<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>8 Pelajaran Keuangan yang Harus Dipelajari Setiap Orang</title><description>Pelajaran keuangan merupakan pengetahuan penting bagi setiap orang dan akan digunakan seumur hidup.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/20/622/2347097/8-pelajaran-keuangan-yang-harus-dipelajari-setiap-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/20/622/2347097/8-pelajaran-keuangan-yang-harus-dipelajari-setiap-orang"/><item><title>8 Pelajaran Keuangan yang Harus Dipelajari Setiap Orang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/20/622/2347097/8-pelajaran-keuangan-yang-harus-dipelajari-setiap-orang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/20/622/2347097/8-pelajaran-keuangan-yang-harus-dipelajari-setiap-orang</guid><pubDate>Rabu 20 Januari 2021 05:25 WIB</pubDate><dc:creator>Dian Ayu Anggraini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/19/622/2347097/8-pelajaran-keuangan-yang-harus-dipelajari-setiap-orang-1YQLalDprX.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/19/622/2347097/8-pelajaran-keuangan-yang-harus-dipelajari-setiap-orang-1YQLalDprX.jpeg</image><title>Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pelajaran keuangan merupakan pengetahuan penting bagi setiap orang dan akan digunakan seumur hidup. Ini akan membantu seseorang untuk mengelola keuangannya sejak dini.
Menjelajahi dunia keuangan pribadi bisa sangat melelahkan, bahkan bagi orang dewasa yang memiliki cukup banyak pengalaman di dunia kerja. Dengan beberapa perencanaan yang cerdas, strategi yang baik, dan pemahaman tentang dasar-dasar, dapat mengembangkan keterampilan manajemen uang yang dibutuhkan untuk mengendalikan keuangan.
Dilansir dari The Balance Jakarta, Rabu (20/1/2021), berikut adalah beberapa pelajaran mendasar tentang keuangan pribadi yang harus diperhatikan setiap orang.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kian Mahal, Kini Harga Bitcoin Tembus Rp500 Juta
1.      Tetapkan Tujuan Keuangan yang Jelas
Jika tidak memiliki tujuan jelas, mungkin akan sulit untuk menemukan hasrat atau dorongan untuk menabung. Menentukan dengan cermat tujuan-tujuan dan mencari tahu berapa banyak yang perlu dihemat dapat membantu menyusun rencana untuk mencapainya. Saat menetapkan tujuan keuangan, pertimbangkan untuk menjadikannya S.M.A.R.T. (specific, measurable, actionable, realistic and time-bound).
2.      Mulailah secepat Anda bisa
Semakin cepat mulai menabung untuk masa pensiun, semakin banyak waktu yang dimiliki uang untuk tumbuh dan memanfaatkan bunga majemuk. Memulai lebih awal memungkinkan uang memperoleh bunga, lalu bunga memperoleh bunga, dan seterusnya. Selain itu, bunga majemuk juga dapat membantu menumbuhkan tabungan non-pensiun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMS8yMy81LzExNzQyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
3.      Belanjakan Lebih Sedikit dari yang Dihasilkan
Mengeluarkan jumlah tetap setiap bulan, dapat membantu untuk lebih waspada dan membuat pilihan pengeluaran yang lebih baik. Jika tidak dapat berkomitmen untuk menabung 15% dari pendapatan, putuskan berapa banyak uang yang dapat ditabung. Mengatur transfer otomatis dapat menjadi opsi untuk menghilangkan godaan untuk membelanjakannya.
4.      Buat Anggaran
Anggaran memainkan peran penting dalam melunasi hutang, mengendalikan pengeluaran, dan tetap pada jalur menuju tujuan. Dengan memiliki anggaran, seseorang dapat menyesuaikan dan mengontrol pengeluarannya. Membuat anggaran dapat dilakukan dengan menggunakan pena dan kertas, spreadsheet, atau aplikasi penganggaran.
5.      Gunakan Tabungan Secara Autopilot
Miliki tabungan yang secara otomatis dipotong dari gaji melalui rencana 401k (jenis rencana pensiun) atau setoran langsung ke rekening perantara. Selain itu, jika mendapat kenaikan gaji di tempat kerja setiap tahun, pertimbangkan juga untuk meningkatkan kontribusi 401k secara otomatis.6.      Jangan Belanja Berlebihan
Saat berbelanja untuk rumah baru, berhati-hatilah untuk tidak membeli  berlebihan. Coba pikirkan apa yang benar-benar dibutuhkan di luar rumah  sehingga memiliki kebebasan untuk berbelanja kebutuhan lain. Ide ini  termasuk dalam konsep hidup sesuai kemampuan. Sebab, mencoba hidup di  luar gaya hidup yang mampu, umumnya menghasilkan kemungkinan hutang dan  kebangkrutan yang lebih tinggi.
7.      Lindungi Diri Sendiri
Rencana keuangan yang lengkap mencakup ketentuan untuk melindungi  hidup dan masa depan. Asuransi jiwa dan perencanaan harta benda adalah  kunci untuk memastikan kewajiban seseorang kepada orang yang dicintainya  terpenuhi. Mulailah berbelanja asuransi jiwa sesegera mungkin jika  belum memilikinya.
