<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi Membaik, Laju Impor Bakal Lebih Kencang dari Ekspor</title><description>Jika vaksinasi membuat ekonomi membaik, maka surplus neraca perdagangan Indonesia akan lebih kecil.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/18/320/2346532/ekonomi-membaik-laju-impor-bakal-lebih-kencang-dari-ekspor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/18/320/2346532/ekonomi-membaik-laju-impor-bakal-lebih-kencang-dari-ekspor"/><item><title>Ekonomi Membaik, Laju Impor Bakal Lebih Kencang dari Ekspor</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/18/320/2346532/ekonomi-membaik-laju-impor-bakal-lebih-kencang-dari-ekspor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/18/320/2346532/ekonomi-membaik-laju-impor-bakal-lebih-kencang-dari-ekspor</guid><pubDate>Senin 18 Januari 2021 21:09 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/18/320/2346532/ekonomi-membaik-laju-impor-bakal-lebih-kencang-dari-ekspor-i2EErzLrBU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logistik (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/18/320/2346532/ekonomi-membaik-laju-impor-bakal-lebih-kencang-dari-ekspor-i2EErzLrBU.jpg</image><title>Logistik (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ekonom CORE Indonesia Piter Abdullah memprediksi bahwa jika vaksinasi membuat ekonomi membaik, maka surplus neraca perdagangan Indonesia akan lebih kecil. Sebab, nilai impor dalam neraca perdagangan akan meningkat.
&quot;Dengan asumsi positif, pandemi covid-19 bisa ditangani dengan adanya vaksinasi, akan membuat pertumbuhan ekonomi baik global dan Indonesia akan membaik&quot; katanya dalam Market Review IDX Channel, Senin (18/1/2021)
 
&amp;nbsp;Baca juga: Diskusi Golkar Dihadiri Airlangga, Pakar: Indonesia Harus Perkuat Kerja Sama ASEAN
Ia menjelaskan, dengan membaiknya perekonomian tentu akan berdampak pada perdagangan. Di satu sisi ekspor akan bertambah, namun sisi lainnya impor jauh lebih meningkat.
&quot;kecepatan impor akan melampaui kecepatan ekspor,&quot; jelasnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: IMF Sebut Kombinasi Kebijakan BI Bikin Perbankan Stabil
Ia menuturkan, membaiknya perekonomian  maka akan membuat industri manufaktur menggeliat. Sehingga permintaan bahan baku industri dari impor juga akan naik.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNi82Ny8xMjQ2MzAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Walaupun akan ada surplus, tapi jumlahnya lebih kecil dari pada 2020.&quot; ujarnya.
Diketahui, Neraca perdagangan Indonesia di sepanjang tahun 2020  mengalami surplus. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, surplus neraca  perdagangan pada tahun lalu sebesar USD21,74 miliar. BPS mencatat angka  tersebut menjadi yang tertinggi selama 9 tahun terakhir.</description><content:encoded>JAKARTA - Ekonom CORE Indonesia Piter Abdullah memprediksi bahwa jika vaksinasi membuat ekonomi membaik, maka surplus neraca perdagangan Indonesia akan lebih kecil. Sebab, nilai impor dalam neraca perdagangan akan meningkat.
&quot;Dengan asumsi positif, pandemi covid-19 bisa ditangani dengan adanya vaksinasi, akan membuat pertumbuhan ekonomi baik global dan Indonesia akan membaik&quot; katanya dalam Market Review IDX Channel, Senin (18/1/2021)
 
&amp;nbsp;Baca juga: Diskusi Golkar Dihadiri Airlangga, Pakar: Indonesia Harus Perkuat Kerja Sama ASEAN
Ia menjelaskan, dengan membaiknya perekonomian tentu akan berdampak pada perdagangan. Di satu sisi ekspor akan bertambah, namun sisi lainnya impor jauh lebih meningkat.
&quot;kecepatan impor akan melampaui kecepatan ekspor,&quot; jelasnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: IMF Sebut Kombinasi Kebijakan BI Bikin Perbankan Stabil
Ia menuturkan, membaiknya perekonomian  maka akan membuat industri manufaktur menggeliat. Sehingga permintaan bahan baku industri dari impor juga akan naik.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNi82Ny8xMjQ2MzAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Walaupun akan ada surplus, tapi jumlahnya lebih kecil dari pada 2020.&quot; ujarnya.
Diketahui, Neraca perdagangan Indonesia di sepanjang tahun 2020  mengalami surplus. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, surplus neraca  perdagangan pada tahun lalu sebesar USD21,74 miliar. BPS mencatat angka  tersebut menjadi yang tertinggi selama 9 tahun terakhir.</content:encoded></item></channel></rss>
