<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rekor dalam 9 Tahun Terakhir, Surplus Neraca Perdagangan RI USD2,1 Miliar</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia selama 2020 mencapai USD2,1 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/16/320/2345083/rekor-dalam-9-tahun-terakhir-surplus-neraca-perdagangan-ri-usd2-1-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/16/320/2345083/rekor-dalam-9-tahun-terakhir-surplus-neraca-perdagangan-ri-usd2-1-miliar"/><item><title>Rekor dalam 9 Tahun Terakhir, Surplus Neraca Perdagangan RI USD2,1 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/16/320/2345083/rekor-dalam-9-tahun-terakhir-surplus-neraca-perdagangan-ri-usd2-1-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/16/320/2345083/rekor-dalam-9-tahun-terakhir-surplus-neraca-perdagangan-ri-usd2-1-miliar</guid><pubDate>Sabtu 16 Januari 2021 06:27 WIB</pubDate><dc:creator>Dian Ayu Anggraini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/15/320/2345083/rekor-dalam-9-tahun-terakhir-surplus-neraca-perdagangan-ri-usd2-1-miliar-O43GC7dvbh.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pelabuhan (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/15/320/2345083/rekor-dalam-9-tahun-terakhir-surplus-neraca-perdagangan-ri-usd2-1-miliar-O43GC7dvbh.jpeg</image><title>Pelabuhan (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia selama 2020 mencapai USD2,1 miliar. BPS menyebut angka tersebut menjadi surplus neraca dagang yang tertinggi dalam 9 tahun terakhir atau sejak 2011.
Nilai surplus neraca perdagangan pada Desember 2020 jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahun 2019, dimana mengalami defisit USD 3,59 miliar.
&quot;Kalau melacak ke belakang, surplus neraca perdagangan tahun 2020 ini tertinggi sejak 2011, di mana pada 2011 itu surplus USD 26,06 miliar,&quot; ujar Kepala BPS Suhariyanto saat konferensi pers secara virtual, Jumat (15/1/2021).
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNi82Ny8xMjQ2MzAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Suhariyanto juga mengatakan, surplus tersebut didapatkan karena nilai ekspor selama 2020 mencapai USD 163,31 miliar. Turun 2,61% dari nilai ekspor di 2019 yang mencapai USD167,68 miliar. Sementera untuk total impor selama tahun lalu mencapai USD 141,57 miliar.
&quot;Angka ini turun 17,34% dibandingkan 2019 yang sebesar USD 171,38 miliar,&quot; bebernya.
Baca Selengkapnya: Suprlus Neraca Perdagangan 2020 Tertinggi dalam 9 Tahun Terakhir




</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia selama 2020 mencapai USD2,1 miliar. BPS menyebut angka tersebut menjadi surplus neraca dagang yang tertinggi dalam 9 tahun terakhir atau sejak 2011.
Nilai surplus neraca perdagangan pada Desember 2020 jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahun 2019, dimana mengalami defisit USD 3,59 miliar.
&quot;Kalau melacak ke belakang, surplus neraca perdagangan tahun 2020 ini tertinggi sejak 2011, di mana pada 2011 itu surplus USD 26,06 miliar,&quot; ujar Kepala BPS Suhariyanto saat konferensi pers secara virtual, Jumat (15/1/2021).
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNi82Ny8xMjQ2MzAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Suhariyanto juga mengatakan, surplus tersebut didapatkan karena nilai ekspor selama 2020 mencapai USD 163,31 miliar. Turun 2,61% dari nilai ekspor di 2019 yang mencapai USD167,68 miliar. Sementera untuk total impor selama tahun lalu mencapai USD 141,57 miliar.
&quot;Angka ini turun 17,34% dibandingkan 2019 yang sebesar USD 171,38 miliar,&quot; bebernya.
Baca Selengkapnya: Suprlus Neraca Perdagangan 2020 Tertinggi dalam 9 Tahun Terakhir




</content:encoded></item></channel></rss>
