<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gaji Dipotong selama Pandemi, Begini 6 Cara Mengatasinya</title><description>Pandemi Covid-19 telah berdampak pada hampir seluruh sektor kehidupan, terutama ekonomi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/24/622/2349872/gaji-dipotong-selama-pandemi-begini-6-cara-mengatasinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/24/622/2349872/gaji-dipotong-selama-pandemi-begini-6-cara-mengatasinya"/><item><title>Gaji Dipotong selama Pandemi, Begini 6 Cara Mengatasinya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/24/622/2349872/gaji-dipotong-selama-pandemi-begini-6-cara-mengatasinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/24/622/2349872/gaji-dipotong-selama-pandemi-begini-6-cara-mengatasinya</guid><pubDate>Minggu 24 Januari 2021 18:20 WIB</pubDate><dc:creator>Dian Ayu Anggraini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/24/622/2349872/gaji-dipotong-selama-pandemi-begini-6-cara-mengatasinya-0un2fchNF8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/24/622/2349872/gaji-dipotong-selama-pandemi-begini-6-cara-mengatasinya-0un2fchNF8.jpg</image><title>Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pandemi Covid-19 telah berdampak pada hampir seluruh sektor kehidupan, terutama ekonomi. Banyak perusahaan yang terpaksa memberhentikan karyawannya untuk dapat bertahan di kondisi sulit seperti saat ini.
Meski begitu, masih ada perusahaan yang tetap berusaha mempertahankan karyawannya. Namun, untuk menutup kerugian pendapatan, mereka harus memangkas kompensasi untuk pekerjanya.
Dilansir dari The Balance Jakarta, Minggu (24/1/2021), jika mengalami pemotongan gaji yang tidak terduga karena Pandemi Covid-19, ada tindakan yang dapat dilakukan untuk tetap bertahan secara finansial.
Berikut kiat-kiat yang akan bermanfaat untuk mengatasi PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) sementara atau permanen di masa mendatang.
Baca Juga: Cara Hemat Pengeluaran untuk Hewan Peliharaan
1.      Buat Anggaran Baru
Ketika jumlah penghasilan berubah, maka perlu meninjau kembali anggaran dan membuat penyesuaian. Mungkin harus dilakukan pemotongan daftar keinginan jika gaji yang baru membuat lebih banyak tagihan daripada uang. Jika pemotongan ini masih belum cukup, kurangi lagi setiap bagian dari anggaran yang masih bisa dipangkas.
2.      Kurangi Pengeluaran Tidak Penting
Cara lain untuk mengurangi anggaran adalah dengan memotong semua pengeluaran yang tidak penting dengan persentase tertentu. Misalnya, makan di luar atau belanja pakaian padahal sudah banyak di lemari. Mulailah dari yang kecil dan mengurangi 10% atau 15%. Namun, Jika perlu menghemat lebih banyak uang, tingkatkan persentase ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMS8yMy81LzExNzQyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
3.      Hemat Kebutuhan
Tinjau kembali daftar kebutuhan dan identifikasi barang-barang yang dapat dihemat. Selain itu, coba hubungi penyedia layanan untuk menanyakan tentang pengurangan tagihan. Sejumlah penyedia asuransi mobil dapat menawarkan program untuk membantu pemegang polis menghemat premi. Atau mendapatkan suku bunga yang lebih rendah untuk pembayaran kartu kredit.4.      Ajukan permohonan Bantuan
Saat ini, ada cukup banyak bantuan yang tersedia untuk membantu  orang-orang yang terdampak pandemi Covid-19. Jika dirasa membutuhkan,  cobalah mulai mengajukan permohonan bantuan. Perlu diketahui, untuk  mendapatkan bantuan ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi.
5.      Cobalah untuk Tidak Mengurangi Dana Pensiun atau Tabungan
Meski di kondisi sulit, usahakan untuk tidak menyentuh dana pensiun  atau tabungan. Hal ini demi masa depan yang lebih baik. Bahkan jika  mampu, tetaplah menyumbang sebagian kecil dana untuk dana pensiun dan  tabungan setiap bulan.
