<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BLT Subsidi Gaji Bisa Dilanjutkan, Ini Alasannya</title><description>Kemnaker telah menyelesaikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT)  gaji kepada pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta pada tahun 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/28/320/2351873/blt-subsidi-gaji-bisa-dilanjutkan-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/28/320/2351873/blt-subsidi-gaji-bisa-dilanjutkan-ini-alasannya"/><item><title>BLT Subsidi Gaji Bisa Dilanjutkan, Ini Alasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/28/320/2351873/blt-subsidi-gaji-bisa-dilanjutkan-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/28/320/2351873/blt-subsidi-gaji-bisa-dilanjutkan-ini-alasannya</guid><pubDate>Kamis 28 Januari 2021 06:18 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/27/320/2351873/blt-subsidi-gaji-bisa-dilanjutkan-ini-alasannya-CehDbY2EgG.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/27/320/2351873/blt-subsidi-gaji-bisa-dilanjutkan-ini-alasannya-CehDbY2EgG.jpeg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menyelesaikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) gaji kepada pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta pada tahun 2020. Total sebanyak 24.537.303 pekerja telah mendapatkan BLT sebesar Rp2,4 juta tersebut.
Namun sayangnya, hingga kini Kemnaker belum bisa memastikan apakan program itu akan kembali dilanjutkan atau tidak di tahun 2021. Padahal, krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 masih menimpa para pekerja di Tanah Air.
Baca Juga:&amp;nbsp;BLT Subsidi Gaji Bakal Cair Lagi? Simak Persyaratannya&amp;nbsp;
&quot;Kebijakan itu sebaiknya konsisten. Jadi kalau tahun lalu diberikan tahun ini selama masih ada pandemi seharusnya dilanjutkan,&quot; kata Direktur Riset CORE Piter Abdullah kepada Okezone, Rabu (27/1/2021).
Dia menyebut harus bisa menjelaskan kepada masyarakat apabila memang penyaluran BLT gaji tak lagi dilanjutkan. Sehingga, para pekerja pun tak mengharapkan dan menunggu sesuatu yang tidak pasti.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNi82Ny8xMjQxOTcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Kalau tidak dilanjutkan seharusnya pemerintah menyampaikan alasan menghentikannya. Evaluasi memang harus dilakukan. Apabila memang tidak efektif harus disampaikan ke publik,&quot; ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah akan mengupayakan pencairan BLT subsidi gaji bagi pekerja yang belum dapat BLT subsidi gaji untuk tahun anggaran 2020. BLT subsidi gaji dengan total Rp2,4 juta untuk pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat ada 110.762 pekerja  yang belum menerima bantuan subsidi upah (BSU) atau BLT subsidi gaji  pada gelombang 1 dan 159.727 pekerja di gelombang 2, sehingga totalnya  adalah 270.489 pekerja tidak mendapatkan BLT subsidi gaji.
Ada beberapa hal yang membuat 270 ribu pekerja ini belum dapat BLT  subsidi gaji. Salah satunya soal rekening. Dia mengaku ada rekening yang  belum dapat tersalurkan dikarenakan beberapa hal seperti duplikasi  data, nomor rekening yang tidak valid, rekening sudah tutup atau  terblokir karena pasif dalam jangka waktu yang lama, serta rekening  tidak sesuai dengan NIK, dibekukan.
&quot;Untuk menyelesaikan permasalahan itu ada kendala waktu yang terbatas  karena akhir Desember 2020 seluruh dana sisa harus dikembalikan ke kas  negara sebagaimana ketentuan Peraturan Menteri Keuangan,&quot; kata Ida.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menyelesaikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) gaji kepada pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta pada tahun 2020. Total sebanyak 24.537.303 pekerja telah mendapatkan BLT sebesar Rp2,4 juta tersebut.
Namun sayangnya, hingga kini Kemnaker belum bisa memastikan apakan program itu akan kembali dilanjutkan atau tidak di tahun 2021. Padahal, krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 masih menimpa para pekerja di Tanah Air.
Baca Juga:&amp;nbsp;BLT Subsidi Gaji Bakal Cair Lagi? Simak Persyaratannya&amp;nbsp;
&quot;Kebijakan itu sebaiknya konsisten. Jadi kalau tahun lalu diberikan tahun ini selama masih ada pandemi seharusnya dilanjutkan,&quot; kata Direktur Riset CORE Piter Abdullah kepada Okezone, Rabu (27/1/2021).
Dia menyebut harus bisa menjelaskan kepada masyarakat apabila memang penyaluran BLT gaji tak lagi dilanjutkan. Sehingga, para pekerja pun tak mengharapkan dan menunggu sesuatu yang tidak pasti.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNi82Ny8xMjQxOTcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Kalau tidak dilanjutkan seharusnya pemerintah menyampaikan alasan menghentikannya. Evaluasi memang harus dilakukan. Apabila memang tidak efektif harus disampaikan ke publik,&quot; ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah akan mengupayakan pencairan BLT subsidi gaji bagi pekerja yang belum dapat BLT subsidi gaji untuk tahun anggaran 2020. BLT subsidi gaji dengan total Rp2,4 juta untuk pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat ada 110.762 pekerja  yang belum menerima bantuan subsidi upah (BSU) atau BLT subsidi gaji  pada gelombang 1 dan 159.727 pekerja di gelombang 2, sehingga totalnya  adalah 270.489 pekerja tidak mendapatkan BLT subsidi gaji.
Ada beberapa hal yang membuat 270 ribu pekerja ini belum dapat BLT  subsidi gaji. Salah satunya soal rekening. Dia mengaku ada rekening yang  belum dapat tersalurkan dikarenakan beberapa hal seperti duplikasi  data, nomor rekening yang tidak valid, rekening sudah tutup atau  terblokir karena pasif dalam jangka waktu yang lama, serta rekening  tidak sesuai dengan NIK, dibekukan.
&quot;Untuk menyelesaikan permasalahan itu ada kendala waktu yang terbatas  karena akhir Desember 2020 seluruh dana sisa harus dikembalikan ke kas  negara sebagaimana ketentuan Peraturan Menteri Keuangan,&quot; kata Ida.</content:encoded></item></channel></rss>
