<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Patokan LPG 3 Kg Berubah, untuk Nonsubsidi?</title><description>Harga patokan liquefier Petroleum Gas (LPG) 3 kg mengalami perubahan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/17/320/2345993/harga-patokan-lpg-3-kg-berubah-untuk-nonsubsidi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/17/320/2345993/harga-patokan-lpg-3-kg-berubah-untuk-nonsubsidi"/><item><title>Harga Patokan LPG 3 Kg Berubah, untuk Nonsubsidi?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/17/320/2345993/harga-patokan-lpg-3-kg-berubah-untuk-nonsubsidi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/17/320/2345993/harga-patokan-lpg-3-kg-berubah-untuk-nonsubsidi</guid><pubDate>Minggu 17 Januari 2021 19:08 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/17/320/2345993/harga-patokan-lpg-3-kg-berubah-untuk-nonsubsidi-aAAxVmvfNG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gas Elpiji (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/17/320/2345993/harga-patokan-lpg-3-kg-berubah-untuk-nonsubsidi-aAAxVmvfNG.jpg</image><title>Gas Elpiji (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Harga patokan liquefier Petroleum Gas (LPG) 3 kg mengalami perubahan. Di mana, tertuang pada keputusan Menteri ESDM 253.K/12/MEM/2020.
Merujuk aturan tersebut, dimungkinkan untuk LPG 3 kg non subsidi.&amp;nbsp;Karena,&amp;nbsp; untuk elpiji subsidi sepertinya tidak berubah. HET tetap di setiap daerah sesuai dengan aturan yang lama.&amp;nbsp;
&quot;Jadi, saya melihatnya tidak akan berpengaruh terhadap harga dari LPG 3 kg subsidi. Untuk yang non subsidi, saya kira populasinya masih sedikit,&quot; ujar Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan&amp;nbsp; kepada Okezone, Minggu (17/1/2021).
Dia juga mengungkapkan Pertamina&amp;nbsp; sebagai badan usaha akan tetap mengikuti aturan yang di buat oleh pemerintah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNi8wNy8xLzExMzA1OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebelumnya, dalam diktum kesatu Keputusan Menteri tersebut, menyatakan harga patokan LPG 3 Kg ditetapkan berdasarkan Harga Indeks Pasar (HIP LPG Tabung 3 Kg) yang berlaku pada bulan yang bersangkutan ditambah biaya distribusi (termasuk penanganan) dan margin.

&quot;Harga Patokan LPG Tabung 3 Kg sebagaimana dimaksud dalam diktum kesatu ditetapkan dengan formula 103,85% (seratus tiga koma delapan puluh lima persen) HIP LPG Tabung 3 Kg + USD50,11/MT (lima puluh koma sebelas dollar Amerika Serikat per metrik ton) + Rp 1.879,00/kg (seribu delapan ratus tujuh puluh sembilan rupiah per kilogram),&quot; demikian bunyi diktum kedua yang dikutip MNC Portal di Jakarta.

Formula harga patokan tersebut dapat dievaluasi sewaktu-waktu dengan mempertimbangkan realisasi dari faktor yang mempengaruhi penyediaan dan pendistribusian Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 Kilogram.
Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Baru Gas Elpiji 3 Kg, Ini Besarannya</description><content:encoded>JAKARTA - Harga patokan liquefier Petroleum Gas (LPG) 3 kg mengalami perubahan. Di mana, tertuang pada keputusan Menteri ESDM 253.K/12/MEM/2020.
Merujuk aturan tersebut, dimungkinkan untuk LPG 3 kg non subsidi.&amp;nbsp;Karena,&amp;nbsp; untuk elpiji subsidi sepertinya tidak berubah. HET tetap di setiap daerah sesuai dengan aturan yang lama.&amp;nbsp;
&quot;Jadi, saya melihatnya tidak akan berpengaruh terhadap harga dari LPG 3 kg subsidi. Untuk yang non subsidi, saya kira populasinya masih sedikit,&quot; ujar Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan&amp;nbsp; kepada Okezone, Minggu (17/1/2021).
Dia juga mengungkapkan Pertamina&amp;nbsp; sebagai badan usaha akan tetap mengikuti aturan yang di buat oleh pemerintah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNi8wNy8xLzExMzA1OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebelumnya, dalam diktum kesatu Keputusan Menteri tersebut, menyatakan harga patokan LPG 3 Kg ditetapkan berdasarkan Harga Indeks Pasar (HIP LPG Tabung 3 Kg) yang berlaku pada bulan yang bersangkutan ditambah biaya distribusi (termasuk penanganan) dan margin.

&quot;Harga Patokan LPG Tabung 3 Kg sebagaimana dimaksud dalam diktum kesatu ditetapkan dengan formula 103,85% (seratus tiga koma delapan puluh lima persen) HIP LPG Tabung 3 Kg + USD50,11/MT (lima puluh koma sebelas dollar Amerika Serikat per metrik ton) + Rp 1.879,00/kg (seribu delapan ratus tujuh puluh sembilan rupiah per kilogram),&quot; demikian bunyi diktum kedua yang dikutip MNC Portal di Jakarta.

Formula harga patokan tersebut dapat dievaluasi sewaktu-waktu dengan mempertimbangkan realisasi dari faktor yang mempengaruhi penyediaan dan pendistribusian Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 Kilogram.
Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Baru Gas Elpiji 3 Kg, Ini Besarannya</content:encoded></item></channel></rss>
