<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 di Bali Kembali Naik, Luhut: Sekarang Perlu Diketatkan</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali kembali melakukan pengetatan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/11/320/2342320/kasus-covid-19-di-bali-kembali-naik-luhut-sekarang-perlu-diketatkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/11/320/2342320/kasus-covid-19-di-bali-kembali-naik-luhut-sekarang-perlu-diketatkan"/><item><title>Kasus Covid-19 di Bali Kembali Naik, Luhut: Sekarang Perlu Diketatkan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/11/320/2342320/kasus-covid-19-di-bali-kembali-naik-luhut-sekarang-perlu-diketatkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/11/320/2342320/kasus-covid-19-di-bali-kembali-naik-luhut-sekarang-perlu-diketatkan</guid><pubDate>Senin 11 Januari 2021 10:11 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/11/320/2342320/kasus-covid-19-di-bali-kembali-naik-luhut-sekarang-perlu-diketatkan-h5UWIFoZn7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Luhut (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/11/320/2342320/kasus-covid-19-di-bali-kembali-naik-luhut-sekarang-perlu-diketatkan-h5UWIFoZn7.jpg</image><title>Menko Luhut (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang sekaligus Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Luhut Binsar Pandjaitan meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali kembali melakukan pengetatan untuk menekan laju penyebaran virus corona setelah liburan panjang.

&quot;Saya titip kepada pak Oka (Wagub Bali), Bali kemarin data Covid-19 naik tinggi dampak dari liburan panjang. Oleh karena itu sekarang perlu diketatkan kembali,&quot; ujar dalam peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia secara virtual, Senin (11/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Mirip dengan di Inggris, Satu Lagi Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Jepang&amp;nbsp;
Menurut Luhut, pengawasan terhadap pelaksanaan swab test maupun mengenai rapid test antigen, kemudian penyiapan untuk karantina dan protokol kesehatan yang disusun Kemenkes harus betul betul dilakukan.

&quot;Jika ini kita kerjakan sungguh-sungguh semua tempat, kita yakin kita bisa Covid-19 bisa ditekan,&quot; ungkap dia.

Seperti diketahui, pemerintah kembali menerapkan pembatasan kegiatan bagi masyarakat utamanya di wilayah Pulau Jawa dan Bali. Pasalnya, Pulau Jawa dan Bali menjadi kontributor terbesar peningkatan kasus Covid-19 di tingkat nasional.

&amp;ldquo;Sejak awal pandemi, kontribusi kasus dari pulau Jawa dan Bali tidak pernah berada di bawah 50% dari penambahan kasus positif mingguan. Bahkan, pada bulan Desember 2020, sebanyak 129.994 kasus dikontribusikan oleh kedua pulau ini. Dan ini merupakan yang tertinggi sejak bulan Maret 2020,&amp;rdquo; kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Dia mengatakan, jika dilihat dari total kasus positif per tanggal 3 Januari 2021, kontribusinya sangat besar. Di mana, Jawa-Bali berkontribusi sebesar 65% atau 496.674 kasus dari total kasus positif Covid-19 di tingkat nasional.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang sekaligus Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Luhut Binsar Pandjaitan meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali kembali melakukan pengetatan untuk menekan laju penyebaran virus corona setelah liburan panjang.

&quot;Saya titip kepada pak Oka (Wagub Bali), Bali kemarin data Covid-19 naik tinggi dampak dari liburan panjang. Oleh karena itu sekarang perlu diketatkan kembali,&quot; ujar dalam peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia secara virtual, Senin (11/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Mirip dengan di Inggris, Satu Lagi Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Jepang&amp;nbsp;
Menurut Luhut, pengawasan terhadap pelaksanaan swab test maupun mengenai rapid test antigen, kemudian penyiapan untuk karantina dan protokol kesehatan yang disusun Kemenkes harus betul betul dilakukan.

&quot;Jika ini kita kerjakan sungguh-sungguh semua tempat, kita yakin kita bisa Covid-19 bisa ditekan,&quot; ungkap dia.

Seperti diketahui, pemerintah kembali menerapkan pembatasan kegiatan bagi masyarakat utamanya di wilayah Pulau Jawa dan Bali. Pasalnya, Pulau Jawa dan Bali menjadi kontributor terbesar peningkatan kasus Covid-19 di tingkat nasional.

&amp;ldquo;Sejak awal pandemi, kontribusi kasus dari pulau Jawa dan Bali tidak pernah berada di bawah 50% dari penambahan kasus positif mingguan. Bahkan, pada bulan Desember 2020, sebanyak 129.994 kasus dikontribusikan oleh kedua pulau ini. Dan ini merupakan yang tertinggi sejak bulan Maret 2020,&amp;rdquo; kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Dia mengatakan, jika dilihat dari total kasus positif per tanggal 3 Januari 2021, kontribusinya sangat besar. Di mana, Jawa-Bali berkontribusi sebesar 65% atau 496.674 kasus dari total kasus positif Covid-19 di tingkat nasional.</content:encoded></item></channel></rss>
