<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>15 Juta Vaksin Sinovac Tiba Lagi, Ingat Ini Bukan Obat   </title><description>Menag Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut mengungkapkan bahwa vaksin Covid-19 itu bukan obat</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/12/320/2343146/15-juta-vaksin-sinovac-tiba-lagi-ingat-ini-bukan-obat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/12/320/2343146/15-juta-vaksin-sinovac-tiba-lagi-ingat-ini-bukan-obat"/><item><title>15 Juta Vaksin Sinovac Tiba Lagi, Ingat Ini Bukan Obat   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/12/320/2343146/15-juta-vaksin-sinovac-tiba-lagi-ingat-ini-bukan-obat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/12/320/2343146/15-juta-vaksin-sinovac-tiba-lagi-ingat-ini-bukan-obat</guid><pubDate>Selasa 12 Januari 2021 14:54 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/12/320/2343146/15-juta-vaksin-sinovac-tiba-lagi-ingat-ini-bukan-obat-KSQOglylit.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vaksin Corona Bukan Obat. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/12/320/2343146/15-juta-vaksin-sinovac-tiba-lagi-ingat-ini-bukan-obat-KSQOglylit.jpg</image><title>Vaksin Corona Bukan Obat. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut mengungkapkan bahwa vaksin Covid-19 itu bukan obat. Dirinya pun turut menyaksikan datangnya 15 juta vaksin Sinovac di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
&quot;Vaksin ini bukan obat tapi upaya pencegahan maka dilakukan cara simultan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang selama ini diberlakukan,&quot; ujar dia, Selasa (12/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;15 Juta Vaksin Sinovac Tiba, Canda Bos Garuda dengan Menag
Pihaknya juga ingin menekankan kembali bahwa vaksin ini adalah ikhtiar atau usaha dari pemerintah sebagai wujud kecintaannya kepada warga negaranya.
&quot;Jadi kecintaan pemerintah kepada bangsa Indonesia ini diikhtiarkan vaksin ini. Dan alhamdulillah pada hari ini sudah datang kembali kurang lebih 15 juta dosis vaksin,&quot; ungkap dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;15 Juta Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia, Doni Monardo: Ini Sebuah Kehidupan
Sebelumnya, Vaksin Covid-19 gelombang III telah tiba di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/1/2020) pukul 12.19 WIB, menggunakan pesawat milik Garuda Indonesia. Vaksin yang baru saja tiba itu berasal dari perusahaan farmasi Sinovac Biotech, China.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8xMS8xLzEyNzIzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Vaksin tersebut diturunkan satu per satu dari bagasi pesawat kemudian ditempatkan di dalam kontainer. Setelah diturunkan masing-masing boks disemprot desinfektan. Tampak sejumlah petugas bergegas menjaga proses pemindahan vaksin tersebut.
Sama seperti tahap I dan II, usai kegiatan bongkar muat 15 juta vaksin langsung diberangkatkan ke laboratorium PT Bio Farma (Persero) di Bandung, Jawa Barat, untuk diamankan sementara.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut mengungkapkan bahwa vaksin Covid-19 itu bukan obat. Dirinya pun turut menyaksikan datangnya 15 juta vaksin Sinovac di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
&quot;Vaksin ini bukan obat tapi upaya pencegahan maka dilakukan cara simultan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang selama ini diberlakukan,&quot; ujar dia, Selasa (12/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;15 Juta Vaksin Sinovac Tiba, Canda Bos Garuda dengan Menag
Pihaknya juga ingin menekankan kembali bahwa vaksin ini adalah ikhtiar atau usaha dari pemerintah sebagai wujud kecintaannya kepada warga negaranya.
&quot;Jadi kecintaan pemerintah kepada bangsa Indonesia ini diikhtiarkan vaksin ini. Dan alhamdulillah pada hari ini sudah datang kembali kurang lebih 15 juta dosis vaksin,&quot; ungkap dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;15 Juta Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia, Doni Monardo: Ini Sebuah Kehidupan
Sebelumnya, Vaksin Covid-19 gelombang III telah tiba di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/1/2020) pukul 12.19 WIB, menggunakan pesawat milik Garuda Indonesia. Vaksin yang baru saja tiba itu berasal dari perusahaan farmasi Sinovac Biotech, China.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8xMS8xLzEyNzIzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Vaksin tersebut diturunkan satu per satu dari bagasi pesawat kemudian ditempatkan di dalam kontainer. Setelah diturunkan masing-masing boks disemprot desinfektan. Tampak sejumlah petugas bergegas menjaga proses pemindahan vaksin tersebut.
Sama seperti tahap I dan II, usai kegiatan bongkar muat 15 juta vaksin langsung diberangkatkan ke laboratorium PT Bio Farma (Persero) di Bandung, Jawa Barat, untuk diamankan sementara.</content:encoded></item></channel></rss>
