<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPKM Jawa-Bali Berlaku, Awas Rupiah Semakin Tertekan</title><description>Nilai tukar Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak di level Rp13.900 per USD-Rp14.100 per USD.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/11/320/2342284/ppkm-jawa-bali-berlaku-awas-rupiah-semakin-tertekan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/11/320/2342284/ppkm-jawa-bali-berlaku-awas-rupiah-semakin-tertekan"/><item><title>PPKM Jawa-Bali Berlaku, Awas Rupiah Semakin Tertekan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/11/320/2342284/ppkm-jawa-bali-berlaku-awas-rupiah-semakin-tertekan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/11/320/2342284/ppkm-jawa-bali-berlaku-awas-rupiah-semakin-tertekan</guid><pubDate>Senin 11 Januari 2021 09:00 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/11/320/2342284/ppkm-jawa-bali-berlaku-awas-rupiah-semakin-tertekan-WP5csKPqTH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/11/320/2342284/ppkm-jawa-bali-berlaku-awas-rupiah-semakin-tertekan-WP5csKPqTH.jpg</image><title>Rupiah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak di level Rp13.900 per USD-Rp14.100 per USD. Namun di tengah sentimen positif yang terjadi ada sentimen negatif yang sempat mengganggu laju pergerakan Rupiah.

Dari dalam negeri, pertambahan kasus Covid-19 yang masih tinggi membuat kembali diadakannya pembatasan kegiatan masyarakat, kali ini dikenal dengan istilah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa dan Bali yang mulai berlaku dari tanggal 11-25 Januari 2021.

Pengetatan ini tentu saja dapat berpengaruh terhadap konsumsi masyarakat yang pada akhirnya akan berdampak pada pergerakan Rupiah. Demikian seperti dilansir laporan Tresuary MNC Bank, Jakarta, Senin (11/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Dolar AS Pukul Mundur Rupiah ke Level Rp14.007 per USD&amp;nbsp;
Dari AS, lonjakan imbal hasil obligasi AS mulai membebani mata uang pasar berkembang. Lonjakan imbal hasil benchmark global utama meningkatkan prospek jeda dalam penurunan dolar baru-baru ini, yang dapat merusak momentum reli untuk aset berisiko seperti rupiah.

Untuk minggu ini ada kabar positif dari program vaksinasi Covid-19 di Indonesia.&amp;nbsp;Majelis Ulama Indonesia telah memberi label halal dan suci untuk vaksin Covid-19 buatan Sinovac. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) masih melakukan uji untuk menerbitkan izin penggunaan darurat. Setelah BPOM memberikan lampu hijau maka orang pertama yang akan disuntik vaksin Covid-19 adalah Presiden Joko Widodo. Mulainya program vaksinasi di Indonesia diharapkan mampu menjadi momentum pemulihan untuk perekonomian Indonesia.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup melemah 112,5 poin atau 0,81% ke Rp14.022,5 per USD pada Jumat (8/1/2021). Jisdor berada di Rp14.058 per USD turun 120 poin. Sementara itu, dollar index naik 0,1% menjadi 89,92.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8wNi8xLzEyNjk4OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebenarnya sejak awal tahun terlihat investor asing mulai masuk ke aset-aset keuangan domestik. Aliran modal asing yang masuk ke pasar finansial turut mengangkat kinerja bursa saham dan nilai tukar rupiah.

Bahkan Dana Moneter Internasional (IMF) meramal ekonomi Indonesia tumbuh 4,8% tahun ini. IMF&amp;nbsp;lebih optimis memandang perekonomian RI ketimbang Bank Dunia yang memproyeksikan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) RI di angka 4,4% tahun ini. Kebijakan makroekonomi yang masih akomodatif diharapkan mampu menggairahkan roda perekonomian yang lesu saat terjangkit&amp;nbsp;Covid-19 sepanjang tahun 2020.
</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak di level Rp13.900 per USD-Rp14.100 per USD. Namun di tengah sentimen positif yang terjadi ada sentimen negatif yang sempat mengganggu laju pergerakan Rupiah.

Dari dalam negeri, pertambahan kasus Covid-19 yang masih tinggi membuat kembali diadakannya pembatasan kegiatan masyarakat, kali ini dikenal dengan istilah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa dan Bali yang mulai berlaku dari tanggal 11-25 Januari 2021.

Pengetatan ini tentu saja dapat berpengaruh terhadap konsumsi masyarakat yang pada akhirnya akan berdampak pada pergerakan Rupiah. Demikian seperti dilansir laporan Tresuary MNC Bank, Jakarta, Senin (11/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Dolar AS Pukul Mundur Rupiah ke Level Rp14.007 per USD&amp;nbsp;
Dari AS, lonjakan imbal hasil obligasi AS mulai membebani mata uang pasar berkembang. Lonjakan imbal hasil benchmark global utama meningkatkan prospek jeda dalam penurunan dolar baru-baru ini, yang dapat merusak momentum reli untuk aset berisiko seperti rupiah.

Untuk minggu ini ada kabar positif dari program vaksinasi Covid-19 di Indonesia.&amp;nbsp;Majelis Ulama Indonesia telah memberi label halal dan suci untuk vaksin Covid-19 buatan Sinovac. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) masih melakukan uji untuk menerbitkan izin penggunaan darurat. Setelah BPOM memberikan lampu hijau maka orang pertama yang akan disuntik vaksin Covid-19 adalah Presiden Joko Widodo. Mulainya program vaksinasi di Indonesia diharapkan mampu menjadi momentum pemulihan untuk perekonomian Indonesia.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup melemah 112,5 poin atau 0,81% ke Rp14.022,5 per USD pada Jumat (8/1/2021). Jisdor berada di Rp14.058 per USD turun 120 poin. Sementara itu, dollar index naik 0,1% menjadi 89,92.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8wNi8xLzEyNjk4OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebenarnya sejak awal tahun terlihat investor asing mulai masuk ke aset-aset keuangan domestik. Aliran modal asing yang masuk ke pasar finansial turut mengangkat kinerja bursa saham dan nilai tukar rupiah.

Bahkan Dana Moneter Internasional (IMF) meramal ekonomi Indonesia tumbuh 4,8% tahun ini. IMF&amp;nbsp;lebih optimis memandang perekonomian RI ketimbang Bank Dunia yang memproyeksikan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) RI di angka 4,4% tahun ini. Kebijakan makroekonomi yang masih akomodatif diharapkan mampu menggairahkan roda perekonomian yang lesu saat terjangkit&amp;nbsp;Covid-19 sepanjang tahun 2020.
</content:encoded></item></channel></rss>
