<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Impor Naik 14%, Terbanyak dari China</title><description>Pada Desember 2020 Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja impor Indonesia mulai meningkat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/16/320/2345093/impor-naik-14-terbanyak-dari-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/16/320/2345093/impor-naik-14-terbanyak-dari-china"/><item><title>Impor Naik 14%, Terbanyak dari China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/16/320/2345093/impor-naik-14-terbanyak-dari-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/16/320/2345093/impor-naik-14-terbanyak-dari-china</guid><pubDate>Sabtu 16 Januari 2021 07:23 WIB</pubDate><dc:creator>Alya Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/15/320/2345093/impor-naik-14-terbanyak-dari-china-hx8Zm0BV7b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/15/320/2345093/impor-naik-14-terbanyak-dari-china-hx8Zm0BV7b.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pada Desember 2020 Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja impor Indonesia mulai meningkat. Impor tercatat sebesar USD14,44 miliar atau naik 14% dibanding November 2020 dan turun 0,47% dibandingkan Desember 2019.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, berdasarkan penggunaan barangnya, impor Indonesia pada bulan itu didominasi oleh barang konsumsi yang tumbuh 31,89% . Dibanding catatan pada November 2020, dan tumbuh 3,87% dibanding Desember 2019.
&quot;Nilai impor barang konsumsi bulan itu USD1,72 miliar,&quot; kata Suhariyanto dalam video virtual, Jumat (15/1/2021).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNi82Ny8xMjQ2MzAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kata dia, komoditas yang mengalami peningkatan impor besar adalah bawang putih dari Tiongkok, mesin AC untuk cooling capacity yang juga diimpor dari Tiongkok, dan buah-buahan yakni Jeruk Mandarin dan juga buah apel segar.
&quot;Kemudian komoditas lain yang juga mengalami peningkatan impor adalah boneless of bovine animal, dalam bentuk beku, diimpor India. Karena kita tahu ada libur panjang, persiapan Natal dan tahun baru,&quot; ujarnya.
Baca selengkapnya: Barang China Banjiri RI, dari Bawang Putih, AC hingga Jeruk Mandarin</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pada Desember 2020 Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja impor Indonesia mulai meningkat. Impor tercatat sebesar USD14,44 miliar atau naik 14% dibanding November 2020 dan turun 0,47% dibandingkan Desember 2019.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, berdasarkan penggunaan barangnya, impor Indonesia pada bulan itu didominasi oleh barang konsumsi yang tumbuh 31,89% . Dibanding catatan pada November 2020, dan tumbuh 3,87% dibanding Desember 2019.
&quot;Nilai impor barang konsumsi bulan itu USD1,72 miliar,&quot; kata Suhariyanto dalam video virtual, Jumat (15/1/2021).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNi82Ny8xMjQ2MzAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kata dia, komoditas yang mengalami peningkatan impor besar adalah bawang putih dari Tiongkok, mesin AC untuk cooling capacity yang juga diimpor dari Tiongkok, dan buah-buahan yakni Jeruk Mandarin dan juga buah apel segar.
&quot;Kemudian komoditas lain yang juga mengalami peningkatan impor adalah boneless of bovine animal, dalam bentuk beku, diimpor India. Karena kita tahu ada libur panjang, persiapan Natal dan tahun baru,&quot; ujarnya.
Baca selengkapnya: Barang China Banjiri RI, dari Bawang Putih, AC hingga Jeruk Mandarin</content:encoded></item></channel></rss>
