<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seberapa Lama IHSG Bisa Menguat Jelang Pelantikan Joe Biden?</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada penutupan perdagangan sesi I</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/20/278/2347707/seberapa-lama-ihsg-bisa-menguat-jelang-pelantikan-joe-biden</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/20/278/2347707/seberapa-lama-ihsg-bisa-menguat-jelang-pelantikan-joe-biden"/><item><title>Seberapa Lama IHSG Bisa Menguat Jelang Pelantikan Joe Biden?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/20/278/2347707/seberapa-lama-ihsg-bisa-menguat-jelang-pelantikan-joe-biden</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/20/278/2347707/seberapa-lama-ihsg-bisa-menguat-jelang-pelantikan-joe-biden</guid><pubDate>Rabu 20 Januari 2021 14:41 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/20/278/2347707/seberapa-lama-ihsg-bisa-menguat-jelang-pelantikan-joe-biden-x02T3J0ApB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sentimen Pelantikan Presiden AS Joe Biden. (Foto: Okezone.com/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/20/278/2347707/seberapa-lama-ihsg-bisa-menguat-jelang-pelantikan-joe-biden-x02T3J0ApB.jpg</image><title>Sentimen Pelantikan Presiden AS Joe Biden. (Foto: Okezone.com/Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada penutupan perdagangan sesi I. Siang ini, IHSG menguat 1,31% ke level 6.404,82.
Penguatan IHSG itu dinilai sejumlah kalangan karena adanya euforia jelang pelantikan Presiden AS terpilih Joe Biden. Namun, sentimen positif itu dirasa tak akan berlangsung lama karena, pelaku pasar akan melihat program-program dari orang nomor satu di Negeri Paman Sam tersebut pasca pelantikan nanti.
Baca Juga:&amp;nbsp;Stimulus Jumbo USD1,9 Triliun Joe Biden Bisa Angkat IHSG ke 6.500
&quot;Saya pikir jangka pendek. kita pikir jangka pendek, euforian ini jangka pendek,&quot; kata Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee kepada Okezone, Jakarta, Rabu (20/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;IHSG Sesi I Meroket 1,31% ke Level 6.404
Selain melihat gebrakan dari Joe Biden setelah pelantikan nanti, kata dia, sentimen lainnya yaitu, program vaksinasi dan bagaimana perkembangan kasus baru Covid-19 di dunia.
&quot;Ke depan tentu akan memperhatikan stimulus dari Biden rencanakan. Kedua, proses vaksinasi di dalam dan luar negeri. Ketiga, pandemi Covid-19,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8wNy8xLzEyNzAxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada penutupan perdagangan sesi I. Siang ini, IHSG menguat 1,31% ke level 6.404,82.
Penguatan IHSG itu dinilai sejumlah kalangan karena adanya euforia jelang pelantikan Presiden AS terpilih Joe Biden. Namun, sentimen positif itu dirasa tak akan berlangsung lama karena, pelaku pasar akan melihat program-program dari orang nomor satu di Negeri Paman Sam tersebut pasca pelantikan nanti.
Baca Juga:&amp;nbsp;Stimulus Jumbo USD1,9 Triliun Joe Biden Bisa Angkat IHSG ke 6.500
&quot;Saya pikir jangka pendek. kita pikir jangka pendek, euforian ini jangka pendek,&quot; kata Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee kepada Okezone, Jakarta, Rabu (20/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;IHSG Sesi I Meroket 1,31% ke Level 6.404
Selain melihat gebrakan dari Joe Biden setelah pelantikan nanti, kata dia, sentimen lainnya yaitu, program vaksinasi dan bagaimana perkembangan kasus baru Covid-19 di dunia.
&quot;Ke depan tentu akan memperhatikan stimulus dari Biden rencanakan. Kedua, proses vaksinasi di dalam dan luar negeri. Ketiga, pandemi Covid-19,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8wNy8xLzEyNzAxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
