<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Sudah Tak Murah Lagi tapi Masih Menarik</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah naik tinggi sejak awal 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/18/278/2346631/ihsg-sudah-tak-murah-lagi-tapi-masih-menarik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/18/278/2346631/ihsg-sudah-tak-murah-lagi-tapi-masih-menarik"/><item><title>IHSG Sudah Tak Murah Lagi tapi Masih Menarik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/18/278/2346631/ihsg-sudah-tak-murah-lagi-tapi-masih-menarik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/18/278/2346631/ihsg-sudah-tak-murah-lagi-tapi-masih-menarik</guid><pubDate>Senin 18 Januari 2021 20:09 WIB</pubDate><dc:creator>Hafid Fuad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/18/278/2346631/ihsg-sudah-tak-murah-lagi-tapi-masih-menarik-uGwHW0E6Pi.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">saham (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/18/278/2346631/ihsg-sudah-tak-murah-lagi-tapi-masih-menarik-uGwHW0E6Pi.jpeg</image><title>saham (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah naik tinggi sejak awal 2021. Namun, hal ini membuat valuasi pasar saham tidak semurah tahun lalu.

Senior Portfolio Manager Equity Manulife Asset Management Indonesia (MAMI) Samuel Kesuma Namun relatif masih salah satu yang paling menarik bila dibandingkan dengan kawasan lain.
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Akan Bergerak Terbatas Pekan Depan
&quot;Apalagi kepemilikan asing di pasar saham Indonesia juga kategori salah satu level terendah sejak 2013,&quot; ujar Senior Portfolio Manager Equity Manulife Asset Management Indonesia (MAMI) Samuel Kesuma, Jakarta, Senin (18/1/2021).

Dia menyebut pasar saham Indonesia memang menunjukkan kinerja minus 5,1% pada tahun 2020. Sehingga market Indonesia masuk ke dalam kelompok yang tertinggal.
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Diprediksi Bangkit, Ini Menu Rekomendasi Saham Jelang Akhir Pekan
Namun, Samuel juga menjelaskan ada beberapa sentimen positif yaitu pemulihan ekonomi global di tahun 2021, kondisi geopolitik yang lebih kondusif, dan USD yang relatif lemah.Ini akan menopang sentimen pasar saham negara berkembang, termasuk  Indonesia. Pemulihan earnings juga akan berlangsung sejalan dengan  pemulihan ekonomi.

&amp;ldquo;Untuk tahun 2021, kami akan mengunggulkan tiga sektor, yaitu sektor  material dan energi, telekomunikasi, dan finansial. Sementara IHSG  diperkirakan akan bergerak di kisaran 6.740 &amp;ndash; 7.040,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah naik tinggi sejak awal 2021. Namun, hal ini membuat valuasi pasar saham tidak semurah tahun lalu.

Senior Portfolio Manager Equity Manulife Asset Management Indonesia (MAMI) Samuel Kesuma Namun relatif masih salah satu yang paling menarik bila dibandingkan dengan kawasan lain.
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Akan Bergerak Terbatas Pekan Depan
&quot;Apalagi kepemilikan asing di pasar saham Indonesia juga kategori salah satu level terendah sejak 2013,&quot; ujar Senior Portfolio Manager Equity Manulife Asset Management Indonesia (MAMI) Samuel Kesuma, Jakarta, Senin (18/1/2021).

Dia menyebut pasar saham Indonesia memang menunjukkan kinerja minus 5,1% pada tahun 2020. Sehingga market Indonesia masuk ke dalam kelompok yang tertinggal.
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Diprediksi Bangkit, Ini Menu Rekomendasi Saham Jelang Akhir Pekan
Namun, Samuel juga menjelaskan ada beberapa sentimen positif yaitu pemulihan ekonomi global di tahun 2021, kondisi geopolitik yang lebih kondusif, dan USD yang relatif lemah.Ini akan menopang sentimen pasar saham negara berkembang, termasuk  Indonesia. Pemulihan earnings juga akan berlangsung sejalan dengan  pemulihan ekonomi.

&amp;ldquo;Untuk tahun 2021, kami akan mengunggulkan tiga sektor, yaitu sektor  material dan energi, telekomunikasi, dan finansial. Sementara IHSG  diperkirakan akan bergerak di kisaran 6.740 &amp;ndash; 7.040,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
