<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bos BI Ungkap Kinerja Ekonomi Indonesia 2020</title><description>Bank Indonesia (BI) meluncurkan Laporan Akuntabilitas Tahun 2020 yang terdiri dari Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/27/320/2351577/bos-bi-ungkap-kinerja-ekonomi-indonesia-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/27/320/2351577/bos-bi-ungkap-kinerja-ekonomi-indonesia-2020"/><item><title>Bos BI Ungkap Kinerja Ekonomi Indonesia 2020</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/27/320/2351577/bos-bi-ungkap-kinerja-ekonomi-indonesia-2020</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/27/320/2351577/bos-bi-ungkap-kinerja-ekonomi-indonesia-2020</guid><pubDate>Rabu 27 Januari 2021 11:09 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/27/320/2351577/bos-bi-ungkap-kinerja-ekonomi-indonesia-2020-reLuEw02An.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/27/320/2351577/bos-bi-ungkap-kinerja-ekonomi-indonesia-2020-reLuEw02An.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) meluncurkan Laporan Akuntabilitas Tahun 2020 yang terdiri dari Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2020 dan Laporan Tahunan Bank Indonesia (LTBI) 2020 dengan mengangkat tema Bersinergi Membangun Optimisme Pemulihan Ekonomi.
Publikasi laporan tersebut sebagai perwujudan akuntabilitas dan transparansi Bank Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam UU Bank Indonesia
Baca Juga:&amp;nbsp;Soal Usulan Lockdown Akhir Pekan, Pengusaha Mal: Mengorbankan Banyak Hal&amp;nbsp;
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan sebagaimana disebutkan dalam  pasal 58 ayat 6 Undang-Undang Nomor 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2009, setiap awal tahun anggaran. Bank Indonesia wajib menyampaikan informasi kepada masyarakat yang memuat  evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan moneter pada tahun sebelumnya; serta   rencana kebijakan moneter dan penetapan sasaran moneter untuk tahun yang akan datang dengan mempertimbangkan sasaran laju inflasi serta perkembangan kondisi ekonomi dan keuangan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOS80LzEyNjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;LPI 2020 menjabarkan pesan kunci terkait kinerja ekonomi dan prospeknya, serta sinergi kebijakan nasional dalam memperkuat ketahanan dan mendorong pemulihan ekonomi dalam menghadapi Covid-19,&quot; kata Perry dalam video virtual, Rabu (28/1/2021).
Kata dia, tiga penguatan pada publikasi Laporan Akuntabilitas Bank Indonesia Tahun 2020, yaitu pertama, memulai tradisi baru rangkaian peluncuran publikasi akuntabilitas tahunan Bank Indonesia.Tradisi ini diawali Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) pada 3  Desember 2020, dilanjutkan dengan publikasi LPI 2020 dan LTBI  2020.  Kedua, mempercepat penerbitan kedua laporan tersebut pada Januari 2021  dengan tujuan untuk memberikan arah ekonomi dan kebijakan ke depan  kepada seluruh pelaku ekonomi, sehingga dapat mendukung optimisme  perekonomian, sekaligus menyediakan rujukan publikasi yang berkualitas  dan terpercaya. Ketiga, memperkuat penyusunan laporan secara tematik  yang telah dimulai sejak 2019.
&quot;Sementara itu, LTBI 2020 memaparkan kinerja di area kebijakan dan  pengelolaan kelembagaan Bank Indonesia yang dilakukan berlandaskan tata  kelola yang baik untuk mendukung terlaksananya pelaksanaan tugas dan  wewenang khususnya dalam masa pandemi Covid-19,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) meluncurkan Laporan Akuntabilitas Tahun 2020 yang terdiri dari Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2020 dan Laporan Tahunan Bank Indonesia (LTBI) 2020 dengan mengangkat tema Bersinergi Membangun Optimisme Pemulihan Ekonomi.
Publikasi laporan tersebut sebagai perwujudan akuntabilitas dan transparansi Bank Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam UU Bank Indonesia
Baca Juga:&amp;nbsp;Soal Usulan Lockdown Akhir Pekan, Pengusaha Mal: Mengorbankan Banyak Hal&amp;nbsp;
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan sebagaimana disebutkan dalam  pasal 58 ayat 6 Undang-Undang Nomor 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2009, setiap awal tahun anggaran. Bank Indonesia wajib menyampaikan informasi kepada masyarakat yang memuat  evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan moneter pada tahun sebelumnya; serta   rencana kebijakan moneter dan penetapan sasaran moneter untuk tahun yang akan datang dengan mempertimbangkan sasaran laju inflasi serta perkembangan kondisi ekonomi dan keuangan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOS80LzEyNjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;LPI 2020 menjabarkan pesan kunci terkait kinerja ekonomi dan prospeknya, serta sinergi kebijakan nasional dalam memperkuat ketahanan dan mendorong pemulihan ekonomi dalam menghadapi Covid-19,&quot; kata Perry dalam video virtual, Rabu (28/1/2021).
Kata dia, tiga penguatan pada publikasi Laporan Akuntabilitas Bank Indonesia Tahun 2020, yaitu pertama, memulai tradisi baru rangkaian peluncuran publikasi akuntabilitas tahunan Bank Indonesia.Tradisi ini diawali Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) pada 3  Desember 2020, dilanjutkan dengan publikasi LPI 2020 dan LTBI  2020.  Kedua, mempercepat penerbitan kedua laporan tersebut pada Januari 2021  dengan tujuan untuk memberikan arah ekonomi dan kebijakan ke depan  kepada seluruh pelaku ekonomi, sehingga dapat mendukung optimisme  perekonomian, sekaligus menyediakan rujukan publikasi yang berkualitas  dan terpercaya. Ketiga, memperkuat penyusunan laporan secara tematik  yang telah dimulai sejak 2019.
&quot;Sementara itu, LTBI 2020 memaparkan kinerja di area kebijakan dan  pengelolaan kelembagaan Bank Indonesia yang dilakukan berlandaskan tata  kelola yang baik untuk mendukung terlaksananya pelaksanaan tugas dan  wewenang khususnya dalam masa pandemi Covid-19,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
