<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mentan Takjub Harga Tanaman Hias Bisa Capai Rp100 Juta</title><description>Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo kembali mengunjungi pasar tanaman hias di kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/17/455/2345937/mentan-takjub-harga-tanaman-hias-bisa-capai-rp100-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/17/455/2345937/mentan-takjub-harga-tanaman-hias-bisa-capai-rp100-juta"/><item><title>Mentan Takjub Harga Tanaman Hias Bisa Capai Rp100 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/17/455/2345937/mentan-takjub-harga-tanaman-hias-bisa-capai-rp100-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/17/455/2345937/mentan-takjub-harga-tanaman-hias-bisa-capai-rp100-juta</guid><pubDate>Minggu 17 Januari 2021 16:21 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/17/455/2345937/mentan-takjub-harga-tanaman-hias-bisa-capai-rp100-juta-45NsBvK8fy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mentan Syahrul Limpo (Foto: Putra/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/17/455/2345937/mentan-takjub-harga-tanaman-hias-bisa-capai-rp100-juta-45NsBvK8fy.jpg</image><title>Mentan Syahrul Limpo (Foto: Putra/Okezone)</title></images><description>BOGOR - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo kembali mengunjungi pasar tanaman hias di kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR), Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Minggu (17/1/2021).

Datang bersama sang istri Ayunsri Syahrul Yasin Limpo dan keluarganya, mereka langsung berkeliling pasar tanaman hias Minaqu Home Nature. Ada tanaman hias yang menyedot perhatian mereka seperti jenis 'janda bolong' berharga fantastis.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bikin Heboh! Pak Haji Tukar Rumah Rp500 Juta dengan Tanaman Hias
&quot;Saya melihat-lihat dan takjub sekali, sampai segitunya, jenis-jenis tanaman itu sampai semahal itu. Paling top itu janda bolong, harganya yang kecil banget itu tadi bisa Rp100 juta,&quot; kata Ayunsri.

Sementara itu, Menteri Syahrul mengatakan tanaman hias menjadi salah satu bidang pertanian yang kini memiliki peluang bisnis sangat besar. Terutama tanaman hias asli Indonesia karena banyak diminati.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Heboh! Warga Garut Barter Rumah Rp500 Juta dengan Tanaman Hias
&quot;Salah satu dari unsur yang sekarang di bidang pertanian yang trennya terbuka lebih banyak adalah tanaman hias. Dan tanaman hias Indonesia sebagai taman tropis sangat dimintai oleh negara-negara Eropa, Amerika bahkan Asia juga,&quot; ucap Syahrul.

Karena itu, pihaknya sangat mendukung dan mendorong kaum milenial untuk maju dan bersinergi dengan Kementerian Pertanian menumbuhkan perekonomian dari sektor tanaman hias.

&quot;Anak-anak milenial harus kita dorong sinergi, berbagai tanaman untuk diekspor,&quot; ungkapnya.Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan  pasar tanaman hias di Kota Bogor ini ke depan akan terus dikembangkan  sebagai pasar tanaman hias terbesar di Indonesia.

&quot;Ini salah satu potensi yang akan kita kembangkan sesuai dengan  konsepnya menjadikan pasar ini sebagai pasar tanaman hias terbesar di  Indonesia. Kemudian tentu tanaman hias apa yang akan kita dorong agar  mempunyai pasar yang strategis yang sifatnya langka berkarakter dan  indah itu yang ada di Minaqu Home Natrue ini,&quot; kata Dedie.

Diharapkan, pasar tanaman hias ini menjadi Agro wisata baru di Kota  Bogor yang dapat menumbuhkan perekonomian di tengah pandemi covid-19.

&quot;Tanaman pangan pun kita kembangkan. Ke depan kita juga menginginkan  ada metode penjualan yang alternatif lain misalnya dengan dibuat portal  tanaman langka atau tanaman hias agar cakupan penjualannya bisa lebih  luas sampai mancanegara,&quot; tutupnya.

Setelah berkeliling, Menteri Yasin dan keluarga sempat membeli  beberapa jenis tanaman hias asli Indonesia salah satunya Alocasia  Jacklyn Sulawesi.</description><content:encoded>BOGOR - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo kembali mengunjungi pasar tanaman hias di kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR), Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Minggu (17/1/2021).

Datang bersama sang istri Ayunsri Syahrul Yasin Limpo dan keluarganya, mereka langsung berkeliling pasar tanaman hias Minaqu Home Nature. Ada tanaman hias yang menyedot perhatian mereka seperti jenis 'janda bolong' berharga fantastis.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bikin Heboh! Pak Haji Tukar Rumah Rp500 Juta dengan Tanaman Hias
&quot;Saya melihat-lihat dan takjub sekali, sampai segitunya, jenis-jenis tanaman itu sampai semahal itu. Paling top itu janda bolong, harganya yang kecil banget itu tadi bisa Rp100 juta,&quot; kata Ayunsri.

Sementara itu, Menteri Syahrul mengatakan tanaman hias menjadi salah satu bidang pertanian yang kini memiliki peluang bisnis sangat besar. Terutama tanaman hias asli Indonesia karena banyak diminati.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Heboh! Warga Garut Barter Rumah Rp500 Juta dengan Tanaman Hias
&quot;Salah satu dari unsur yang sekarang di bidang pertanian yang trennya terbuka lebih banyak adalah tanaman hias. Dan tanaman hias Indonesia sebagai taman tropis sangat dimintai oleh negara-negara Eropa, Amerika bahkan Asia juga,&quot; ucap Syahrul.

Karena itu, pihaknya sangat mendukung dan mendorong kaum milenial untuk maju dan bersinergi dengan Kementerian Pertanian menumbuhkan perekonomian dari sektor tanaman hias.

&quot;Anak-anak milenial harus kita dorong sinergi, berbagai tanaman untuk diekspor,&quot; ungkapnya.Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan  pasar tanaman hias di Kota Bogor ini ke depan akan terus dikembangkan  sebagai pasar tanaman hias terbesar di Indonesia.

&quot;Ini salah satu potensi yang akan kita kembangkan sesuai dengan  konsepnya menjadikan pasar ini sebagai pasar tanaman hias terbesar di  Indonesia. Kemudian tentu tanaman hias apa yang akan kita dorong agar  mempunyai pasar yang strategis yang sifatnya langka berkarakter dan  indah itu yang ada di Minaqu Home Natrue ini,&quot; kata Dedie.

Diharapkan, pasar tanaman hias ini menjadi Agro wisata baru di Kota  Bogor yang dapat menumbuhkan perekonomian di tengah pandemi covid-19.

&quot;Tanaman pangan pun kita kembangkan. Ke depan kita juga menginginkan  ada metode penjualan yang alternatif lain misalnya dengan dibuat portal  tanaman langka atau tanaman hias agar cakupan penjualannya bisa lebih  luas sampai mancanegara,&quot; tutupnya.

Setelah berkeliling, Menteri Yasin dan keluarga sempat membeli  beberapa jenis tanaman hias asli Indonesia salah satunya Alocasia  Jacklyn Sulawesi.</content:encoded></item></channel></rss>
