<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Alasan Vaksinasi Covid-19 Diutamakan bagi Masyarakat Usia Produktif</title><description>Pelaksaanaan program vaksinasi Covid-19 di Indonesia memunculkan pertanyaan dari masyarakat dunia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/15/320/2344901/ini-alasan-vaksinasi-covid-19-diutamakan-bagi-masyarakat-usia-produktif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/15/320/2344901/ini-alasan-vaksinasi-covid-19-diutamakan-bagi-masyarakat-usia-produktif"/><item><title>Ini Alasan Vaksinasi Covid-19 Diutamakan bagi Masyarakat Usia Produktif</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/15/320/2344901/ini-alasan-vaksinasi-covid-19-diutamakan-bagi-masyarakat-usia-produktif</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/15/320/2344901/ini-alasan-vaksinasi-covid-19-diutamakan-bagi-masyarakat-usia-produktif</guid><pubDate>Jum'at 15 Januari 2021 11:49 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/15/320/2344901/ini-alasan-vaksinasi-covid-19-diutamakan-bagi-masyarakat-usia-produktif-WIGcyObgiO.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/15/320/2344901/ini-alasan-vaksinasi-covid-19-diutamakan-bagi-masyarakat-usia-produktif-WIGcyObgiO.jfif</image><title>Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pelaksaanaan program vaksinasi Covid-19 di Indonesia memunculkan pertanyaan dari masyarakat dunia. Karena Indonesia memilih mendahulukan kalangan usia produktif yaitu pada rentang 18 - 59 tahun. Sementara negara-negara lain mendahulukan golongan lanjut usia.
Menanggapi hal ini, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan bahwa vaksin saat ini ditujukan bagi mereka yang masuk dalam golongan berisiko tinggi. Sementara untuk vaksin yang ditujukan pada kalangan lanjut usia perlu pengembangan lebih lanjut.
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Jadi Angin Segar bagi Sektor Perikanan
 
&quot;Kami ingin memastikan keamanannya. Namun pemerintah berkomitmen untuk memperluas ruang lingkup program vaksinasi,&quot; ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/1/2021).
Wiku menambahkan bahwa saat ini terdapat sejumlah kelompok yang masuk dalam risiko tinggi terpapar Covid-19. Seperti pegawai sektor pelayanan publik ataupun tenaga kesehatan yang menangani pandemi Covid-19 di garda terdepan.
Baca Juga:&amp;nbsp; Menkes Budi: Awal Februari 2021 Kita Punya 12 Juta Vaksin
 
Tak terkecuali kalangan lanjut usia. Penting untuk diketahui, vaksinasi saat ini dilakukan agar program vaksinasi dapat berjalan sesuai jadwal. Untuk itulah alasangya mengapa pegawai sektor pelayanan publik dan tenaga kesehatan menjadi prioritas penerima vaksin Covid-19.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8xNC8xLzEyNzM5NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita memahami bahwa terdapat beberapa kelompok yang berisiko tinggi  terpapar Covid-19 termasuk kalangan lanjut usia. Sama halnya dengan  pegawai pemerintah dan tenaga kesehatan, dan kita harus memastikan bahwa  program vaksinasi berjalan sesuai jadwal,&quot; ungkap dia.
Pemerintah menyadari bahwa saat ini jumlah vaksin yang ada tidak bisa  mencukupi kebutuhan untuk memvaksin semua orang di dunia. Karenanya  bagi kelompok berisiko lain termasuk kalangan lanjut usia tetap berikut  masyarakat umum akan divaksinasi dengan memperoleh vaksin dari beberapa  produsen lainnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pelaksaanaan program vaksinasi Covid-19 di Indonesia memunculkan pertanyaan dari masyarakat dunia. Karena Indonesia memilih mendahulukan kalangan usia produktif yaitu pada rentang 18 - 59 tahun. Sementara negara-negara lain mendahulukan golongan lanjut usia.
Menanggapi hal ini, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan bahwa vaksin saat ini ditujukan bagi mereka yang masuk dalam golongan berisiko tinggi. Sementara untuk vaksin yang ditujukan pada kalangan lanjut usia perlu pengembangan lebih lanjut.
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Jadi Angin Segar bagi Sektor Perikanan
 
&quot;Kami ingin memastikan keamanannya. Namun pemerintah berkomitmen untuk memperluas ruang lingkup program vaksinasi,&quot; ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/1/2021).
Wiku menambahkan bahwa saat ini terdapat sejumlah kelompok yang masuk dalam risiko tinggi terpapar Covid-19. Seperti pegawai sektor pelayanan publik ataupun tenaga kesehatan yang menangani pandemi Covid-19 di garda terdepan.
Baca Juga:&amp;nbsp; Menkes Budi: Awal Februari 2021 Kita Punya 12 Juta Vaksin
 
Tak terkecuali kalangan lanjut usia. Penting untuk diketahui, vaksinasi saat ini dilakukan agar program vaksinasi dapat berjalan sesuai jadwal. Untuk itulah alasangya mengapa pegawai sektor pelayanan publik dan tenaga kesehatan menjadi prioritas penerima vaksin Covid-19.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8xNC8xLzEyNzM5NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita memahami bahwa terdapat beberapa kelompok yang berisiko tinggi  terpapar Covid-19 termasuk kalangan lanjut usia. Sama halnya dengan  pegawai pemerintah dan tenaga kesehatan, dan kita harus memastikan bahwa  program vaksinasi berjalan sesuai jadwal,&quot; ungkap dia.
Pemerintah menyadari bahwa saat ini jumlah vaksin yang ada tidak bisa  mencukupi kebutuhan untuk memvaksin semua orang di dunia. Karenanya  bagi kelompok berisiko lain termasuk kalangan lanjut usia tetap berikut  masyarakat umum akan divaksinasi dengan memperoleh vaksin dari beberapa  produsen lainnya.</content:encoded></item></channel></rss>