8.      Jangan Biarkan Dunia Keuangan Mengintimidasi
Penelitian menjelaskan bahwa 80% keuangan pribadi bukanlah pendidikan  keuangan, tetapi perilaku keuangan. Jika dapat mengubah perilaku  keuangan, maka dapat mengubah masa depan keuangan. Tidak perlu menjadi  ahli keuangan di pasar saham untuk mulai menabung. Yang perlu dilakukan  hanyalah bekerja membangun rencana yang solid dan berkomitmen.</description><content:encoded>JAKARTA - Pelajaran keuangan merupakan pengetahuan penting bagi setiap orang dan akan digunakan seumur hidup. Ini akan membantu seseorang untuk mengelola keuangannya sejak dini.
Menjelajahi dunia keuangan pribadi bisa sangat melelahkan, bahkan bagi orang dewasa yang memiliki cukup banyak pengalaman di dunia kerja. Dengan beberapa perencanaan yang cerdas, strategi yang baik, dan pemahaman tentang dasar-dasar, dapat mengembangkan keterampilan manajemen uang yang dibutuhkan untuk mengendalikan keuangan.
Dilansir dari The Balance Jakarta, Rabu (20/1/2021), berikut adalah beberapa pelajaran mendasar tentang keuangan pribadi yang harus diperhatikan setiap orang.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kian Mahal, Kini Harga Bitcoin Tembus Rp500 Juta
1.      Tetapkan Tujuan Keuangan yang Jelas
Jika tidak memiliki tujuan jelas, mungkin akan sulit untuk menemukan hasrat atau dorongan untuk menabung. Menentukan dengan cermat tujuan-tujuan dan mencari tahu berapa banyak yang perlu dihemat dapat membantu menyusun rencana untuk mencapainya. Saat menetapkan tujuan keuangan, pertimbangkan untuk menjadikannya S.M.A.R.T. (specific, measurable, actionable, realistic and time-bound).
2.      Mulailah secepat Anda bisa
Semakin cepat mulai menabung untuk masa pensiun, semakin banyak waktu yang dimiliki uang untuk tumbuh dan memanfaatkan bunga majemuk. Memulai lebih awal memungkinkan uang memperoleh bunga, lalu bunga memperoleh bunga, dan seterusnya. Selain itu, bunga majemuk juga dapat membantu menumbuhkan tabungan non-pensiun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMS8yMy81LzExNzQyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
3.      Belanjakan Lebih Sedikit dari yang Dihasilkan
Mengeluarkan jumlah tetap setiap bulan, dapat membantu untuk lebih waspada dan membuat pilihan pengeluaran yang lebih baik. Jika tidak dapat berkomitmen untuk menabung 15% dari pendapatan, putuskan berapa banyak uang yang dapat ditabung. Mengatur transfer otomatis dapat menjadi opsi untuk menghilangkan godaan untuk membelanjakannya.
4.      Buat Anggaran
Anggaran memainkan peran penting dalam melunasi hutang, mengendalikan pengeluaran, dan tetap pada jalur menuju tujuan. Dengan memiliki anggaran, seseorang dapat menyesuaikan dan mengontrol pengeluarannya. Membuat anggaran dapat dilakukan dengan menggunakan pena dan kertas, spreadsheet, atau aplikasi penganggaran.
5.      Gunakan Tabungan Secara Autopilot
Miliki tabungan yang secara otomatis dipotong dari gaji melalui rencana 401k (jenis rencana pensiun) atau setoran langsung ke rekening perantara. Selain itu, jika mendapat kenaikan gaji di tempat kerja setiap tahun, pertimbangkan juga untuk meningkatkan kontribusi 401k secara otomatis.6.      Jangan Belanja Berlebihan
Saat berbelanja untuk rumah baru, berhati-hatilah untuk tidak membeli  berlebihan. Coba pikirkan apa yang benar-benar dibutuhkan di luar rumah  sehingga memiliki kebebasan untuk berbelanja kebutuhan lain. Ide ini  termasuk dalam konsep hidup sesuai kemampuan. Sebab, mencoba hidup di  luar gaya hidup yang mampu, umumnya menghasilkan kemungkinan hutang dan  kebangkrutan yang lebih tinggi.
7.      Lindungi Diri Sendiri
Rencana keuangan yang lengkap mencakup ketentuan untuk melindungi  hidup dan masa depan. Asuransi jiwa dan perencanaan harta benda adalah  kunci untuk memastikan kewajiban seseorang kepada orang yang dicintainya  terpenuhi. Mulailah berbelanja asuransi jiwa sesegera mungkin jika  belum memilikinya.
8.      Jangan Biarkan Dunia Keuangan Mengintimidasi
Penelitian menjelaskan bahwa 80% keuangan pribadi bukanlah pendidikan  keuangan, tetapi perilaku keuangan. Jika dapat mengubah perilaku  keuangan, maka dapat mengubah masa depan keuangan. Tidak perlu menjadi  ahli keuangan di pasar saham untuk mulai menabung. Yang perlu dilakukan  hanyalah bekerja membangun rencana yang solid dan berkomitmen.</content:encoded></item></channel></rss>
