<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyerapan Tenaga Kerja Diprediksi Meningkat, Ini Faktornya</title><description>Bank Indonesia (BI) memproteksikan penyerapan tenaga kerja akan berlanjut pada triwulan I-2021</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/13/320/2343572/penyerapan-tenaga-kerja-diprediksi-meningkat-ini-faktornya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/13/320/2343572/penyerapan-tenaga-kerja-diprediksi-meningkat-ini-faktornya"/><item><title>Penyerapan Tenaga Kerja Diprediksi Meningkat, Ini Faktornya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/13/320/2343572/penyerapan-tenaga-kerja-diprediksi-meningkat-ini-faktornya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/13/320/2343572/penyerapan-tenaga-kerja-diprediksi-meningkat-ini-faktornya</guid><pubDate>Rabu 13 Januari 2021 11:08 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/13/320/2343572/penyerapan-tenaga-kerja-diprediksi-meningkat-ini-faktornya-mmvXt84Idy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyerapan Tenaga Kerja Tahun Ini Diprediksi Meningkat. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/13/320/2343572/penyerapan-tenaga-kerja-diprediksi-meningkat-ini-faktornya-mmvXt84Idy.jpg</image><title>Penyerapan Tenaga Kerja Tahun Ini Diprediksi Meningkat. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproteksikan penyerapan tenaga kerja akan berlanjut pada triwulan I-2021. Hal ini seiring membaiknya kondisi dunia usaha pada triwulan IV-2020.
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, membaikanya perkiraan tenaga kerja terjadi pada seluruh sektor antara lain sektor jasa-jasa dan sektor perhotelan dan restoran.
Baca Juga:&amp;nbsp;Budaya K3 Sudah 50 Tahun, Menaker: Kecelakaan Kerja di RI Relatif Tinggi
&quot;Seluruh sektor antara lain sektor jasa-jasa dan sektor perhotelan dan restoran yang tercatat mengalami kinerja positif,&quot; ujar Erwin di Jakarta, Rabu (13/1/2021).
Sedangkan, pada triwulan IV realisasi investasi dari kegiatan dunia usaha menurun dengan saldo bersih tertimbang (SBT) sebesar minus 1,48%. Terkontraksi lebih dalam dari triwulan ketiga.
Baca Juga:&amp;nbsp;Wajib WFH 75%, Menaker Pantau Pembatasan Kegiatan di Perkantoran
Dia mengatakan, kontraksi realisasi investasi pada dunia usaha terkontraksi keseluruhan sektor.
&quot;Seluruh sektor terkontrkasi cukip dalam dari pertambangan pertambangan dan penggalian,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOS80LzEyNjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kata dia, optimisme konsumen bisa terjaga pada tahun 2021. Hal ini tercemin dari prakiraan invedtasi yang tumbuh positif pada SBT sebesar 3,8%. Didorong oleh pertumbuhan mayoritas sektor.
&quot;Investasi akan pulih di smester 1 nanti, terlihat dari sektor keuangan, real estate daj jasa perusahaan pertaniaan perkebunan dan peternakan serta kehutanan dan perikanan,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproteksikan penyerapan tenaga kerja akan berlanjut pada triwulan I-2021. Hal ini seiring membaiknya kondisi dunia usaha pada triwulan IV-2020.
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, membaikanya perkiraan tenaga kerja terjadi pada seluruh sektor antara lain sektor jasa-jasa dan sektor perhotelan dan restoran.
Baca Juga:&amp;nbsp;Budaya K3 Sudah 50 Tahun, Menaker: Kecelakaan Kerja di RI Relatif Tinggi
&quot;Seluruh sektor antara lain sektor jasa-jasa dan sektor perhotelan dan restoran yang tercatat mengalami kinerja positif,&quot; ujar Erwin di Jakarta, Rabu (13/1/2021).
Sedangkan, pada triwulan IV realisasi investasi dari kegiatan dunia usaha menurun dengan saldo bersih tertimbang (SBT) sebesar minus 1,48%. Terkontraksi lebih dalam dari triwulan ketiga.
Baca Juga:&amp;nbsp;Wajib WFH 75%, Menaker Pantau Pembatasan Kegiatan di Perkantoran
Dia mengatakan, kontraksi realisasi investasi pada dunia usaha terkontraksi keseluruhan sektor.
&quot;Seluruh sektor terkontrkasi cukip dalam dari pertambangan pertambangan dan penggalian,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOS80LzEyNjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kata dia, optimisme konsumen bisa terjaga pada tahun 2021. Hal ini tercemin dari prakiraan invedtasi yang tumbuh positif pada SBT sebesar 3,8%. Didorong oleh pertumbuhan mayoritas sektor.
&quot;Investasi akan pulih di smester 1 nanti, terlihat dari sektor keuangan, real estate daj jasa perusahaan pertaniaan perkebunan dan peternakan serta kehutanan dan perikanan,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
