<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Lesu saat Investor Serbu Obligasi AS</title><description>Harga emas jatuh pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/13/320/2343455/harga-emas-lesu-saat-investor-serbu-obligasi-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/13/320/2343455/harga-emas-lesu-saat-investor-serbu-obligasi-as"/><item><title>Harga Emas Lesu saat Investor Serbu Obligasi AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/13/320/2343455/harga-emas-lesu-saat-investor-serbu-obligasi-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/13/320/2343455/harga-emas-lesu-saat-investor-serbu-obligasi-as</guid><pubDate>Rabu 13 Januari 2021 07:25 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/13/320/2343455/harga-emas-lesu-saat-investor-serbu-obligasi-as-zdaZLSYFii.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emas (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/13/320/2343455/harga-emas-lesu-saat-investor-serbu-obligasi-as-zdaZLSYFii.jpg</image><title>Emas (Shutterstock)</title></images><description>CHICAGO - Harga emas jatuh pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Hai ini ketika sebagian besar investor masih memburu obligasi AS yang memberikan imbal hasil relatif tinggi meskipun sedikit menyusut.

Sementara prospek inflasi yang lebih kuat didorong oleh peningkatan stimulus fiskal di Amerika Serikat. Sentimen tersebut membatasi penurunan emas lebih lanjut.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Harga Emas Rebound usai Turun 4%
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, merosot USD6,6 atau 0,36% menjadi ditutup pada USD1.844,20 per ounce. Sehari sebelumnya, Senin (11/1/202), terangkat USD15,4 atau 0,84% menjadi USD1.850,80.

Pada akhir pekan lalu, Jumat (8/1/2021), emas berjangka terjun USD78,2 atau 4,09% menjadi USD1.835,40, merupakan penyelesaian emas berjangka terendah sejak 14 Desember, serta persentase kerugian satu hari terburuk untuk kontrak paling aktif sejak 9 November.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Harga Emas Berjangka Turun 4%
&quot;Kesediaan investor untuk membeli (surat) utang AS meningkatkan kepercayaan pada aset-aset AS sehingga saham-saham menguat dan dolar tergelincir, keduanya keduanya membantu emas sedikit menguat,&quot; kata Tai Wong, kepala perdagangan derivatif logam dasar dan mulia di BMO.

Indeks dolar tergelincir 0,3 persen terhadap para pesaingnya, sementara imbal hasil obligasi AS 10-tahun turun ke terendah sesi 1,146 persen setelah lelang 10 tahun yang kuat.

&amp;ldquo;Akan ada paket stimulus besar yang akan mendukung pasar emas, tidak hanya dapat merangsang permintaan tetapi juga mendorong ide-ide dari beberapa masalah inflasi harga,&amp;rdquo; kata analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff.Presiden terpilih AS Joe Biden mengatakan orang Amerika membutuhkan  lebih banyak bantuan ekonomi akibat pandemi COVID-19 dan bahwa dia akan  menyampaikan rencana yang menelan biaya &quot;triliunan&quot; dolar.

Emas umumnya dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan  penurunan nilai mata uang yang dapat dihasilkan dari stimulus yang  meluas. Namun, imbal hasil obligasi yang lebih tinggi telah menantang  status itu baru-baru ini karena meningkatkan peluang kerugian memegang  emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Sementara emas masih rentan dalam jangka pendek terhadap kenaikan  dolar dan imbal hasil, &quot;gambaran makro masih positif untuk emas,&quot; kata  Nicholas Frappell, manajer umum global di ABC Bullion.

Angka ekonomi yang dirilis pada Selasa (12/1/2021) juga mendukung  emas, mencegahnya jatuh lebih jauh. Federasi Bisnis Independen Nasional  melaporkan indeks optimisme usaha kecil turun 5,5 poin menjadi 95,9 pada  Desember, jatuh di bawah nilai Indeks rata-rata 98 &amp;#8203;&amp;#8203;sejak 1973.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan ada sekitar 6,5 juta pekerjaan  yang tersedia pada akhir November, turun sedikit dari 6,6 juta pada  Oktober.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 15,1 sen atau  0,6% menjadi ditutup pada USD25,435 per ounce. Platinum untuk pengiriman  April naik USD23,2 atau 2,22% menjadi menetap di USD1.067,8 per ounce.</description><content:encoded>CHICAGO - Harga emas jatuh pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Hai ini ketika sebagian besar investor masih memburu obligasi AS yang memberikan imbal hasil relatif tinggi meskipun sedikit menyusut.

Sementara prospek inflasi yang lebih kuat didorong oleh peningkatan stimulus fiskal di Amerika Serikat. Sentimen tersebut membatasi penurunan emas lebih lanjut.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Harga Emas Rebound usai Turun 4%
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, merosot USD6,6 atau 0,36% menjadi ditutup pada USD1.844,20 per ounce. Sehari sebelumnya, Senin (11/1/202), terangkat USD15,4 atau 0,84% menjadi USD1.850,80.

Pada akhir pekan lalu, Jumat (8/1/2021), emas berjangka terjun USD78,2 atau 4,09% menjadi USD1.835,40, merupakan penyelesaian emas berjangka terendah sejak 14 Desember, serta persentase kerugian satu hari terburuk untuk kontrak paling aktif sejak 9 November.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Harga Emas Berjangka Turun 4%
&quot;Kesediaan investor untuk membeli (surat) utang AS meningkatkan kepercayaan pada aset-aset AS sehingga saham-saham menguat dan dolar tergelincir, keduanya keduanya membantu emas sedikit menguat,&quot; kata Tai Wong, kepala perdagangan derivatif logam dasar dan mulia di BMO.

Indeks dolar tergelincir 0,3 persen terhadap para pesaingnya, sementara imbal hasil obligasi AS 10-tahun turun ke terendah sesi 1,146 persen setelah lelang 10 tahun yang kuat.

&amp;ldquo;Akan ada paket stimulus besar yang akan mendukung pasar emas, tidak hanya dapat merangsang permintaan tetapi juga mendorong ide-ide dari beberapa masalah inflasi harga,&amp;rdquo; kata analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff.Presiden terpilih AS Joe Biden mengatakan orang Amerika membutuhkan  lebih banyak bantuan ekonomi akibat pandemi COVID-19 dan bahwa dia akan  menyampaikan rencana yang menelan biaya &quot;triliunan&quot; dolar.

Emas umumnya dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan  penurunan nilai mata uang yang dapat dihasilkan dari stimulus yang  meluas. Namun, imbal hasil obligasi yang lebih tinggi telah menantang  status itu baru-baru ini karena meningkatkan peluang kerugian memegang  emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Sementara emas masih rentan dalam jangka pendek terhadap kenaikan  dolar dan imbal hasil, &quot;gambaran makro masih positif untuk emas,&quot; kata  Nicholas Frappell, manajer umum global di ABC Bullion.

Angka ekonomi yang dirilis pada Selasa (12/1/2021) juga mendukung  emas, mencegahnya jatuh lebih jauh. Federasi Bisnis Independen Nasional  melaporkan indeks optimisme usaha kecil turun 5,5 poin menjadi 95,9 pada  Desember, jatuh di bawah nilai Indeks rata-rata 98 &amp;#8203;&amp;#8203;sejak 1973.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan ada sekitar 6,5 juta pekerjaan  yang tersedia pada akhir November, turun sedikit dari 6,6 juta pada  Oktober.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 15,1 sen atau  0,6% menjadi ditutup pada USD25,435 per ounce. Platinum untuk pengiriman  April naik USD23,2 atau 2,22% menjadi menetap di USD1.067,8 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