6.      Pikirkan Tentang Tujuan Jangka Panjang
Jika pandemi Covid-19 mengubah perspektif dan pemikiran tentang  karier, luangkan waktu untuk menyusun daftar tujuan jangka panjang yang  baru. Tentukan tindakan tertentu yang akan dilakukan ke depannya untuk  mewujudkan tujuan tersebut. Tetapkan juga tenggat waktu yang layak untuk  mencapainya secara realistis.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pandemi Covid-19 telah berdampak pada hampir seluruh sektor kehidupan, terutama ekonomi. Banyak perusahaan yang terpaksa memberhentikan karyawannya untuk dapat bertahan di kondisi sulit seperti saat ini.
Meski begitu, masih ada perusahaan yang tetap berusaha mempertahankan karyawannya. Namun, untuk menutup kerugian pendapatan, mereka harus memangkas kompensasi untuk pekerjanya.
Dilansir dari The Balance Jakarta, Minggu (24/1/2021), jika mengalami pemotongan gaji yang tidak terduga karena Pandemi Covid-19, ada tindakan yang dapat dilakukan untuk tetap bertahan secara finansial.
Berikut kiat-kiat yang akan bermanfaat untuk mengatasi PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) sementara atau permanen di masa mendatang.
Baca Juga: Cara Hemat Pengeluaran untuk Hewan Peliharaan
1.      Buat Anggaran Baru
Ketika jumlah penghasilan berubah, maka perlu meninjau kembali anggaran dan membuat penyesuaian. Mungkin harus dilakukan pemotongan daftar keinginan jika gaji yang baru membuat lebih banyak tagihan daripada uang. Jika pemotongan ini masih belum cukup, kurangi lagi setiap bagian dari anggaran yang masih bisa dipangkas.
2.      Kurangi Pengeluaran Tidak Penting
Cara lain untuk mengurangi anggaran adalah dengan memotong semua pengeluaran yang tidak penting dengan persentase tertentu. Misalnya, makan di luar atau belanja pakaian padahal sudah banyak di lemari. Mulailah dari yang kecil dan mengurangi 10% atau 15%. Namun, Jika perlu menghemat lebih banyak uang, tingkatkan persentase ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMS8yMy81LzExNzQyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
3.      Hemat Kebutuhan
Tinjau kembali daftar kebutuhan dan identifikasi barang-barang yang dapat dihemat. Selain itu, coba hubungi penyedia layanan untuk menanyakan tentang pengurangan tagihan. Sejumlah penyedia asuransi mobil dapat menawarkan program untuk membantu pemegang polis menghemat premi. Atau mendapatkan suku bunga yang lebih rendah untuk pembayaran kartu kredit.4.      Ajukan permohonan Bantuan
Saat ini, ada cukup banyak bantuan yang tersedia untuk membantu  orang-orang yang terdampak pandemi Covid-19. Jika dirasa membutuhkan,  cobalah mulai mengajukan permohonan bantuan. Perlu diketahui, untuk  mendapatkan bantuan ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi.
5.      Cobalah untuk Tidak Mengurangi Dana Pensiun atau Tabungan
Meski di kondisi sulit, usahakan untuk tidak menyentuh dana pensiun  atau tabungan. Hal ini demi masa depan yang lebih baik. Bahkan jika  mampu, tetaplah menyumbang sebagian kecil dana untuk dana pensiun dan  tabungan setiap bulan.
6.      Pikirkan Tentang Tujuan Jangka Panjang
Jika pandemi Covid-19 mengubah perspektif dan pemikiran tentang  karier, luangkan waktu untuk menyusun daftar tujuan jangka panjang yang  baru. Tentukan tindakan tertentu yang akan dilakukan ke depannya untuk  mewujudkan tujuan tersebut. Tetapkan juga tenggat waktu yang layak untuk  mencapainya secara realistis.
</content:encoded></item></channel></rss>
