<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Orang Malaysia Iri Belum Vaksinasi, Menkes: RI Amankan 600 Juta Dosis Vaksin Covid-19</title><description>Indonesia termasuk salah satu negara berhasil secure jumlah vaksin Covid-19 dengan cepat dan aman.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/21/320/2348357/orang-malaysia-iri-belum-vaksinasi-menkes-ri-amankan-600-juta-dosis-vaksin-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/21/320/2348357/orang-malaysia-iri-belum-vaksinasi-menkes-ri-amankan-600-juta-dosis-vaksin-covid-19"/><item><title>   Orang Malaysia Iri Belum Vaksinasi, Menkes: RI Amankan 600 Juta Dosis Vaksin Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/21/320/2348357/orang-malaysia-iri-belum-vaksinasi-menkes-ri-amankan-600-juta-dosis-vaksin-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/21/320/2348357/orang-malaysia-iri-belum-vaksinasi-menkes-ri-amankan-600-juta-dosis-vaksin-covid-19</guid><pubDate>Kamis 21 Januari 2021 13:43 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/21/320/2348357/orang-malaysia-iri-belum-vaksinasi-menkes-ri-amankan-600-juta-dosis-vaksin-covid-19-xMvzzBpZE8.png" expression="full" type="image/jpeg">Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/21/320/2348357/orang-malaysia-iri-belum-vaksinasi-menkes-ri-amankan-600-juta-dosis-vaksin-covid-19-xMvzzBpZE8.png</image><title>Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Indonesia termasuk salah satu negara berhasil secure jumlah vaksin Covid-19 dengan cepat dan aman.

Hal ini yang membuat beberapa netizen Malaysia iri melihat Indonesia yang sudah mendapat vaksin Covid-19 lebih awal.

&quot;Teman-teman pasti lihat WA group dari orang-orang Malaysia yang protes sebab enggak dapat. Kita beruntung kita sudah kunci sampai 600 juta sehingga kondisi indonesia aman, &quot; kata Budi Gunadi Sadikin dalam video virtual, Kamis (21/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Menkes Terima Banyak WA dari Konglomerat Indonesia, Ini Isinya&amp;nbsp;
Dia menambahkan, dengan memesan banyak vaksin ini akan memulihkan ekonomi Indonesia. Jika telat memesan vaksin maka waktu untuk mendapatkan vaksin bisa 3,5 tahun.

&quot;Kita asumsikan hanya setengah yang bisa dipakai vaksin Covid-19 sebelum ada tambahan produksi. Dibutuhkan 3,5 tahun untuk negara yang telat atau telat booking untuk bisa menyuntikan rakyat. Sebab semua negara maju sudah pesan,&quot; katanya.

Sebagai informasi Pemerintah Malaysia baru akan mendapat vaksin Pfizer asal Eropa pada Februari 2021.

Namun, netizen lantas mempertanyakan kenapa Malaysia bisa terlambat dalam vaksinasi. &quot;Indonesia dan Singapura dah mula untuk beri vaksin pada rakyatnya. Malaysia?&quot; tulis akun bernama Ammar,

Ada netizen yang kecewa dengan politik di Malaysia karena belum meloloskan vaksin sementara Singapura dan Indonesia sudah.

&quot;Coba korang bayangkan dalam vaksin Covid19 sudah sampai di Singapura dan Minggulepas sudah sampai juga ke Indonesia - yet (namun) Malaysia baru nak luluskan? Kegilaan apa Malaysia ni entahlah!&quot; ujar pengguna bernama Abg Baim

&quot;Malaysia ni tak habis politic je... mane vaksin.. Indonesia pun sudah nak dapat,&quot; kata akun Y.a.t.i.e.s</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Indonesia termasuk salah satu negara berhasil secure jumlah vaksin Covid-19 dengan cepat dan aman.

Hal ini yang membuat beberapa netizen Malaysia iri melihat Indonesia yang sudah mendapat vaksin Covid-19 lebih awal.

&quot;Teman-teman pasti lihat WA group dari orang-orang Malaysia yang protes sebab enggak dapat. Kita beruntung kita sudah kunci sampai 600 juta sehingga kondisi indonesia aman, &quot; kata Budi Gunadi Sadikin dalam video virtual, Kamis (21/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Menkes Terima Banyak WA dari Konglomerat Indonesia, Ini Isinya&amp;nbsp;
Dia menambahkan, dengan memesan banyak vaksin ini akan memulihkan ekonomi Indonesia. Jika telat memesan vaksin maka waktu untuk mendapatkan vaksin bisa 3,5 tahun.

&quot;Kita asumsikan hanya setengah yang bisa dipakai vaksin Covid-19 sebelum ada tambahan produksi. Dibutuhkan 3,5 tahun untuk negara yang telat atau telat booking untuk bisa menyuntikan rakyat. Sebab semua negara maju sudah pesan,&quot; katanya.

Sebagai informasi Pemerintah Malaysia baru akan mendapat vaksin Pfizer asal Eropa pada Februari 2021.

Namun, netizen lantas mempertanyakan kenapa Malaysia bisa terlambat dalam vaksinasi. &quot;Indonesia dan Singapura dah mula untuk beri vaksin pada rakyatnya. Malaysia?&quot; tulis akun bernama Ammar,

Ada netizen yang kecewa dengan politik di Malaysia karena belum meloloskan vaksin sementara Singapura dan Indonesia sudah.

&quot;Coba korang bayangkan dalam vaksin Covid19 sudah sampai di Singapura dan Minggulepas sudah sampai juga ke Indonesia - yet (namun) Malaysia baru nak luluskan? Kegilaan apa Malaysia ni entahlah!&quot; ujar pengguna bernama Abg Baim

&quot;Malaysia ni tak habis politic je... mane vaksin.. Indonesia pun sudah nak dapat,&quot; kata akun Y.a.t.i.e.s</content:encoded></item></channel></rss>
