<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kondisi Keuangan Meningkat, Orang Makin Banyak Nabung</title><description>Bank Indonesia (BI) merilis hasil survei konsumen pada Desember 2020  mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi menguat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/11/622/2342394/kondisi-keuangan-meningkat-orang-makin-banyak-nabung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/11/622/2342394/kondisi-keuangan-meningkat-orang-makin-banyak-nabung"/><item><title>Kondisi Keuangan Meningkat, Orang Makin Banyak Nabung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/11/622/2342394/kondisi-keuangan-meningkat-orang-makin-banyak-nabung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/11/622/2342394/kondisi-keuangan-meningkat-orang-makin-banyak-nabung</guid><pubDate>Senin 11 Januari 2021 12:14 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/11/622/2342394/kondisi-keuangan-meningkat-orang-makin-banyak-nabung-8VLgkiEOIN.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/11/622/2342394/kondisi-keuangan-meningkat-orang-makin-banyak-nabung-8VLgkiEOIN.jpeg</image><title>Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) merilis hasil survei konsumen pada Desember 2020 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi menguat. BI juga mencatat kondisi keuangan konsumen meningkat.
Baca Juga: 5 Cara Mudah Tingkatkan Finansial Keuangan, Jangan Takut Ambil Tindakan!
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan rata-rata proposi pendapatan konsumen meningkat pada Desember 2020.
&quot;Posisi pendapatan keuangan konsumen meningkat sedikit  yaitu dari 68,8% menjadi 69%,&quot; kata Erwin di Jakarta, Senin (11/1/2021).
Baca Juga: Tabungan Tiris Usai Liburan? Tenang, Ada 4 Cara Memulihkannya
 
Lanjutnya, meningkatkan keuangan konsumen dikarenakan rata-rata proposi pendapatan meningkat disebabkan banyaknya hasil pendapatan disimpan.
&quot;Pendapatan ini meningkat karena adanya keuangan simpanan yang disimpan 19,4% menjadi 20,8%,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMS8yMy81LzExNzQyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sedangkan rasio pembayaran cicilan utang menurun dari 11,8% menjadi  10,2%. Adapun berdasarkan kelompok pengeluaran, rata-rata konsumsi  meningkat dengan pengeluaran Rp1 juta hingga Rp2 juta.
&quot;Porsi tabungan meningkat pada seluruh tingkat pengeluaran,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) merilis hasil survei konsumen pada Desember 2020 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi menguat. BI juga mencatat kondisi keuangan konsumen meningkat.
Baca Juga: 5 Cara Mudah Tingkatkan Finansial Keuangan, Jangan Takut Ambil Tindakan!
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan rata-rata proposi pendapatan konsumen meningkat pada Desember 2020.
&quot;Posisi pendapatan keuangan konsumen meningkat sedikit  yaitu dari 68,8% menjadi 69%,&quot; kata Erwin di Jakarta, Senin (11/1/2021).
Baca Juga: Tabungan Tiris Usai Liburan? Tenang, Ada 4 Cara Memulihkannya
 
Lanjutnya, meningkatkan keuangan konsumen dikarenakan rata-rata proposi pendapatan meningkat disebabkan banyaknya hasil pendapatan disimpan.
&quot;Pendapatan ini meningkat karena adanya keuangan simpanan yang disimpan 19,4% menjadi 20,8%,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMS8yMy81LzExNzQyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sedangkan rasio pembayaran cicilan utang menurun dari 11,8% menjadi  10,2%. Adapun berdasarkan kelompok pengeluaran, rata-rata konsumsi  meningkat dengan pengeluaran Rp1 juta hingga Rp2 juta.
&quot;Porsi tabungan meningkat pada seluruh tingkat pengeluaran,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
