<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banyak Influencer Rekomendasikan Saham, Apa Kata OJK?</title><description>Belakangan ini marak influencer mempromosikan sejumlah saham di media sosial.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/20/278/2347526/banyak-influencer-rekomendasikan-saham-apa-kata-ojk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/20/278/2347526/banyak-influencer-rekomendasikan-saham-apa-kata-ojk"/><item><title>Banyak Influencer Rekomendasikan Saham, Apa Kata OJK?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/20/278/2347526/banyak-influencer-rekomendasikan-saham-apa-kata-ojk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/20/278/2347526/banyak-influencer-rekomendasikan-saham-apa-kata-ojk</guid><pubDate>Rabu 20 Januari 2021 10:45 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/20/278/2347526/banyak-influencer-rekomendasikan-saham-apa-kata-ojk-KT9NF25YT0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/20/278/2347526/banyak-influencer-rekomendasikan-saham-apa-kata-ojk-KT9NF25YT0.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Belakangan ini marak influencer mempromosikan sejumlah saham di media sosial. Beberapa influencer yang meramaikan promosi saham di antaranya Raffi Ahmad, Ari Lasso, Ustaz Yusuf Mansur dan putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.
Baca Juga: IHSG Diramal Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati fenomena rekomendasi pembelian saham oleh Influencer. Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK, Anto Prabowo menyampaikan bahwa OJK mencermati fenomena ini dan berkoordinasi dengan Bursa Efek Indonesia  untuk berdiskusi dan memberikan pemahaman serta edukasi kepada influencer terkait transaksi di Pasar Modal Indonesia.
&quot;Diskusi dan pemahaman dimaksud antara lain terkait bagaimana bertransaksi dan ketentuan dan kode etik dalam bertransaksi dan beraktivitas di Pasar Modal Indonesia,&quot; kata Anto di Jakarta, Rabu (20/1/2021).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
OJK menekankan kepada masyarakat dan investor bahwa keputusan investasi merupakan keputusan dari investor sendiri berdasarkan informasi yang diperoleh dan analisis/pertimbangan yang dilakukan.
&quot;Investor juga dapat menggunakan rekomendasi dari pihak-pihak yang sudah diberikan izin oleh OJK, seperti Penasihat Investasi atau Perusahaan Efek atau Manajer Investasi atau via channel resmi/legal untuk bertransaksi di Pasar Modal,&quot; katanya.Serta menambahkan OJK senantiasa berusaha memastikan investor dan  pelaku pasar modal mendapatkan pemenuhan hak dan kewajibannya sesuai  ketentuan perarturan perundang-undang pasar modal.
&quot;OJK akan senantiasa menjalankan tugas untuk mewujudkan pasar modal yang teratur dan efisien,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Belakangan ini marak influencer mempromosikan sejumlah saham di media sosial. Beberapa influencer yang meramaikan promosi saham di antaranya Raffi Ahmad, Ari Lasso, Ustaz Yusuf Mansur dan putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.
Baca Juga: IHSG Diramal Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati fenomena rekomendasi pembelian saham oleh Influencer. Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK, Anto Prabowo menyampaikan bahwa OJK mencermati fenomena ini dan berkoordinasi dengan Bursa Efek Indonesia  untuk berdiskusi dan memberikan pemahaman serta edukasi kepada influencer terkait transaksi di Pasar Modal Indonesia.
&quot;Diskusi dan pemahaman dimaksud antara lain terkait bagaimana bertransaksi dan ketentuan dan kode etik dalam bertransaksi dan beraktivitas di Pasar Modal Indonesia,&quot; kata Anto di Jakarta, Rabu (20/1/2021).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
OJK menekankan kepada masyarakat dan investor bahwa keputusan investasi merupakan keputusan dari investor sendiri berdasarkan informasi yang diperoleh dan analisis/pertimbangan yang dilakukan.
&quot;Investor juga dapat menggunakan rekomendasi dari pihak-pihak yang sudah diberikan izin oleh OJK, seperti Penasihat Investasi atau Perusahaan Efek atau Manajer Investasi atau via channel resmi/legal untuk bertransaksi di Pasar Modal,&quot; katanya.Serta menambahkan OJK senantiasa berusaha memastikan investor dan  pelaku pasar modal mendapatkan pemenuhan hak dan kewajibannya sesuai  ketentuan perarturan perundang-undang pasar modal.
&quot;OJK akan senantiasa menjalankan tugas untuk mewujudkan pasar modal yang teratur dan efisien,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
