengaruhi kinerja perseroan.
&quot;Tidak terdapat informasi atau kejadian penting lainnya yang material  dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan serta dapat  mempengaruhi harga saham perusahaan,&quot; ucapnya.
Dilihat dari RTI Business, saham WIKA dalam tiga bulan terakhir  mengalami kenaikan 233,33%. Dalam waktu enam bulan saham WIKA naik  132,17%.</content:encoded></item></channel></rss>
