<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bertemu Teten, Sandiaga Uno Bahas UMKM hingga Produk Ekonomi Kreatif</title><description>Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno melakukan  pertemuan dengan Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/19/320/2347035/bertemu-teten-sandiaga-uno-bahas-umkm-hingga-produk-ekonomi-kreatif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/19/320/2347035/bertemu-teten-sandiaga-uno-bahas-umkm-hingga-produk-ekonomi-kreatif"/><item><title>Bertemu Teten, Sandiaga Uno Bahas UMKM hingga Produk Ekonomi Kreatif</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/19/320/2347035/bertemu-teten-sandiaga-uno-bahas-umkm-hingga-produk-ekonomi-kreatif</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/19/320/2347035/bertemu-teten-sandiaga-uno-bahas-umkm-hingga-produk-ekonomi-kreatif</guid><pubDate>Selasa 19 Januari 2021 14:29 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/19/320/2347035/bertemu-teten-sandiaga-uno-bahas-umkm-hingga-produk-ekonomi-kreatif-dfRMuPj8mt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: Dokumentasi Kemenparekraf)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/19/320/2347035/bertemu-teten-sandiaga-uno-bahas-umkm-hingga-produk-ekonomi-kreatif-dfRMuPj8mt.jpg</image><title>Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: Dokumentasi Kemenparekraf)</title></images><description>JAKARTA -  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno melakukan pertemuan dengan Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki. Didampingi Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo, Sandi dan Teten berbincang mengenai sektor UMKM hingga ekonomi kreatif.
&amp;ldquo;Kita sepakati bahwa sektor leader untuk ekosistem 5 destinasi Super prioritas Yang berhubungan juga dengan pengembangan UMKM dan produk-produk ekonomi kreatif yang mencakup mulai dari kuliner, fashion, dan kria,&amp;rdquo; kata Sandi, Selasa (19/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;UMKM Go Digital, Jangan Lupakan Subsidi Kuota Internet
Sandi mengatakan pihaknya akan membentuk klaster ekonomi kreatif menjadi subsektor di berbagai destinasi. Setidaknya ada 5 yang menjadi destinasi prioritas antara lain Toba, Bajo, Mandalika, Borobudur dan Likupang.
&amp;ldquo;Tugas kami bersama bagaimana meningkatkan value dari pada produk ekonomi kreatif local berkolaborasi dengan kementrian koperasi dan UKM untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya,&amp;rdquo; ungkapnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tak Cuma Diguyur BLT, UMKM Juga Butuh Pendampingan
Dengan strategi tersebut diharapkan bisa mempertahankan mata pencarian untuk 34 juta masyarakat yang hidup dalam ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif. Di sisi lain, dia juga akan mengadakan event-event mulai dari bangga buatan Indonesia dan bangga berwisata di Indonesia dan beli kreatif lokal.&amp;ldquo;Jadi kita akan melihat bagaimana dari seni pertunjukannya, dan juga  dari bagaimana film, Music, seni lukis, animasi, Art design, isport  sampai kepada hal-hal yang berkaitan dengan spa, produk-produk kesehatan  seperti minyak kayu putih dan sebagainya,&amp;rdquo; imbuhnya.
Nantinya, produk-produk kreatif ini kita akan kolaborasikan dengan  program unggulan kita yaitu desa wisata, di mana kita akan memastikan di  Lima destinasi Super prioritas dan destinasi pariwista prioritas  lainnya, agar desa wisata ini menjadi tuan rumah di negeri  sendiri.
&amp;ldquo;Memang pariwisata dan ekonomi kreatif  ini memiliki satu tantangan  yang luar biasa, Covid-19 ini ternyata menghantam industri pariwisata  dan ekonomi kreatif,&amp;rdquo; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA -  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno melakukan pertemuan dengan Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki. Didampingi Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo, Sandi dan Teten berbincang mengenai sektor UMKM hingga ekonomi kreatif.
&amp;ldquo;Kita sepakati bahwa sektor leader untuk ekosistem 5 destinasi Super prioritas Yang berhubungan juga dengan pengembangan UMKM dan produk-produk ekonomi kreatif yang mencakup mulai dari kuliner, fashion, dan kria,&amp;rdquo; kata Sandi, Selasa (19/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;UMKM Go Digital, Jangan Lupakan Subsidi Kuota Internet
Sandi mengatakan pihaknya akan membentuk klaster ekonomi kreatif menjadi subsektor di berbagai destinasi. Setidaknya ada 5 yang menjadi destinasi prioritas antara lain Toba, Bajo, Mandalika, Borobudur dan Likupang.
&amp;ldquo;Tugas kami bersama bagaimana meningkatkan value dari pada produk ekonomi kreatif local berkolaborasi dengan kementrian koperasi dan UKM untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya,&amp;rdquo; ungkapnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tak Cuma Diguyur BLT, UMKM Juga Butuh Pendampingan
Dengan strategi tersebut diharapkan bisa mempertahankan mata pencarian untuk 34 juta masyarakat yang hidup dalam ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif. Di sisi lain, dia juga akan mengadakan event-event mulai dari bangga buatan Indonesia dan bangga berwisata di Indonesia dan beli kreatif lokal.&amp;ldquo;Jadi kita akan melihat bagaimana dari seni pertunjukannya, dan juga  dari bagaimana film, Music, seni lukis, animasi, Art design, isport  sampai kepada hal-hal yang berkaitan dengan spa, produk-produk kesehatan  seperti minyak kayu putih dan sebagainya,&amp;rdquo; imbuhnya.
Nantinya, produk-produk kreatif ini kita akan kolaborasikan dengan  program unggulan kita yaitu desa wisata, di mana kita akan memastikan di  Lima destinasi Super prioritas dan destinasi pariwista prioritas  lainnya, agar desa wisata ini menjadi tuan rumah di negeri  sendiri.
&amp;ldquo;Memang pariwisata dan ekonomi kreatif  ini memiliki satu tantangan  yang luar biasa, Covid-19 ini ternyata menghantam industri pariwisata  dan ekonomi kreatif,&amp;rdquo; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
