<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasca-Sriwijaya Air Jatuh, Menhub Pantau Ketat Pesawat di Soetta</title><description>Budi Karya Sumadi mengungkapkan pihaknya saat ini sedang melakukan ramp check atau pemeriksaan jalan di Bandara Soekarno Hatta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/17/320/2345870/pasca-sriwijaya-air-jatuh-menhub-pantau-ketat-pesawat-di-soetta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/17/320/2345870/pasca-sriwijaya-air-jatuh-menhub-pantau-ketat-pesawat-di-soetta"/><item><title>Pasca-Sriwijaya Air Jatuh, Menhub Pantau Ketat Pesawat di Soetta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/17/320/2345870/pasca-sriwijaya-air-jatuh-menhub-pantau-ketat-pesawat-di-soetta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/17/320/2345870/pasca-sriwijaya-air-jatuh-menhub-pantau-ketat-pesawat-di-soetta</guid><pubDate>Minggu 17 Januari 2021 13:36 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/17/320/2345870/pasca-sriwijaya-air-jatuh-menhub-pantau-ketat-pesawat-di-soetta-a8nRrlNB2B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penerbangan (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/17/320/2345870/pasca-sriwijaya-air-jatuh-menhub-pantau-ketat-pesawat-di-soetta-a8nRrlNB2B.jpg</image><title>Penerbangan (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan pihaknya saat ini sedang melakukan ramp check atau pemeriksaan jalan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Hal ini dia sampaikan dalam pameran produk-produk dalam negeri di sektor transportasi seperti sepeda dan motor listrik di Gambir Jakarta Pusat.
 
&amp;nbsp;Baca juga; Regulasi Industri Penerbangan Diminta Dibenahi untuk Hindari Kecelakaan
Menurutnya ramp check kepada pesawat-pesawat ini dilakukan untuk menjaga keselamatan bisa berjalan dengan baik.

&quot;Kami berada di Soekarno Hatta (Soetta). Kami akan ramp cek kepada pesawat-pesawat yang ada di Soetta agar safety itu berjalan dengan baik,&quot; ujar dia, Minggu (17/1/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga; Maskapai AS Rugi Besar Rp494 Triliun Imbas Covid-19
Sebelumnya, pesawat SJ182 dilaporkan hilang kontak setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-hatta sekira pukul 14.30 WIB, Sabtu (9/1/2021).Pesawat SJ182 merupakan pesawat jenis Boeing 737-500 dengan nomor  produksi (Manufacturers Serial Numbers) 27323. Pesawat tersebut pertama  kali melakukan uji terbang pada 13 Mei 1994, dan dipakai oleh Sriwijaya  Air selama 8 tahun.

Kecelakaan pesawat yang masih diselidiki lebih lanjut penyebabnya ini  tentu mengingatkan kita dengan luka lama yang terjadi di dunia  dirgantara Tanah Air.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan pihaknya saat ini sedang melakukan ramp check atau pemeriksaan jalan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Hal ini dia sampaikan dalam pameran produk-produk dalam negeri di sektor transportasi seperti sepeda dan motor listrik di Gambir Jakarta Pusat.
 
&amp;nbsp;Baca juga; Regulasi Industri Penerbangan Diminta Dibenahi untuk Hindari Kecelakaan
Menurutnya ramp check kepada pesawat-pesawat ini dilakukan untuk menjaga keselamatan bisa berjalan dengan baik.

&quot;Kami berada di Soekarno Hatta (Soetta). Kami akan ramp cek kepada pesawat-pesawat yang ada di Soetta agar safety itu berjalan dengan baik,&quot; ujar dia, Minggu (17/1/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga; Maskapai AS Rugi Besar Rp494 Triliun Imbas Covid-19
Sebelumnya, pesawat SJ182 dilaporkan hilang kontak setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-hatta sekira pukul 14.30 WIB, Sabtu (9/1/2021).Pesawat SJ182 merupakan pesawat jenis Boeing 737-500 dengan nomor  produksi (Manufacturers Serial Numbers) 27323. Pesawat tersebut pertama  kali melakukan uji terbang pada 13 Mei 1994, dan dipakai oleh Sriwijaya  Air selama 8 tahun.

Kecelakaan pesawat yang masih diselidiki lebih lanjut penyebabnya ini  tentu mengingatkan kita dengan luka lama yang terjadi di dunia  dirgantara Tanah Air.</content:encoded></item></channel></rss>
