<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warning! Tak Lakukan Apa-Apa, Cadangan Migas Indonesia Habis</title><description>Kementerian ESDM memprediksi bahwa cadangan minyak dan gas bumi di tanah air tidak akan bertahan lebih lama.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/28/320/2352315/warning-tak-lakukan-apa-apa-cadangan-migas-indonesia-habis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/28/320/2352315/warning-tak-lakukan-apa-apa-cadangan-migas-indonesia-habis"/><item><title>Warning! Tak Lakukan Apa-Apa, Cadangan Migas Indonesia Habis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/28/320/2352315/warning-tak-lakukan-apa-apa-cadangan-migas-indonesia-habis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/28/320/2352315/warning-tak-lakukan-apa-apa-cadangan-migas-indonesia-habis</guid><pubDate>Kamis 28 Januari 2021 13:06 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/28/320/2352315/warning-tak-lakukan-apa-apa-cadangan-migas-indonesia-habis-PEfLk6qavH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Minyak Mentah (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/28/320/2352315/warning-tak-lakukan-apa-apa-cadangan-migas-indonesia-habis-PEfLk6qavH.jpg</image><title>Minyak Mentah (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memprediksi bahwa cadangan minyak dan gas bumi di tanah air tidak akan bertahan lebih lama. Terutama, jika tidak ada penemuan cadangan baru ke depannya.
Umur cadangan untuk minyak bumi diperkirakan hanya bisa sampai 9,5 tahun. Sedangkan cadangan gas bumi yang ada saat ini disebut masih cukup untuk 19,9 tahun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Defisit Transaksi Berjalan Migas Bakal Melebar
Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto mengatakan bahwa hal yang diungkapkan oleh kementerian ESDM merupakan peringatan bagi kita semua.
&quot;Ya ini warning dari pemerintah kalau kita tidak melakukan apa-apa maka kita akan kehabisan minyak dan gas bumi,&quot; katanya dalam Market Review IDX Channel, Kamis (28/1/2021)
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cadangan Minyak Indonesia Habis 9,5 Tahun Lagi!
Ia menyampaikan, untuk mengatasi hal ini pemerintah telah banyak melakukan hal, salah satu melakukan eksplorasi ke daerah cadangan baru. Saat ini, pencarian cadangan minyak dan gas bumi bergerak ke wilayah timur Indonesia.&quot;Untuk itu maka kita terus berupaya untuk melakukan bisnis asussual  oleh karena itu kita melakukan pengeboran untuk terus meningkatkan  produksi. selain bisnis asussual kami juga melakukan eksplorasi &quot;  Jelasnya.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan berbagai cara agar demand  atau permintaan gas dan minyak bumi ini tidak semakin tinggi setiap  tahunnya. Cara dengan adanya program kompor listrik, mobil listrik mau  pun panel surya.
&quot;Ini sangat serius untuk sama kita fokus agar semua sadar tentang  kondisi ini. Semua pihak kami berharap bisa saling mendukung untuk hal  ini&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memprediksi bahwa cadangan minyak dan gas bumi di tanah air tidak akan bertahan lebih lama. Terutama, jika tidak ada penemuan cadangan baru ke depannya.
Umur cadangan untuk minyak bumi diperkirakan hanya bisa sampai 9,5 tahun. Sedangkan cadangan gas bumi yang ada saat ini disebut masih cukup untuk 19,9 tahun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Defisit Transaksi Berjalan Migas Bakal Melebar
Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto mengatakan bahwa hal yang diungkapkan oleh kementerian ESDM merupakan peringatan bagi kita semua.
&quot;Ya ini warning dari pemerintah kalau kita tidak melakukan apa-apa maka kita akan kehabisan minyak dan gas bumi,&quot; katanya dalam Market Review IDX Channel, Kamis (28/1/2021)
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cadangan Minyak Indonesia Habis 9,5 Tahun Lagi!
Ia menyampaikan, untuk mengatasi hal ini pemerintah telah banyak melakukan hal, salah satu melakukan eksplorasi ke daerah cadangan baru. Saat ini, pencarian cadangan minyak dan gas bumi bergerak ke wilayah timur Indonesia.&quot;Untuk itu maka kita terus berupaya untuk melakukan bisnis asussual  oleh karena itu kita melakukan pengeboran untuk terus meningkatkan  produksi. selain bisnis asussual kami juga melakukan eksplorasi &quot;  Jelasnya.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan berbagai cara agar demand  atau permintaan gas dan minyak bumi ini tidak semakin tinggi setiap  tahunnya. Cara dengan adanya program kompor listrik, mobil listrik mau  pun panel surya.
&quot;Ini sangat serius untuk sama kita fokus agar semua sadar tentang  kondisi ini. Semua pihak kami berharap bisa saling mendukung untuk hal  ini&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
