<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Yakin Pertumbuhan Ekonomi Domestik Pulih Bertahap</title><description>Bank Indonesia memprediksi pemulihan perekonomian global terus berlanjut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/25/320/2350570/bi-yakin-pertumbuhan-ekonomi-domestik-pulih-bertahap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/25/320/2350570/bi-yakin-pertumbuhan-ekonomi-domestik-pulih-bertahap"/><item><title>BI Yakin Pertumbuhan Ekonomi Domestik Pulih Bertahap</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/25/320/2350570/bi-yakin-pertumbuhan-ekonomi-domestik-pulih-bertahap</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/25/320/2350570/bi-yakin-pertumbuhan-ekonomi-domestik-pulih-bertahap</guid><pubDate>Senin 25 Januari 2021 17:44 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/25/320/2350570/bi-yakin-pertumbuhan-ekonomi-domestik-pulih-bertahap-D4NW73ckQZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/25/320/2350570/bi-yakin-pertumbuhan-ekonomi-domestik-pulih-bertahap-D4NW73ckQZ.jpg</image><title>Bank Indonesia (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia memprediksi pemulihan perekonomian global terus berlanjut. Sementara pertumbuhan ekonomi domestik diprakirakan meningkat secara bertahap pada 2021.
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan Bank Indonesia terus memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk membangun optimisme pemulihan ekonomi nasional.
Baca Juga: Industri Asuransi Bertahan Selama Pandemi Covid-19, Caranya?
 
&quot;Sinergi kebijakan dilakukan melalui pembukaan sektor ekonomi produktif dan aman, akselerasi stimulus moneter dan makrorpudensial, penyaluran kredit perbankan kepada dunia usaha pada sektor prioritas, mengakselerasi digital ekonomi dan keuangan serta percepatan pendalaman pasar keuangan,&quot; kata Erwin di Jakarta, Senin (25/1/2021).
Menurutnya, tinjauan kebijakan   moneter ini  menyampaikan hasil evaluasi atas perkembangan ekonomi dan kondisi moneter terkini selama bulan laporan, serta keputusan respons kebijakan moneter yang ditempuh Bank Indonesia.
Baca Juga: Industri Asuransi Makin 'Nempel' dengan Perbankan, Ini Penjelasannya
 
Ke depan, Bank Indonesia terus mengarahkan seluruh instrumen kebijakan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, dengan tetap menjaga terkendalinya inflasi dan memelihara stabilitas nilai tukar Rupiah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOS80LzEyNjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Bank Sentral juga mendukung stabilitas sistem keuangan. Koordinasi  kebijakan yang erat dengan Pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem  Keuangan (KSSK) terus diperkuat untuk menjaga stabilitas makroekonomi  dan sistem keuangan, serta mempercepat pemulihan ekonomi nasional.
&quot;Fokus koordinasi kebijakan diarahkan pada mengatasi permasalahan  sisi permintaan dan penawaran dalam penyaluran kredit/pembiayaan dari  perbankan kepada dunia usaha pada sektor-sektor prioritas yang mendukung  pertumbuhan ekonomi dalam rangka pemulihan ekonomi nasional,&quot;  tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia memprediksi pemulihan perekonomian global terus berlanjut. Sementara pertumbuhan ekonomi domestik diprakirakan meningkat secara bertahap pada 2021.
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan Bank Indonesia terus memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk membangun optimisme pemulihan ekonomi nasional.
Baca Juga: Industri Asuransi Bertahan Selama Pandemi Covid-19, Caranya?
 
&quot;Sinergi kebijakan dilakukan melalui pembukaan sektor ekonomi produktif dan aman, akselerasi stimulus moneter dan makrorpudensial, penyaluran kredit perbankan kepada dunia usaha pada sektor prioritas, mengakselerasi digital ekonomi dan keuangan serta percepatan pendalaman pasar keuangan,&quot; kata Erwin di Jakarta, Senin (25/1/2021).
Menurutnya, tinjauan kebijakan   moneter ini  menyampaikan hasil evaluasi atas perkembangan ekonomi dan kondisi moneter terkini selama bulan laporan, serta keputusan respons kebijakan moneter yang ditempuh Bank Indonesia.
Baca Juga: Industri Asuransi Makin 'Nempel' dengan Perbankan, Ini Penjelasannya
 
Ke depan, Bank Indonesia terus mengarahkan seluruh instrumen kebijakan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, dengan tetap menjaga terkendalinya inflasi dan memelihara stabilitas nilai tukar Rupiah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOS80LzEyNjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Bank Sentral juga mendukung stabilitas sistem keuangan. Koordinasi  kebijakan yang erat dengan Pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem  Keuangan (KSSK) terus diperkuat untuk menjaga stabilitas makroekonomi  dan sistem keuangan, serta mempercepat pemulihan ekonomi nasional.
&quot;Fokus koordinasi kebijakan diarahkan pada mengatasi permasalahan  sisi permintaan dan penawaran dalam penyaluran kredit/pembiayaan dari  perbankan kepada dunia usaha pada sektor-sektor prioritas yang mendukung  pertumbuhan ekonomi dalam rangka pemulihan ekonomi nasional,&quot;  tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
