<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Investasi Asing di Indonesia Hanya Turun 10% Selama Pandemi Covid-19</title><description>Selama pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020, nilai investasi asing hanya turun 10%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/21/320/2348690/investasi-asing-di-indonesia-hanya-turun-10-selama-pandemi-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/21/320/2348690/investasi-asing-di-indonesia-hanya-turun-10-selama-pandemi-covid-19"/><item><title>Investasi Asing di Indonesia Hanya Turun 10% Selama Pandemi Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/21/320/2348690/investasi-asing-di-indonesia-hanya-turun-10-selama-pandemi-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/21/320/2348690/investasi-asing-di-indonesia-hanya-turun-10-selama-pandemi-covid-19</guid><pubDate>Kamis 21 Januari 2021 21:56 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/21/320/2348690/investasi-asing-di-indonesia-hanya-turun-10-selama-pandemi-covid-19-l8jUEhjKWg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/21/320/2348690/investasi-asing-di-indonesia-hanya-turun-10-selama-pandemi-covid-19-l8jUEhjKWg.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa selama pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020, nilai investasi asing hanya turun 10%. Hal ini masih lebih baik jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang mana turunnya mencapai 30% hingga 40%.
Baca Juga: Bos BKPM Sebut Ada 'Abu Nawas' yang Hambat Investasi RI
&amp;ldquo;Hampir semua negara foreign investment mereka itu turun 30%-40%. Indonesia turunnya tidak lebih dari 10%,&amp;rdquo; kata Bahlil dalam acara The Indonesia Economic Club di iNews TV, Kamis (21/1/2021).
Baca Juga: Banyak Hantu Berdasi Ganggu Iklim Investasi
Dia menyebut realisasi investasi secara kumulatif sepanjang periode Januari &amp;ndash; September Tahun 2020 yang mencapai Rp611,6 triliun. Di mana targetnya pada tahun 2020 adalah sebesar Rp817 triliun.
&amp;ldquo;Target kita kuartal IV itu akan diumumkan pada 25 Januari,&amp;rdquo; katanya.

Secara kumulatif sepanjang periode Januari &amp;ndash; September tahun 2020, kinerja realisasi investasi Indonesia tercatat mencapai Rp 611,6 triliun, terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA)sebesar Rp301,7 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp309,9 triliun.
&amp;ldquo;Baru tahun ini kita menyelesaikan investasi di Jawa dan luar Jawa berimbang. Dulu-dulu Jawa semua. Sekarang hampir 50%-50%. Itu terjadi karena pembangunaan infrastruktur. Gairah investasi dalam negeri udah muncul trustnya,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa selama pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020, nilai investasi asing hanya turun 10%. Hal ini masih lebih baik jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang mana turunnya mencapai 30% hingga 40%.
Baca Juga: Bos BKPM Sebut Ada 'Abu Nawas' yang Hambat Investasi RI
&amp;ldquo;Hampir semua negara foreign investment mereka itu turun 30%-40%. Indonesia turunnya tidak lebih dari 10%,&amp;rdquo; kata Bahlil dalam acara The Indonesia Economic Club di iNews TV, Kamis (21/1/2021).
Baca Juga: Banyak Hantu Berdasi Ganggu Iklim Investasi
Dia menyebut realisasi investasi secara kumulatif sepanjang periode Januari &amp;ndash; September Tahun 2020 yang mencapai Rp611,6 triliun. Di mana targetnya pada tahun 2020 adalah sebesar Rp817 triliun.
&amp;ldquo;Target kita kuartal IV itu akan diumumkan pada 25 Januari,&amp;rdquo; katanya.

Secara kumulatif sepanjang periode Januari &amp;ndash; September tahun 2020, kinerja realisasi investasi Indonesia tercatat mencapai Rp 611,6 triliun, terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA)sebesar Rp301,7 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp309,9 triliun.
&amp;ldquo;Baru tahun ini kita menyelesaikan investasi di Jawa dan luar Jawa berimbang. Dulu-dulu Jawa semua. Sekarang hampir 50%-50%. Itu terjadi karena pembangunaan infrastruktur. Gairah investasi dalam negeri udah muncul trustnya,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
